Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

Antisipasi Kejahatan dan Peredaran Miras Satreskrim Polres Serang Gencar Patroli

Juni 14, 2024


Serang  - Mengantisipasi adanya peredaran minuman keras (miras), personil Satreskrim Polres Serang menggelar patroli Kring Serse di sejumlah lokasi di wilayah hukum Polres Serang, Kamis (13/6/2024) malam hingga Jumat dini hari.


Selain menyasar kios-kios jamu yang diduga kerap terjadi peredaran miras, patroli personil Satreskrim tersebut juga menyasar titik-titik rawan gangguan kamtibmas, komplek pertokoan, kantor perbankan serta mesin ATM.


"Kegiatan Kring Serse tersebut bertujuan mencegah peredaran miras dan aksi kejahatan jalanan dengan tujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di wilayah hukum Polres Serang," ungkap Kasatreskim AKP Andi Kurniady ES.


Menurut Andi Kurniady, sasaran patroli Kring Serse adalah kios-kios jamu, tapi juga menyasar kantor perbankan dan mesin ATM, kios-kios jamu serta warung remang-remang dan warung kelontongan untuk mengantisipasi aksi kejahatan lainnya. 


"Tim patroli juga memeriksa kios-kios jamu serta warung kelontongan untuk mengantisipasi peredaran miras. Hasilnya, tidak ditemukan minuman keras," ujar Kasatreskim.


Dijelaskan Kasatreskim, sesuai perintah Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko, patroli Kring Serse ini rutin dilakukan sebagai wujud pelayanan kepada masyarakat. Personil menyapa sambil memberikan saran positif kepada masyarakat yang masih beraktivitas.


"Selain berpatroli, anggota yang bertugas juga memberikan saran positif kepada masyarakat agar melaksanakan tugas keamanan dengan rasa tanggung jawab," jelas Andi Kurniady.


Dalam kesempatan itu, Andi mengimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusifitas lingkungannya masing-masing dengan meningkatkan sistem keamanan lingkungan serta tidak menjual atau mengkonsumsi miras atau narkoba.


"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk bersama menjaga kamtibmas sebab aksi kejahatan bisa dicegah jika ada peran dari masyarakat. Kita juga ingatkan untuk tidak menjual atau mengkonsumsi miras dan narkoba," tandasnya.(*/Red)

Sempat di Razia Petugas, Toko Miras ber Kode A 88 Plus Lenggang Kangkung Operasi di Serang dan Kramatwatu

Juni 14, 2024





SERANG KOTA, -- Penjualan minuman keras secara bebas di Toko ber kode A 88 Plus yang berada di Jalan Raya Cilegon Drangong- Serang, Lontar Baru Kecamatan/Kota Serang dan Jalan Lingkar Selatan, Harjatani, Kramatwatu Kabupaten Serang. 


Kedua Toko tersebut melenggang kangkung operasi, padahal berdasarkan Instagram Polsek Taktakan. Salah satu Toko Miras yang berlokasi di Lontar Baru yang masuk wilayah hukum Polsek Taktakan pernah dirazia pekat (penyakit masyarakat) pada 13 Maret lalu, bertepatan Bulan Suci Ramadhan. namun kini kembali beroperasi. 


Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, Toko miras ber kode A 88 Plus tersebut diduga milik oknum polisi, namun sejauh ini, awak media masih terus berupaya menulusuri dan memastikan kebenarannya. 


Tangkapan layar Istagram Polsek Taktakan


Kuat dugaan, Toko miras tersebut diduga dikelola sosok berpengaruh sehingga tidak tersentuh hukum atau pemerintah. 



Padahal, WALIKOTA SERANG telah mengeluarkan SURAT EDARAN baru per tanggal 27 Mei 2024.

Nomor: 100.3.4.3/749-Pemt.Setda/V/2024


TENTANG


MENJAGA KONDUSIFITAS LINGKUNGAN DI WILAYAHNYA


Dalam rangka meningkatkan keamanan, kenyamanan dan ketertiban lingkungan di wilayah kerja Kecamatan, dengan ini diharapkan kepada Camat agar:


1. Turut serta menertibkan toko, warung atau pedagang jamu yang secara tidak sah menjual minuman beralkohol atau minuman keras (miras);


2. Bersama Unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan melakukan Razia Rutin ke tempat-tempat yang diduga melakukan penjualan minuman beralkohol;


3. Memberikan teguran atau sanksi sesuai Peraturan Perundang undangan yang berlaku apabila ditemukan toko, warung atau pedagang jamu yang menjual minuman beralkohol dan menyita minuman tersebut untuk dimusnahkan;


4. Bersama aparat Kelurahan selalu memberikan himbauan secara lisan maupun tulisan kepada pemilik toko, warung atau pedagang jamu terkait larangan dan bahaya menjual minuman keras atau minuman beralkohol. 

SE WALIKOTA SERANG


Diberitakan sebelum nya, berjudul: dengan  link berita 


*Siapa Dibalik Toko Miras ber Kode A 88 Plus, di Lontar Baru Kota Serang Banyak Dikunjungi Pembeli*


https://www.bhinnekanews71.com/2024/06/siapa-dibalik-toko-ber-kode-88-plus-di.html


Dan 


*Laris Manis Toko Miras A 88 Plus di Jalur Lingkar Selatan KramatWatu, APH Kok Diam?*


https://www.bhinnekanews71.com/2024/06/laris-manis-toko-miras-88-plus-di-jalur.html


(Red)

Lapak Besar Peleburan Alumunium Foil Di Kp Rancabalok Cukanggalih Beroperasi Secara Ilegal, Pemerintah Kok Diam?

Juni 14, 2024



Tangerang, -- Beberapa lapak peleburan alumunium foil yang berada di Lokasi Kp Rancabalok, Desa Cukanggalih, Kecamatan Curug, Tangerang, diduga bebas beroperasi meski diduga tanpa perizinan resmi dan lengkap dari Pemerintah. 



Hal itu diketahui, saat penelusuran awak media ke lokasi, Kamis (13/6/24) tampak lapak lapak peleburan berjejer dempetan yang masing masing  disebut berbeda pemilik,. 



Dari dua lapak peleburan disebut milik Opik dan Madin, namun sayang, saat dikonfirmasi, Kedua pemilik tersebut tidak berhasil ditemui, hanya beberapa pekerja tampak sibuk sedang melakukan pembakaran sebagian nya dengan kegiatan pengangkutan hasil cetakan alumunium. 



''Ini Punya Opik dan itu punya Madin, kami cuma orang kerja pak, soal yang ditanya tanya perijinan, kami ga tahu, besok lagi saja kalau bos sudah ada," ujar Seorang pekerja yang enggan sebut namanya. 



Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, bahwa lapak lapak peleburan alumunium tersebut tidak satupun mengantongi izin dari pemerintah. 


Hal tersebut menjadi tanya besar bagi pegiat aktivitas lingkungan hidup, lantas Mengapa Pemerintah Diam? 


"Jika benar adanya lapak lapak peleburan alumunium disatu lokasi yang sama, kok bisa beroperasi tanpa izin Pemerintah, kan ada indikasi nya Pemerintah Diam, atau tutup mata, ada apa?," ujar Haerudin saat diminta tanggapannya, Jum'at (16/4/24). 



