Didampingi Ahli SPPG Dapur MBG Desa Malabar Sampaikan Klarifikasi Resmi Terkait Menu dan Surat Pendistribusian
SERANG, — Menyikapi ramainya pemberitaan serta perhatian publik terkait menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) dan administrasi surat pendistribusian ke sekolah-sekolah di wilayah Kecamatan Bandung, SPPG Dapur MBG Desa Malabar menyampaikan klarifikasi resmi kepada media.
Klarifikasi disampaikan secara langsung di Kantor SPPG Dapur MBG Desa Malabar dengan menghadirkan sejumlah pihak terkait, antara lain ahli gizi Fakhreni, Kepala SPPG Dapur MBG Tarmizi, Penanggung Jawab SPPG Yosep, unsur Babinsa, serta Yunus, tokoh masyarakat Desa Malabar. Kehadiran unsur terkait tersebut sebagai bentuk keterbukaan dan tanggung jawab pengelola SPPG kepada publik.
Penanggung Jawab SPPG Dapur MBG Desa Malabar, Yosep, dalam keterangannya menyampaikan permohonan maaf atas terjadinya kesalahpahaman serta keterlambatan penyampaian klarifikasi secara langsung.
“Kami menyadari adanya perhatian dan pertanyaan dari masyarakat serta media. Pada kesempatan ini saya secara pribadi dan atas nama SPPG Dapur MBG Desa Malabar menyampaikan permohonan maaf karena klarifikasi baru dapat disampaikan secara langsung, mengingat adanya kegiatan yang tidak dapat ditinggalkan sebelumnya,” ujar Yosep. Senin 2 Februari 2026.
Terkait menu MBG berupa mi ayam yang menjadi sorotan, Yosep menegaskan bahwa menu tersebut telah disusun dan disajikan berdasarkan perhitungan serta rekomendasi ahli gizi, sehingga tetap memenuhi kebutuhan gizi anak sekolah.
Ia memaparkan estimasi kandungan gizi menu MBG tersebut sebagai berikut:
Energi: ±480–520 kkal
Protein: ±20–22 gram
Lemak: ±14–16 gram
Karbohidrat: ±65–70 gram
“Kami memastikan bahwa menu MBG yang diberikan merupakan makanan bergizi dan sehat untuk anak-anak. Seluruh proses penyusunan menu mengacu pada takaran gizi yang telah diperhitungkan oleh ahli gizi,” jelasnya.
Selain persoalan menu, Yosep juga menanggapi terkait administrasi surat pendistribusian MBG ke sekolah yang sebelumnya dipersoalkan. Ia mengakui adanya kekeliruan berupa kesalahan pengetikan dalam surat tersebut dan menegaskan bahwa permasalahan tersebut telah ditindaklanjuti.
“Kami mengakui adanya kesalahan pengetikan pada surat pendistribusian. Namun hal tersebut telah kami ralat dan direvisi, serta telah ditandatangani kembali oleh pihak kepala sekolah. Kami memastikan administrasi ke depan akan lebih teliti,” ungkapnya.
Sebagai penutup, Yosep menyampaikan komitmen SPPG Dapur MBG Desa Malabar untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan dalam pelaksanaan program MBG.
“Kesempurnaan hanya milik Allah SWT, kami manusia biasa yang tidak luput dari kekhilafan. Masukan dari masyarakat dan rekan-rekan media menjadi bahan evaluasi bagi kami agar ke depan pelayanan SPPG Dapur MBG Desa Malabar dapat berjalan lebih baik dan terus memberikan makanan sehat serta bergizi bagi anak-anak,” pungkasnya.(Red/LK)

Posting Komentar