Gunung Anak Krakatau Meletus, Status Naik ke Siaga, Warga Dilarang Beraktivitas dalam Radius 3 Kilometer
BANTEN, 24 Agustus 2026 — Gunung Anak Krakatau yang berada di perbatasan Provinsi Lampung dan Banten mengalami erupsi pada hari Senin, 24 Agustus 2026, pukul 20.34 WIB. Erupsi memuntahkan kolom abu setinggi sekitar 300 meter di atas puncak gunung atau setara 457 meter di atas permukaan laut, menurut laporan resmi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM).
Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal dan condong bergerak ke arah barat laut. Erupsi ini terekam pada seismograf dengan amplitudo maksimum 62 milimeter dan durasi sejauh ini tercatat sekitar 1 menit 27 detik. Hingga laporan ini diterbitkan, aktivitas erupsi masih berlangsung.
Sejak kejadian tersebut, status kewaspadaan Gunung Anak Krakatau dinaikkan ke Level III (Siaga). PVMBG mengeluarkan rekomendasi tegas agar masyarakat, pengunjung, wisatawan maupun pendaki tidak mendekati area gunung atau melakukan aktivitas apa pun dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat sekitar untuk tetap waspada terhadap potensi letusan lanjutan, aliran awan panas, serta abu vulkanik yang dapat terbawa angin. Warga juga diminta senantiasa memantau informasi resmi melalui kanal resmi PVMBG dan instansi terkait.
Editor: Redaksi BhinnekaNews71.com
Sumber: PVMBG – Badan Geologi KESDM, Pos Pengamatan Gunungapi Anak Krakatau.

Posting Komentar