Dalam waktu dekat Ia dan tim media serta berkoordinasi dengan Lembaga dan aktivis pemerhati lingkungan akan mendorong Lapak lapak ilegal tersebut ke Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Banten, atau Kabupaten Tangerang, akan berikan tembusan ke Kementerian Lingkungan Hidup di Jakarta, "Ya kita dalam waktu dekat akan mendorong ke Pihak terkait, dan Kementerian sekaligus," ujar Dia. 




Perlu diketahui, Pengolahan alumunium juga mempunyai dasar hukum sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2012 tentang Izin Lingkungan, Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 tahun 2012 tentang Kegiatan Wajib Amdal, Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 17 tahun 2012 tentang Pedoman Keterlibatan Masyarakat dalam Proses Analisis Dampak Lingkungan Hidup dan Izin Lingkungan, Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 16 tahun 2012 tentang Pedoman Penyusunan Dokumen Lingkungan Hidup, Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 8 tahun 2013 tentang Tata Laksana Penilaian dan Pemeriksaan Dokumen Lingkungan Hidup.


Setiap orang yang melakukan usaha pengolahan limbah B3 harus mempunyai izin lingkungan, amdal atau UKL-UPL sebagai prasyarat untuk memperoleh izin usaha atau kegiatan dalam rangka perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Dalam usaha atau kegiatan pengelolaan alumunium atau bahan bakar beracun (B3), pelaku usaha harus terlebih dahulu melengkapi dokumen perizinan seperti izin lingkungan, pembuangan air limbah, pemanfaatan limbah B3, pengolahan B3, pengumpulan B3, penimbunan B3, dumping, rekomendasi pengangkutan limbah B3, registrasi laboratorium lingkungan dan registrasi kompetensi LPJP Amdal.(Red)

Peleburan Aluminium Foil Milik A di Kp Cibeunteur Cukanggalih Beroperasi Secara Ilegal

Juni 14, 2024


Tangerang, -- Lapak usaha peleburan aluminium foil yang disebut milik Ali beroperasi secara ilegal yang berada di Gg. Cibeunteur No.25, RT.01/RW.04, Cukang Galih, Kec. Curug, Kabupaten Tangerang, Banten


Hal itu diakui Ali sebagai pemilik dan bersikukuh beroperasi walaupun bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.


Ali berujar,  peleburan aluminium yang dikelolanya sudah memiliki izin dari lingkungan RT setempat. 


"Saya hanya izin dari lingkungan rt saja pak bahkan dari pemerintah desa pun saya sudah di izinkan, usaha kami hanya kecil-kecilan kadang jalan seminggu dua kali sebagaimana ada barangnya aja untuk belanja bahanya," katanya, saat dikonfirmasi Kamis (13/6/24). 



Ia melanjutkan, "Peleburan ini sudah beroperasi dari dulu, dulu bos saya yang punya berhubung bos saya sudah gak ada. Jadi saya yang menjalankan usaha ini pak lumayan lah buat nyambung hidup," tukasnya. 




Dari pantauan di lokasi, Terlihat limbah berbentuk debu padat berwarna hitam menumpuk di lokasi. Diduga limbah tersebut dari hasil peleburan, dan termasuk dalam kategori bahan berbahaya dan beracun (B3).




Pasalnya, Limbah dari hasil peleburan aluminium foil tersebut dapat merusak lingkungan serta ekosistem yang berada disekitar lokasi.


Tak hanya itu, kepulan asap hitam pekat dari hasil peleburan itu juga dapat mengakibatkan pencemaran udara.


Padahal sekedar untuk diketahui, Setiap orang yang melakukan usaha pengolahan limbah B3 harus mempunyai izin lingkungan, amdal atau UKL-UPL sebagai prasyarat untuk memperoleh izin usaha atau kegiatan dalam rangka perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Dalam usaha atau kegiatan pengelolahan alumunium atau bahan bakar beracun (B3), pelaku usaha harus terlebih dahulu melengkapi dokumen perizinan seperti izin lingkungan, pembuangan air limbah, pemanfaatan limbah B3, pengolahan B3, pengumpulan B3, penimbunan B3, dumping, rekomendasi pengangkutan limbah B3, registrasi laboratorium lingkungan dan registrasi kompetensi LPJP Amdal.


Pengolahan alumunium juga mempunyai dasar hukum sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2012 tentang Izin Lingkungan, Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 tahun 2012 tentang Kegiatan Wajib Amdal, Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 17 tahun 2012 tentang Pedoman Keterlibatan Masyarakat dalam Proses Analisis Dampak Lingkungan Hidup dan Izin Lingkungan, Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 16 tahun 2012 tentang Pedoman Penyusunan Dokumen Lingkungan Hidup, Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 8 tahun 2013 tentang Tata Laksana Penilaian dan Pemeriksaan Dokumen Lingkungan Hidup.


“Bilamana diduga pengolahan alumunium atau B3 tidak mengantongi izin sesuai peraturan pemerintah. Hal ini sangat merugikan kesehatan masyarakat sekitar, telah melanggar Undang – Undang (UU) Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup"



Dalam waktu dekat, Tim Media akan bekerja sama dengan aktivis lingkungan hidup untuk mendorong pemerintah Baik DLH dan pihak pihak terkait, agar segera memberikan sanksi bagi pelaku pelaku usaha yang tidak berizin dan yang melanggar undang undang lingkungan hidup dalam hal ini pencemaran lingkungan.(Red)

Usaha Pembakaran Alumunium Foil di Kp Rancabalok Cukanggalih Diduga Tak Kantongi Izin Resmi Pemerintah

Juni 14, 2024



Tangerang, -- Lapak pembakaran alumunium foil di Kp Ranca Balok, Desa Cukanggalih, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Banten diduga tidak mengantongi izin resmi dari pemerintah. 



Lapak yang disebut milik bapak Jeffri dan Pengelola atas nama Rudi dengan lenggang bebas melakukan aktivitas pembakaran dilokasi. 



Saat dikonfirmasi, Kamis (14/6/24). Jefri dan Rudi tidak berada di lokasi, seorang Ibu yang mengaku Istri dari pemilik mengatakan, bahwa lapak tersebut sudah berjalan selama kurang lebih 20 tahun. 


Namun tidak dijelaskan bentuk usaha apa yang dikelola nya, apakah CV atau PT. 



"Saya tidak tahu ini namanya apa, bapak yang tahu, ini sudah ada izin RT dan aparat pemerintah setempat," ujar Ibu tersebut. 



Terpisah dikonfirmasi, Rudi pengelola Lapak Usaha pembakaran alumunium foil melalui pesan whatsapp nya, mengatakan Lapak tersebut masih mengurus perijinan, " Untuk perijinan saya sedang mengurusnya, nama usahanya tadinya CV pak, usaha dari 2013," jawab Rudi, Jum'at (14/6). 



Ia menyebut seseorang telah diperbantukan untuk mengurus perijinan nya, " Sekarang lag diurus pak F**i untuk diperbaharui dan dinaikkan," kata Dia. 




Hinga dimuat nya berita ini, Media ini akan berkoordinasi dengan aktivis lingkungan hidup dan segera melaporkan kepada pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta pihak pihak terkait lainnya. 





Perlu diketahui, Pengolahan alumunium juga mempunyai dasar hukum sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2012 tentang Izin Lingkungan, Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 tahun 2012 tentang Kegiatan Wajib Amdal, Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 17 tahun 2012 tentang Pedoman Keterlibatan Masyarakat dalam Proses Analisis Dampak Lingkungan Hidup dan Izin Lingkungan, Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 16 tahun 2012 tentang Pedoman Penyusunan Dokumen Lingkungan Hidup, Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 8 tahun 2013 tentang Tata Laksana Penilaian dan Pemeriksaan Dokumen Lingkungan Hidup.




Setiap orang yang melakukan usaha pengolahan limbah B3 harus mempunyai izin lingkungan, amdal atau UKL-UPL sebagai prasyarat untuk memperoleh izin usaha atau kegiatan dalam rangka perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Dalam usaha atau kegiatan pengelolaan alumunium atau bahan bakar beracun (B3), pelaku usaha harus terlebih dahulu melengkapi dokumen perizinan seperti izin lingkungan, pembuangan air limbah, pemanfaatan limbah B3, pengolahan B3, pengumpulan B3, penimbunan B3, dumping, rekomendasi pengangkutan limbah B3, registrasi laboratorium lingkungan dan registrasi kompetensi LPJP Amdal.(Red)

Satreskrim Polres Serang Patroli Kring Serse Antisipasi Kejahatan dan Peredaran Miras

Juni 13, 2024



Serang  - Dalam upaya mengantisipasi terjadinya aksi kejahatan jalan serta peredaran minuman keras (miras), personil Satreskrim Polres Serang menggelar patroli Kring Serse di jalur arteri wilayah hukum Polres Serang, Rabu (12/6/2024) malam hingga Kamis dini hari.


Seperti yang dilakukan sebelumnya, patroli personil Satreskrim tersebut juga menyasar titik-titik rawan gangguan kamtibmas. Selain itu, lokasi pertokoan serta kantor perbankan dan mesin ATM.


"Kegiatan Kring Serse tersebut bertujuan untuk mencegah aksi kejahatan jalanan dengan tujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di wilayah hukum Polres Serang," ungkap Kasatreskim AKP Andi Kurniady ES, Kamis (13/6/2024).


Menurut Andi Kurniady, sasaran patroli Kring Serse juga menyasar kantor perbankan dan mesin ATM, kios-kios jamu serta warung remang-remang dan warung kelontongan untuk mengantisipasi aksi kejahatan maupun peredaran minuman keras. 


"Tim patroli juga memeriksa kios-kios jamu serta warung kelontongan untuk mengantisipasi peredaran miras. Hasilnya, tidak ditemukan minuman keras," ujar Kasatreskim.


Dijelaskan Kasatreskim, patroli Kring Serse ini rutin dilakukan sebagai wujud pelayanan kepada masyarakat. Personil menyapa sambil memberikan saran positif kepada masyarakat yang masih beraktivitas.


"Selain berpatroli, anggota yang bertugas juga memberikan saran positif kepada masyarakat agar melaksanakan tugas keamanan dengan rasa tanggung jawab," jelas Andi Kurniady.


Selain itu, petugas yang melaksanakan patroli Kring Serse mensosialisasikan call center 110 kepolisian. Masyarakat diimbau menghubungi call center jika menemukan aktivitas yang mencurigakan.


"Jika melihat aktivitas yang berpotensi mengganggu kamtibmas segera hubungi call center 110 dan diminta untuk tidak melakukan tindakan sendiri," tegasnya.


Dalam kesempatan itu, Andi mengimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusifitas lingkungannya masing-masing dengan meningkatkan sistem keamanan lingkungan serta tidak menjual atau mengkonsumsi miras atau narkoba.


"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk bersama menjaga kamtibmas sebab aksi kejahatan bisa dicegah jika ada peran dari masyarakat. Kita juga ingatkan untuk tidak menjual atau mengkonsumsi miras dan narkoba," tandasnya.(*/Red) 

Ceceran Tanah Penuhi Jalanan Sentul Nyapah, Sejumlah Pemotor Terjatuh Akibat Licin, Pemerintah Kok Diam

Juni 12, 2024



Serang, -- Diduga akibat angkutan mobil truck tanah lalulalang Jalan Sentul Nyapah tepatnya dititik Kedayakan Ciujung dipenuhi lumpur saat hujan dan debu ketika panas, Senin 13 Mei 2024.




Hal ini jadi keluhan warga yang enggan menyebutkan indentitas nya, jalan seperti lumpur, bahkan sering pengendara jatuh karena licin disaat hari hujan, ucapnya.




" Jalan ini akses sentral masyarakat untuk melakukan aktivitas seperti, anak sekolah, berbelanja kepasar, kerja, dan lain sebagainya," kata warga.




Lanjut Warga Nyapah, Beda lagi jika cuaca panas, debunya kemana-mana, ini diduga akibat lalu lalang mobil truck bawa tanah galian, terangnya.




Apalagi ada yang jatuh dari motor, kasihan tangannya pada lecet, karena jalan seperti ini, imbuhnya.




Masih Warga, Kepada Pemerintah dan Dinas Terkait mohon untuk segera memberikan solusi atas masalah ini, harap warga.




Kandar salah seorang pengendara mengatakan waduh ngeri sekali kita lewati jalan ini, lumpur nya tebal bahkan sangat licin, apalagi saya bawa motor, estra hati-hati, kalau jatuh pasti mandi lumpur, pungkasnya.



Sampai berita diterbitkan pihak pengelola galian dan pengusaha transportasi Dum truck belum dapat dikonfirmasi.(Red) 

Formasi Cikoja Serang Bentangkan Spanduk Terkait Parkir Liar Mobil Dump Truk Bermuatan Galian C

Juni 11, 2024


Banten || Sejumlah orang yang menamakan diri sebagai Formasi Cikoja Serang(Cikande Kopo Jawilan) mendatangi parkir liar yang ada di pinggir jalan raya Nasional Cikande-Rangkasbitung. (Selasa 11 Juni 2024).


Mereka datang dengan membawa spanduk yang bertuliskan "DI LARANG PARKIR DI SEPANJANG BADAN JALAN CIKANDE-RANGKAS BITUNG".

Pemasangan tersebut dipasang di setiap parkir mobil dump truk yang biasa parkir sembarangan yang mengangkut tanah guna keperluan pengurugan di wilayah Tangerang Utara atau lebih identik dengan sebutan PIK2  

(Pantai Indah Kapuk).


Dalam panggilan WhatsApp terhadap Pembina Formasi Cikoja Serang atas nama Muhayat dari Ormas LMP, beliau mengungkapkan bahwa " Semua ini adalah bentuk kesadaran kami dari Formasi Serang, karena Formasi adalah aliansi atau himpunan Ormas,LSM,Media.

Kami hanya ingin untuk semua pengguna jalan di buat tenang dan nyaman, karena selama ini parkir liar mobil dump truk selalu bikin masalah. Penyempitan badan jalan, sering menimbulkan kecelakaan dan mengularnya kemacetan karena parkir sembarangan yang tidak tertata dengan baik dan bukan peruntukannya" Jelasnya


Sambung ucapan Muhayat dalam panggilan WhatsApp menambahkan "Kami beserta Formasi Cikoja Serang dan teman-teman ormas tiga kecamatan yaitu Cikande Kopo Jawilan akan selalu monitoring mobil dump truk tersebut, jika masih ada yang kedapatan parkir liar, maka kami pastikan pengusiran dan suruh putar balik ke tempat asalnya. Kami sudah tembuskan masalah ini kepada Satlantas Polres Serang, jika mereka tetap membandel maka pihak Satlantas Polres Serang di minta untuk menindak sesuai aturan dan undang-undang yang berlaku" Ucapnya.


(Taswan)

Tabrakan Beruntun di Ruas Tol Sedyatmo Tepatnya di Depan Hotel Orchad, Berakhir Damai

Juni 11, 2024





TANGERANG -- Tabrakan beruntun terjadi Ruas Tol Jalan Ir Sedyatmo Tepatnya di Depan Hotel Orchad, Wilayah Hukum Polsek Benda, Polres Metro Tangerang Kota, Senin (10/6/2024) siang. 


Peristiwa Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang terjadi sekira pukul 13.30 WIB itu sempat membuat macet arus lalu lintas dan video kejadian tersebut beredar di media sosial (medsos).


Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, membenarkan perihal kejadian laka lantas tersebut. 


Ia membeberkan bahwa kejadian itu melibatkan 4 (empat) unit mobil yang berada di jalur yang sama, yakni Ruas Tol Jalan Ir.Sedyatmo Tepatnya di depan Hotel Orchad, arah Jakarta menuju Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.


Tabrakan beruntun ini berawal dari adanya kendaraan Toyota Innova Zenix bernomor polisi B 1534 DKN melaju ke arah Bandara Soekarno-Hatta berada di jalur ketiga, kaget melihat ada kendaraan lain yang tidak diketahui identitasnya mendahului dari sebelah kanan.


Sehingga pengemudi Innova Zenix itu menabrak kendaraan toyota Avanza B 2868 UYE, kemudian menabrak toyota Avanza Veloz, B 2182 KOE, Lalu toyota Veloz   menabrak lagi mobil yang berada di depannya yakni toyota Calya B 1025 RKP. Atas kejadian tersebut 4 (empat) unit  kendaraan mengalami kerusakan (kerugian materiil) dan tidak ada korban jiwa.


“Semuanya kendaraan ini datang dari arah yang sama, yaitu menuju Bandara Soetta,” ungkap Zain Selasa, (11/6/2024).


Kasus itu, kata Kapolres langsung segera ditangani anggotanya baik Unit Gakkum Polres Metro Tangerang Kota dibantu Unit Lantas Polsek Benda dan Polresta Bandara Soetta yang lakukan olah TKP dan mengurai kemacetan yang terjadi. Saat ini semua kendaraan berikut sopir semua kendaraan yang terlibat dibawa ke kantor Mapolsek Benda, Polres Metro Tangerang, Polda Metro Jaya, untuk penanganan lebih lanjut.


Kata Zain didampingi Kasat Lantas Kompol Joko Sembodo dan PLH Kapolsek Benda Akp Matsani, di sana semua pihak yang terlibat kecelakaan beruntun tersebut dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui  kronologis kejadian dan penyebabnya. Setelah dilakukan pemeriksaan semua, pengemudi Toyota Zenix siap bertanggung jawab atas kerugian materiil yang terjadi dan semua pihak sepakat menyelesaikan kejadian tersebut secara kekeluargaan (berdamai).


“Kejadian itu juga telah kita (Polisi) menangani dan melakukan pemeriksaan semua pihak, dan semua sepakat untuk diselesaikan secara kekeluargaan dan kerugian materi/kerusakan mobil ditanggung oleh pengemudi mobil toyota Innova Zenix,"tandasnya.

Pemasangan Rambu Jalan dan Penataan Taman

Juni 10, 2024


Tangerang, -- Pemasangan Rambu Jalan sangatlah untuk mengatur arus Lalu lalang kendaraan yang masuk baik dari arah keluar maupun arah balik.

 Dimana pemasangan Rambu rambu jalan ini di pasang di jembatan Dua Kampung Gembong RT 01 RW 01 Desa Sukamanah Kecamatan Rajeg Kabupaten Tangerang.

Desa Sukamanah adalah kawasan strategis di mana para pengembang perumahan sudah banyak yang masuk di desa tersebut diantaranya perum puri dewata perum griya insan sukamanah perum bumi agung perum puri akasia perum bukit rajeg Perum sofi medina perum residence perum Tamira dan sekarang sedang di bangun adalah perum Krismaya Tangerang.

Sudah pasti bisa di bayangkan betapa macetnya jalan arus tersebut di waktu berangkat kerja atau pulang dari kerja.

Untuk itu ide muncul.dari sekretaris Desa Sukamanah Masyhud S.pdi.dan di bantu Oleh Anggota Satpol PP Kecamatan Rajeg Danton Yudi para ketua RW dan RT juga tokoh masyarakat.

Agar kendaraan bisa tertib sesuai  petunjuk rambu rambu yang telah terpasang.

Di area  depan jembatan di tanami tanaman bunga agar terlihat indah dan asri dan itupun tidak mengganggu arus lalang kendaraan.


Kepala Dusun Sumardi mengatakan ," Dengan di pasangnya rambu rambu jalan dan penataan taman kelak tidak terjadi lagi kemacetan dan warga masyarakat akan sadar dan mematuhi aturan yang telah diterapkan sehingga terhindar dari kecelakaan," pungkasnya.

(H.Upi) 


Laris Manis Toko Miras A 88 Plus di Jalur Lingkar Selatan KramatWatu, APH Kok Diam?

Juni 10, 2024

SERANG, -- Toko A 88 Plus yang berlokasi di Jalan Lingkar Selatan, Harjatani, Kecamatan Kramatwatu, Kab Serang, Banten, Diduga secara bebas menjual minuman keras berbagai jenis dengan dibungkus plastik bercampur Es batu. 



Dari pengamatan Media ini, bahkan toko miras tersebut laris manis didatangi sejumlah pembeli pada Sabtu, (8/6/24). 



Saat dikonfirmasi, dua orang penjaga bernama Roby dan Eye sempat menolak memberikan jawaban perihal apa yang dijual didalam toko dan mengaku menjual Jamu, " Ini jual jamu, ya jamu jamu gitu,' masa abang ga faham orang media," ujar Roby. 



Ia dan rekannya mengaku sebagai pekerja, saat ditanya siapa pemiliknya, Roby tidak mau menyebutkan, " Saya dan teman itu cuma orang kerja, Maaf bosnya saya ga bisa sebut kan siapa," kami buka dari jam 6 sore, tutup jam 2 dan 3," ucap Roby. 



Namun berbeda dengan Eye, ia mengatakan pemilik atau bosnya bernama Mildan, " Bos nya Mildan,"ungkap Eye. 


Hingga berita dimuat, Mildan yang disebut sebagai Pemilik belum dapat terkonfirmasi. 



Sementara seorang warga berinisial AY,. menyebut Toko miras diduga punya beking kuat, " Buka tiap hari, Ya itu beking nya kuat, makanya bisa bebas dari tindakan APH," ujar YY.(Deki) 

Bikin Bangga, Tim Terjun Payung Polri Raih Prestasi di Kejuaraan Skydiving Asia dan Dunia

Juni 09, 2024



Jakarta, -- Tim Terjun Payung Polri yang tergabung dalam Timnas Terjun Payung Indonesia mengikuti Kejurnas Asia dan Kejuaraan Dunia 5th FAI World Cup Indoor Skydiving and 1st FAI Asian Indoor Skydiving Championships. Kejuaraan yang digelar mulai 16-20 April 2024 di GoAirborne Indoor Skydiving Macau China diikuti 30 negara untuk Kejuaraan Dunia dan 10 negara untuk Kejuaraan Asia.


Adapun pesertanya sebanyak 250 dengan 95 tim dengan nomor kejuaraan yang diikuti yakni 4 Way Female.


Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, kontingen Indonesia terdiri dari Kelompok Komando terdiri dari 2 personel atas nama Kombes Pol Christiyanto Goetomo dan AKBP Abdul Fitri.


"Ketua kontingen satu personel atas nama AKBP Bayuaji Yudha Prajas," kata Trunoyudo dalam keterangan tertulisnya, Minggu (9/6/2024).


Official tim terdiri dari 3 personel yakni AKBP Kevin Leleury, Ardya Rifiantara (Komite Terpa Fasi), dan Dwi Waskito (Komite Terpa Fasi).


Atlet 4 Way Female yang mengikuti kejuaraan sebanyak 5 personel atas nama Brigpol Nur Fauziah Anwari Puteri (sebagai katim), Bripda Melia Roza, Bripda Elisabeth Putri Pratiwi, Bripda Nabila Keysha dan Bripda Jilfarianti Nadar.


"Adapun hasil yang dicapai dalam Kejuaraan Dunia 5th World Cup Indoor Skydiving, Tim Putri meraih peringkat 5 nomor 4 way formation skydiving female dan Kejuaraan Asia 1st Asian Indoor Skydiving Championships, Tim Putri meraih juara 2 nomor 4 way formation skydiving female," katanya.(*/Red) 

Uniba Kembali Raih Hibah DRTPM Terbanyak Se Kota Serang di Tahun 2024

Juni 08, 2024



Serang - Tahun 2024 Universitas Bina Bangsa (Uniba) kembali mencatat sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dengan raihan hibah terbanyak di Kota Serang dengan 40 Tim Hibah yang didanai Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (DRTPM).


Prestasi tersebut merupakan prestasi ketiga secara berturut-turut yang diraih Uniba, karena tahun 2022 dan 2023 Uniba menyandang rekor terbanyak juga.


Atas perolehan prestasi tersebut Rektor Uniba Prof. Furtasan Ali Yusuf mengucapkan selamat dan terimakasih serta apresiasi yang tinggi kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Uniba dan tentunya para tim dosen Uniba.


“Alhamdulillah atas perolehan prestasi ini. Raihan tahun 2024 ini merupakan hasil kerja keras dan semangat para dosen Uniba, terimakasih serta apresiasi juga untuk Tim LPPM dan para dosen Uniba," kata Furtasan, dalam keterangan persnya kepada awak media, Sabtu (08/06/2024).


Furtasan berharap raihan prestasi tersebut dapat dilaksanakan dengan baik dan raihan hibah tahun depan perlu ditingkatkan, baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Semoga dosen Uniba tidak berpuas diri, tetap tingkatkan kualitas dalam penelitian maupun pengabdian.


Sementara itu Kepala LPPM Uniba Jaka Wijaya Kusuma mengatakan, alhamdulillah, untuk raihan hibah tahun 2024  ini, secara jumlah raihan hibah meningkat 2 kali lipat lebih, tahun 2023 Uniba raih 17 tim, tahun 2024 naik drastis mendapat 40 tim yang didanai. 


Dari 40 proposal hibah yang lolos didanai pada tahun 2024 ini, Jaka Wijaya menyampaikan jenis skema tahun ini lebih bervariatif sehingga secara nominal dan tanggung jawab akan berbeda-beda. Oleh karena itu tim LPPM Uniba akan tetap memonitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat yang diraih, agar kualitas pelaksanaan dan luaran yang dihasilkan akan optimal.


“Kita segera buat berbagai strategi untuk pelaksanaan hibah tahun 2024 ini, memberikan arahan dan pembinaan bagi dosen supaya target luaran dapat terwujud. Jika luaran tercapai, pelaksanaan berkualitas dan pelaporan patuh semoga tahun depan akan kembali meningkat," ucap Jaka.


Seperti disampaikan diatas, terdapat 40 proposal yang berhasil didanai Uniba tahun 2024 dengan rincian 27 hibah penelitian dan 13 hibah pengabdian kepada Masyarakat. Untuk penelitian beberapa diantaranya adalah skema fundamental yang memiliki anggaran hibah d atas 100 juta, begitupun untuk skema pengabdian masyarakat sebagian besarnya adalah skema pemberdayaan kemitraan masyarakat yang memiliki anggaran di atas 30 juta.(*/Red) 

Dugaan Pengambilan Mobil Konsumen, Kinerja Penyidik Reskrim Unit Ranmor Polresta Bandar Lampung Dipertanyakan, Penasehat Hukum: Patut Diberi Rewards atau Patut Diberhentikan

Juni 08, 2024



Bandar Lampung- Penasehat Hukum Konsumen Azis Afandi, S.H., Mengadukan Kinerja Penyidik Unit Ranmor Polres Bandar Lampung Candra, A, S.H, M.H., Dkk kepada Para Petinggi Polri Atas kinerjanya diduga bak Debt Collector.


Berawal pada hari Selasa, Tanggal 07 Mei 2024 sekitar Pk. 12.00 WIB, bengkel Tanjung Agung Motor yang terletak di Jl. Putri Balau No. 14 Kel. Tanjung Agung, Kec. Kedamaian Kota Bandar Lampung Prov. Lampung Didatangi beberapa Debt Collector yang mengaku dari PT. TOYOTA ASTRA FINANCE dengan maksud  mengambil 1 (satu) unit Mobil Merk Daihatsu Terios Warna Putih Tahun 2022 milik Muhyin Nizom yang sedang diperbaiki, namun Pemilik Bengkel berhasil mempertahankan mobil yang sedang diperbaiki dengan alasan Pemilik mobil sedang tidak ada," ujar Azis Afandi S.H., selaku kuasa hukum konsumen Muhyin Nizom. 


Tiba-Tiba pada hari itu juga (07-05-2024) pada sekitar Pk. 16.00 WIB, 5 (lima) Anggota Polisi yang mengaku dari Polres Bandar Lampung mengambil paksa mobil yang sedang diperbaiki tersebut tanpa seizin pemiliknya (Muhyin Nizom) dengan menggunakan mobil derek/Towing, berdasarkan adanya Laporan Polisi Nomor : LP/B/668/V/2024/SPKT Polresta Bandar Lampung/Polda Lampung tanggal 07-05-2024, dengan Pelapor atas nama ARMANTO HADI, lanjut Azis Afandi, S.H.

Setelah Pemilik bengkel membaca Laporan Polisi yang sempat difoto, ternyata Laporan Polisi tersebut diduga isinya tidak benar atau Palsu, bahwa dalam laporan tersebut tertulis STNK Atas Nama NAWAWI, laporan polisi tersebut dibuat pada tanggal 07-05-2024, Perintah Penyelidikan tertanggal 07-05-2024 dan Penyitaan juga dilakukan pada tanggal 07-05-2024, apakah tindakan Anggota Polresta Bandar Lampung tersebut dibenarkan menurut hukum? ujar Azis Afandi kepada wartawan. Sabtu (8/6/24). 

"Kalau dibenarkan menurut Hukum, Maka Penyidik Polresta Bandar Lampung tersebut PATUT DIBERI REWARDS karena bisa bekerja dengan cepat dalam menindak lanjuti Laporan Polisi dari Masyarakat," kata Azis. 


Ia mempertanyakan "Apakah Tindakan Penyidik tersebut Patut Mendapat Rewards … ? Saya rasa TIDAK, bahkan PATUT Diberhentikan timpal Azis, oleh karena Cara kerja Penyidik Bak Debt Colector yang tidak sesuai dengan aturan dan perundang-undangan yang berlaku sehingga berpotensi Menurunkan Wibawa Institusi Polri sebagai Pelindung dan Pengayom Masyarakat di Negeri Tercinta ini," tegas Dia. 


Ditempat terpisah Moch. Ansory S.H. yang juga salah satu Penasehat Hukum Konsumen atas nama Muhyin Nizom saat ditanya pendapatnya oleh awak media, 

"Moch Ansory, S.H., berpendapat, Tindakan Para Penyidik Polresta Bandar Lampung Tersebut Tidak dibenarkan secara Hukum karena Laporan Polisinya pada tanggal 07-05-2024, Surat perintah Penyelidikannya juga tanggal 07-05-2024 dan pada tanggal 07-05-2024 (Hari itu juga) Pengambilan paksa/Penyitaan dengan cara Menderek mobil yang sedang diperbaiki di bengkel Tanpa Fiat Ketua Pengadilan, hal tersebut Tidak dibenarkan secara hukum” kata ketua Umum LPK Yaperma Moch Ansory,.S.H.


Bahwa Idealnya SPKT Polresta Bandar Lampung setelah menerima Laporan Polisi tertanggal 07-05-2024 melimpahkan Kepada RESKRIM, Selanjutnya Kasat Reskrim Membuat Surat Perintah kepada siapa Anggota yang menangani Laporan Polisi tersebut untuk melakukan Penyelidikan dan Penyidik yang diperintah memanggil TERLAPOR secara patut 2 (dua) kali berturut-turut, sehingga Tindakan Penyidik yang menyita Mobil tanpa fiat Ketua Pengadilan tersebut tidak harus terjadi, Lanjut Moch Ansory S.H.

Mengenai hal ini awak media akan segera mengklarifikasi hal tersebut kepada pihak pihak terkait.(A) 

Yeti Rohaeti Angkat Bicara soal Berita Media Online, Disebut Jabat 10 Tahun Sebagai Dewas Perumda

Juni 08, 2024



Tangerang, -- Adanya pemberitaan di Media  online menyatakan bahwa Yeti Rohaeti sebagai Dewan pengawas Perumda Tirta Benteng ini telah menjabat selama 10 tahun


Ia mengatakan Berita tersebut tidak benar, lantaran dirinya mengatakan baru menjabat Dewan Pengawas (Dewas) selama 1 tahun 2 bulan, bukan 10 tahun kabar tersebut seperti yang ditulis Media online tersebut. 

“Saya baru satu tahun lebih ini dilantik sebagai dewan pengawas Perumda Tirta Benteng” Ungkapnya"


Sesuai regulasi Peraturan Daerah No. 2 tahun 2021 Tentang Perumda Tirta Benteng, Bagian Ketiga Paragraf 2 Pasal 28 yaitu jumlah dewan pengawas ditetapkan oleh KPM. Dan ayat 2 menyebutkan jumlah dewan pengawas paling banyak sama dengan jumlah direksi. Saat ini jumlah direksi ada 2 orang dan dalam rangka untuk efisiensi dan efektivitas pengawasan dan pembiayaan bagi kepentingan PDAM, tidak menyalahi apabila dewan pengawas masih berjumlah 1 orang,” ujarnya


Padahal kata Yeti, selama ini ia mengaku kinerjanya sesuai apa yang telah menjadi tugas pokok sebagai dewan pengawas bahkan pada waktu libur pun selalu dilakukan monitoring melalui virtual atau verbal,


Selama ini saya bekerja semuanya untuk kemajuan Perumdam TB, bagaimanapun caranya, bahkan dihari libur pun saya luangkan waktu untuk bekerja selalu monitoring dan meeting di Perumda TB bahkan di saat Dinas Luar pun saya tetap pantau melalui Aplikasi yang sudah di bangun untuk memudahkan saya mengontrol Perumda TB , Ujarnya saat di wawancara  dengan awak media, Jumat (7/6/2024)


Untuk penambahan direksi, sehubungan kedepannya akan ada penambahan sambungan pelanggan menjadi kewenangan dari KPM dan tentunya di harus ditunjang dari kemampuan Perumda TB,” 

Direktur Utama Perumda tirta Benteng kota Tangerang Doddy Effendi mengatakan bahwa ibu Yeti Rohaeti (dewan Pengawas)  mengawal terus pengembangan


Jaringan di zona 2 dan 3, mulai dari dari tahap perencanaan,perijinan serta pelaksanaanya. Tentunya hal tersebut di lakukan untuk kemajuan Perumda TB, bagaimana agar pendapatan naik setiap bulannya, 


" Alhamdulillah semakin lama pendapatan semakin meningkat,dan tentunya bukan hanya dari aspek pendapatan saja, peningkatan pelayanan juga menjadi tujuan utama dari Perumda Tirta Benteng TB


Seperti di ketahui bahwa saat ini Perumda TB sedang memperluas cakupan pelayanan di kota Tangerang dengan melakukan pekerjaan pemasangan pipa pipa di wilayah Kelurahan Sukajadi, 


Iya menginformasikan kepada awak media bahwa perijinan sudah sesuai aturan keluar dari DPMPTSP melalui dari Dinas PUPR Kota Tangerang. Bahkan terkait di Bantara kalipun sudah miliki rekomendasi BBWS adapun untuk jembatan pipa telah keluar ijin dr BBWSCC di Jakarta.


Lanjutnya. Dewas Perumda TB juga menjelaskan pada pekerjaan sambungan pipa yang sedang di targetkan selesai pada September 2024 akan mencangkup 85% dari dari wilayah kota Tangerang, sehingga menjadikan Perumda TB menjadi Perusahaan Air terbesar dalam cakupan wilayah pelayanan..tutupnya (ML)




Dilaporkan Sempat Hilang Beberapa Hari, Akhirnya SN Berhasil Ditemukan Polisi

Juni 08, 2024



Jakarta - SN (16), seorang pelajar yang dilaporkan hilang dan meninggalkan rumahnya sejak Selasa (04/06/2024) akhirnya berhasil ditemukan oleh pihak Kepolisian.


Perempuan yang kerap disapa N, warga Duren Sawit, Jakarta Timur itu kini telah berkumpul kembali dengan keluarga tercintanya dalam keadaan sehat.


"Dimana pada hari ini Sabtu, Pukul 00.15 WIB sudah diketemukan dan sudah kembali kerumah dalam keadaan sehat," jelas Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Dr. Armunanto Hutahaean.


Lebih jauh AKBP Dr. Armunanto Hutahaean menjelaskan, bermula orang tua SN, bernama Andi Saputra, mendatangi SPKT Polres Metro Jakarta Timur pada Hari Rabu Tanggal 05 Juni 2024 sekitar pukul 07.00 WIB


Dalam laporanya itu, ia mengaku anaknya tersebut terakhir kali meninggalkan rumah pada hari Selasa tanggal 4 Juni 2024 sekira Jam 05.45 WIB, untuk berangkat ke sekolah di SMAN 61 Jakarta dengan menggunakan transportasi Jacklingko No.42 Pondok Kelapa-Kampung Melayu.


Setelah lebih dari 1x24 jam, SN tidak pernah kunjung pulang ke rumah. Orang tuanya yang resah sempat berusaha mencari ke sekolah dan sekitar sekolah dan terus menghubungi nomor telpon korban, akan tetapi tidak aktif. Kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Metro Jakarta Timur.


Pihak Kepolisian yang menerima laporan itu langsung menindak lanjuti, pada hari Kamis tanggal 06 Juni 2024 sekira jam 24.00 WIB Tim Opsnal Satreskrim Unit Resmob dan Unit Jatanras menemui pelapor untuk cek dan olah TKP kembali serta menggali informasi perihal keseharian korban, teman dekat korban dan kemudian mencari saksi-saksi lain dan juga bukti-bukti lain seperti CCTV serta upaya melakukan pengecekkan kembali nomor handphone korban.


Kemudian pada hari Jumat tanggal 7 Juni 2024 sekira pukul 18.30 WIB, Kasat Reskrim AKBP Dr. Armunanto Hutahaean mengumpulkan anggotanya di halaman parkir kantor PTUN Jaktim untuk melakukan pembagian tugas menyisir route dan cek CCTV jalur trayek Jacklingko 42 yang diduga ditumpangi korban saat meninggalkan rumah untuk tujuan ke sekolah.


Dari hasil pengecekan dan penelusuran oleh pihak Kepolisian, diketahui HP korban on/off disekitar Jl. Raya Penggilingan/RS. Islam Pondok Kopi.


Tidak sampai disitu saja, selanjutnya, tim Opsnal Satreskrim Polres Jaktim di back up oleh team Jatanras, Resmob Dit Reskrimum Polda Metro Jaya dan Team Resmob Bareskrim Polri beserta ayah korban  melakukan penyisiran disekitar daerah Penggilingan dan sekitar RS Islam Pondok Kopi.


Berkat upaya maksimal yang dilakukan oleh pihak Kepolisian, akhirnya sekira Pukul 00.15 WIB korban ditemukan di dalam Mesjid Rumah Sakit Islam Pondok Kopi Duren Sawit Jakarta Timur.


"Dan selanjutnya korban di antar pulang ke rumah orang tua korban dengan kondisi sehat dan barang miliknya berupa laptop dan handphone lengkap," ungkap Kasat Reskrim AKBP Dr. Armunanto.


Saat ini kata Armunanto korban sudah berkumpul kembali dengan keluarga. Dan untuk sementara korban belum bisa dimintai keterangan terkait keberadaannya di Mesjid RS Islam Pondok Kopi karena masih dalam kondisi shock.


Sementara itu, orang tua korban, Andi Saputra menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada pihak Kepolisian yang telah berhasil menemukan anaknya yang sempat hilang tersebut.


Ia membenarkan bahwa anak kandungnya SN yang dikenal dengan panggilan N kini sudah ditemukan dan sudah berkumpul kembali dengan keluarga tercinta pada hari Sabtu, 8 Juni 2024 pukul 00.10 WIB.


"Syukur alhamdulillah kami panjatkan kepada Allah SWT. Dan tak lupa bersama ini kami juga menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya atas atensi, support dan doa dari berbagai pihak, terutama, institusi Kepolisian, teman-teman media, keluarga besar sekolah SMAN 61, SMAN 50, MTs 42, MIN 10 Jakarta, dan seluruh elemen masyarakat serta pihak-pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu-persatu," Ungkapnya.(ML) 

SPBU di Kabupaten Bandung Diduga Bekerjasama Dengan Oknum Penyelewengan BBM Bersubsidi

Juni 08, 2024
Kolase/ Foto dan Plat Nomor Mobil yang digunakan




BANDUNG, -- Lagi-lagi penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi terjadi. Kali ini ditemukan di Kabupaten Bandung tepatnya di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34.403.13 yang berlokasi di Jalan Terusan Bojongsoang Mekarsari Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung Jawa Barat.


Terpantau dilokasi, sebuah mobil Box dengan Nomor Polisi (Nopol) D 9551 AD yang diduga telah dimodifikasi keluar masuk  dari SPBU tersebut. Saat dikonfirmasi, pengemudi yang mengaku bernama Ahmad membenarkan bahwa kendaraan yang ia kemudikan bermuatan BBM bersubsidi jenis solar.


" Ya bang, mobil ini bermuatan BBM bersubsidi jenis solar, kami baru mengisi sebanyak 2 kali dengan satu kali pengisian sebesar 400 ribu. " Ujar Ahmad. Sabtu  (8/6/24).


Selain menjelaskan bahwa mobil yang ia kemudikan bermuatan BBM jenis solar, Ahmad juga menjelaskan bahwa mobil itu telah di modifikasi hingga dapat mengangkut BBM jenis solar hingga ribuan liter.


"Saya hanya pekerja yang digaji satu hari 200 ribu, kalau pemiliknya bernama Dinar, dalam satu hari saya mendapatkan BBM solar sebanyak 2 ribu liter." terangnya.


Modus operandi yang digunakan Ahmad untuk mendapatkan ribuan liter BBM jenis solar yaitu dengan menggunakan barcode palsu yang ia dapatkan dari operator di SPBU.


"Barcode saya beli dari operator di SPBU dengan harga bervariasi, dan untuk sekali pengisian saya memberikan uang kepada operator."lanjutnya.


Ditempat yang sama,seorang pria bernama Dinar menerangkan bahwa usaha itu milik seseorang bernama Haji Odong yang beralamat di Desa Jelegong Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung, ia hanya koordinator di lapangan.


"Pemiliknya pak Haji Odong, kalau saya hanya koordinator lapangan, (mobil box yang telah dimodifikasi), satu heli berisi 2 kempu berkapasitas 2 ribu liter", jelasnya.


Dinar menerangkan, BBM solar yang telah didapatkan nantinya akan dijual kembali ke industri dengan menggunakan mobil transportir dari PT.Cub Oil dengan harga 10 ribu/liter. 


Sampai berita ini diterbitkan pemilik usaha yang bernama Haji Odong dan Pihak Kepolisian belum dapat konfirmasi. (MHT/Tim) 

AMPP Desak Kejari Lebak Segera Tetapkan Oknum Kepala Desa Mekarjaya Sebagai Tersangka

Juni 07, 2024





LEBAK,- Potret buram tata kelola desa Mekarjaya Kecamatan Panggarangan. telah memantik kami selaku Masyarakat lokal untuk melakukan advokasi serta menerima laporan laporan dari masyarakat terkait dugaan tindak pidana korupsi Dana Desa dan pembuatan sertifikat tanah/PTSL, oleh Oknum kepala desa Mekarjaya Kecamatan Pangarangan Kabupaten Lebak Banten.

Atas pengaduan Masyarkat yang membuat kegaduhan dengan tidak terbitnya sertifikat tanah warga pada tahun 2017, 2018 dan 2020. Hasil advokasi yang kami lakukan bersama Masyarakat bahwa kami menemukan Ratusan Masyarakat Desa Mekarjaya Belum menerima sertifikat, padahal mereka sudah membayar uang pendaftaran sebesar Rp. 150.000 sampai Rp. 250.000 Perorang dan kami pun mempunyai data-data dan kwitansi pembayaran pembuatan sertifikat tanah.

Aksi damai yang di jaga sejumlah petugas dari kepolisian wilayah hukum polres Lebak ini, menuntut kinerja Kejari Lebak agar pelaporannya segera di tindaklanjuti, dan segera memanggil terduga agar secepatnya bisa di jadikan tersangka, karena di anggap semua bukti-bukti laporan sudah cukup bukti.

Pada aksi damai tersebut, setelah melakukan negosiasi, akhirnya ke dua belah pihak sepakat untuk duduk bersama, gelar audiensi guna mendapat keterangan yang jelas sejauh mana pihak Kejari melakukan upaya hukum atas dugaan kasus tersebut. Hal ini di sampaikan Deris Haryanto usai Audiensi. Kamis (6/6/24) 


Kami selaku Masyarakat Lokal merasa kecewa dan sangat berharap kejaksaan negeri Rangkasbitung Kabupaten Lebak untuk segera mengusut tuntas atas dugaan kasus oknum tersebut.

Tapi apa yang kami harapkan selama ini atas kekecewaan kami selaku masyarakat yang sudah membuat laporan, selama ini belum adaa titik terang. dianggap laporan yang kami sampaian belom ada jawaban yang pasti, alias mandeg.


Dalam pelaksanaan pembangunan desa Mekarjaya kita melihat pembangunan hanya di jadikan alat untuk Pembodohan yaitu tentang pelaksanaan pembangunan fisik yang seolah asal jadi di beberapa titik di wilayah desa Mekarjaya yang di danai dari anggaran ADD/DD ini kami menyimpulkan anggaran dana desa hanya menjadi bacakan sekelompok kepentingan orang orang saja.

Secara Detail data dan fakta sudah kami laporkan ke kejaksaan negri Lebak 5 (Lima) Bulan yang lalu bahkan kami sudah melakukan aksi aksi sebelumnya ke kejaksaan negri Lebak namun sampai sekarang kasus kasus yang telah kami laporkan masih mandeg dan belum ada progres Hukum yang nyata dari kejaksaan negri lebak.

Padahal hasil kajian kami serta fakta dan data yang sudah kami laporkan sebetulnya kejaksaan negri harus berani segera menetapkan oknum kepala desa Mekarjaya sebagai tersangka. Untuk itu maka kami Aliansi Masyarakat Peduli Pembangunan menuntut :

1. Kejaksaan Negri Lebak segera Menetapkan Oknum Kepala Desa Mekarjaya sebagai Tersangka atas Dugaan tindak pidana korupsi Program Pembuatan sertifikat tanah/PTSL

2. Usut Tuntas dugaan tindak pidana korupsi ADD/DD yang di lakukan oleh oknum kepala Desa Mekarjaya

Kami Selau  Aliansi Masyarakat Peduli Pembangunan, (AMPP) akan terus mengawal laporan yang sudah kami layangkan pada beberapa bulan lalu, agar masyarakat yang sudah di rugikan mendapatkan kepastian hukum di negara Indonesia ini khususnya di Kabupaten lebak. “ucap. (M) 

Polda Metro Jaya Berhasil Ungkap Kasus Judi Online Beromzet Puluhan Miliar

Juni 07, 2024




Jakarta – Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap jaringan judi online di empat Lokasi Daerah Bogor Jawa Barat.


Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Wira Satya Triputra mengatakan bahwa dari empat lokasi penangkapan pihaknya berhasil mengamankan sebanyak 23 tersangka.


“23 tersangka yang berhasil kami amankan 5 orang diantaranya sebagai pengelola dan 18 orang sebagai admin” Ucapnya.


Wira menjelaskan bahwa modus tersangka dalam kasus perjudian online tersebut adalah membuat akun di empat aplikasi game yang terindikasi judi online dan selanjutnya menyediakan jual-beli chip murah.


“Aplikasi yang digunakan tersangka untuk jual beli chip permainan judi online diantaranya Royal Domino, Higgs Domino, Royal Dream, Boss Domino dan Joker King.” Jelasnya.


Diapun menambahkan dari hasil penyidikan diketahui bahwa dalam transaksi penjulan dan pembelian chip tersebut dengan cara transfer uang dibeberapa rekening milik tersangka kemudian para tersangka menyelenggarakan jual beli chip tersebut sejak tahun 2022 dan diperkirakan memiliki omzet puluhan miliar rupiah.


“Hasil dari jual beli chip ditransferkan ke berbagai rekening dan dibelikan Kripto. Saat ini untuk rekening Bank, E-Wallet dan akun Kripto dari para admin jual beli Chip tersebut sudah dilakukan pemblokiran”. Imbuhnya


Pada saat penangkapan Polisi berhasil menyita barang bukti berupa uang tunai sebesar 2,5 miliar hasil penjualan chip judi online, 45 handphone, 10 buku Tabungan, 3 unit komputer, 9 kartu ATM, 2 buah tablet, 3 unit laptop, 3 kuci apartemen dan 2 unit mobil.


Selanjutynya para tersangka dijerat dengan Pasal 303 KUHP dan atau Pasal 45 Ayat (3) Jo Pasal 27 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 tahun 2024 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dan atau Pasal 3, Pasal 4, dan Pasal 5 Jo Pasal 2 ayat (1) huruf t dan z Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara.

(M) 

Blunder, Paslon Perseorangan "RAMBO" CABUP - CAWABUP Kaimana Periode 2024 - 2029 di Adukan Ke Polres

Juni 06, 2024


Kaimana - Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Resort Kabupaten Kaimana pada hari ini, Kamis (06-06-2024) menerima pengaduan masyarakat tentang “dugaan” Tindak Pidana Perlindungan Data Pribadi (PDP), Pemalsuan Tanda Tangan, Manipulasi Dokumen, dan Pemalsuan Dokumen  sebagaimana dimaksud Pasal 65, Pasal 66 dan Pasal 67 UU RI Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi junto Pasal 263 ayat 1 UU RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP jucnto Pasal 185 dan Pasal 185 A UU RI Nomor 1 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota.


Kedua Pengadu Agung Sabuku dan Muhammad Vikri Sulaiman menduga bahwa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Surat Pernyataan Dukungan milik Pengadu “diduga” digunakan oleh  Abdul Rahim Furuada, S.Sos., M.T dan Luther Rumpombo, S.Pd.,M.M. sebagai persyaratan dokumen dukungan pasangan calon perseorangan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kaimana Periode 2024-2029.


Setelah memberikan Pengaduan, kedua Pengadu kemudian diinterogasi oleh Penyidik piket Polres Kaimana.


Diduga terdapat banyak KTP yang digunakan sebagai syarat dukungan tanpa sepengetahuan pemilik nama KTP. Olehnya itu diharapkan warga masyarakat secara mandiri dapat melakukan pengecekan melalui portal www.infopemilu.go.id dan  melaporkan pada KPU dan Polres.(*/Red) 

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *