Tampilkan postingan dengan label Serang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Serang. Tampilkan semua postingan

Rutan Kelas IIB Gelar Penyuluhan Warga Binaan, Tingkatkan Kesadaran dan Hak Kewajiban Hukum Warga Binaan

Juli 12, 2024








SERANG, – Rutan Kelas IIB Serang mengadakan penyuluhan hukum bagi warga binaan pemasyarakatan pada hari Jumat, 12 Juli 2024.


Acara ini terlaksana berkat kerjasama antara Rutan Kelas IIB Serang dan Pos Bantuan Hukum Advokat Indonesia (Posbakumadin) Serang. Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum dan memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang hak-hak serta kewajiban hukum bagi para warga binaan.


Kegiatan penyuluhan hukum ini dihadiri oleh sejumlah narasumber dari Posbakumadin Serang yang memiliki pengalaman dan keahlian di bidang hukum. Materi yang disampaikan meliputi hak-hak dasar warga binaan, proses hukum, prosedur pengajuan banding, dan mekanisme bantuan hukum. Para narasumber juga memberikan sesi tanya jawab yang memungkinkan warga binaan untuk mengajukan pertanyaan seputar permasalahan hukum yang mereka hadapi.



Kepala Rutan Kelas IIB Serang, Bapak Prayoga Yulanda, dalam sambutannya menyampaikan, “Penyuluhan hukum ini sangat penting untuk memberikan pemahaman kepada warga binaan tentang hak-hak mereka dan bagaimana cara memperoleh bantuan hukum. Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, para warga binaan dapat lebih mengerti tentang proses hukum dan dapat menjalani masa binaan dengan lebih baik.”




Ketua Posbakumadin Serang, Ibu yanti, menambahkan, “Kami sangat mendukung kegiatan penyuluhan hukum seperti ini. Posbakumadin berkomitmen untuk terus memberikan bantuan hukum kepada masyarakat, termasuk warga binaan pemasyarakatan. Dengan pemahaman hukum yang baik, diharapkan mereka bisa menghadapi masalah hukum dengan lebih siap dan terarah.”


Para warga binaan yang hadir dalam penyuluhan tersebut menunjukkan antusiasme dan aktif berpartisipasi dalam sesi diskusi. Mereka menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan untuk mendapatkan informasi dan pemahaman tentang hukum.


Kegiatan penyuluhan hukum ini merupakan bagian dari upaya Rutan Kelas IIB Serang untuk meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh warga binaan.(Per.co/DK)

Satreskrim Polres Serang Rutin Patroli Kring Serse Antisipasi Tindak Kejahatan dan Miras

Juli 12, 2024



SERANG,  - Dalam upaya memberantas peredaran minuman keras (miras), personil Unit Kejahatan dengan Kekerasan (Jatanras) Satreskrim Polres Serang menggelar patroli Kring Serse di wilayah hukum Polres Serang, Kamis (11/7/2024) malam hingga Jumat dini hari.


Seperti yang dilakukan sebelumnya, patroli personil Satreskrim juga menyasar titik-titik rawan sasaran kejahatan diantaranya komplek pertokoan, kantor perbankan, SPBU serta mesin ATM. 


"Kegiatan Kring Serse tersebut bertujuan untuk mengantisipasi peredaran miras serta mencegah munculnya aksi kejahatan jalanan," ungkap Kasatreskrim AKP Andi Kurniady ES, Jumat (12/7/2024).


Kasatreskrim mengatakan sasaran dari patroli adalah lokasi pertokoan yang rawan dijadikan sasaran pencurian. Selain itu kios jamu yang kerap dijadikan peredaran miras juga disasar.


"Sasaran utama patroli Kring Serse ini adalah antisipasi kejahatan dan peredaran miras. Dan sekaligus sosialisasi call center 110 untuk pelayanan Kepolisian jika dibutuhkan," ungkap AKP Andi Kurniady ES.


Dikatakan Kasatreskim, petugas juga mengingatkan jika menemukan peristiwa yang mencurigakan segera lapor ke polsek terdekat atau menghubungi call center 110.


"Sesuai perintah Kapolres Serang, remaja yang masih berkumpul dini hari, juga kita bubarkan untuk segera pulang dan mengingatkan untuk menjaga kamtibmas," tandasnya.(*/Red) 

Residivis Pengedar Sabu asal Cikande Kembali Ditangkap Satresnarkoba Polres Serang

Juli 12, 2024





SERANG,  - Diganjar hukuman 6 tahun penjara tidak membuat jera NA (37) berhenti menjadi pengedar sabu. Baru dua bulan bebas dari lapas di Banten, pengedar narkoba ini kembali melakukan jual beli sabu.


Namun baru sebulan melakukan bisnis haram, residivis warga Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang ini ditangkap personil Satresnarkoba Polres Serang dengan barang bukti 26 paket sabu seberat 8,95 gram.


Plt Kasatresnarkoba Kompol Ali Rahman CP menjelaskan tersangka NA ditangkap di rumahnya pada Kamis 11 Juli 2024 malam, setelah Tim Satresnarkoba yang dipimpin Iptu Rian Jaya Surana memperoleh informasi dari masyarakat.

"Tersangka diamankan di rumahnya sekitar pukul 22.30 WIB. Tersangka NA diketahui merupakan mantan warga binaan lapas di Provinsi Banten dalam kasus yang sama," ungkap Ali Rahman kepada media, Jumat 12 Juli 2024.


Ali Rahman menjelaskan terungkapnya kasus peredaran narkoba jenis sabu di wilayah Kecamatan Cikande ini, merupakan tindaklanjut dari informasi masyarakat yang diperoleh anggota Satresnarkoba Polres Serang.


"Berbekal informasi dari masyarakat, Tim Satresnarkoba kemudian melakukan pendalaman informasi dan berhasil mengamankan tersangka tanpa melakukan perlawanan," kata Kompol Ali Rahman CP yang juga menjabat Wakapolres Serang.


Dalam penggeledahan di rumah tersangka, petugas berhasil mengamankan bungkus rokok yang ditempel di bagian atas lemari pakaian. Setelah diperiksa, di dalam bungkus rokok terdapat 26 paket sabu.


"Jadi modus operandi menyembunyikan barang bukti yaitu dengan menyimpan sabu dalam bungkus rokok, kemudian bungkus rokok tersebut ditempel di bagian atap lemari pakaian," terang Ali Rahman.


Wakapolres mengatakan dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku baru 2 bulan bebas dari penjara dan 1 bulan melakukan bisnis sabu. Bisnis haram itu terpaksa dilakukan karena tersangka yang mengaku butuh uang untuk biaya hidup sehari-hari.


"Puluhan paket sabu itu didapat dari seorang bandar berinisial ES (DPO) yang ditemui di sekitar Jakarta Utara, namun dirinya tidak mengetahui secara pasti lokasi tempat tinggalnya karena transaksi dilakukan di jalanan," jelasnya.


"Tersangka NA, kita jerat dengan Pasal 114 ayat 2 Jo 112  ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun penjara," tandasnya.(*/Red) 

Satreskrim Polres Serang Tangkap Pelaku Penipuan

Juli 12, 2024



SERANG, - Satreskrim Polres Serang tangkap pelaku penipuan  tenaga kerja berinisial IM (28) warga Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang.


Wanita lajang ini ditangkap di rumah kontrakannya di Desa Tambak, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang setelah menipu 80 pencari kerja dan meraup uang Rp 300 juta. 


Pelaku menjanjikan para korban akan dipekerjakan di salah satu pabrik sepatu yang berada , Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang. 


Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko menjelaskan pengungkapan kasus penipuan dengan modus menjanjikan pekerjaan ini setelah pihaknya menerima pengaduan 2 pencari kerja berinisial LE (28) warga Lampung dan SK (26) warga Kabupaten Serang.


"Pelaku menjanjikan kedua korban bisa bekerja di pabrik sepatu  dengan iming-iming sejumlah uang," ungkap Kapolres didampingi Kasatreskim AKP Andi Kurniady ES, Jumat 12 Juli 2024.


Kapolres menjelaskan awalnya korban tertarik bekerja di salah satu pabrik sepatu yang ada dikabupaten serang,  karena ditawari oleh YW, ponakannya bahwa ada teman kerjanya yang bisa membantu mendapatkan pekerjaan. Keinginan korban ini selanjutnya disampaikan oleh ponakannya kepada tersangka.


"Kepada korban melalui YW, tersangka mengaku bisa membantu korban kerja di pabrik sepatu  asalkan mau memberikan uang sebesar Rp 16 juta sebagai administrasi masuk kerja," terang Kapolres.


Lantaran dirinya merasa pengangguran, korban akhirnya menyerahkan uang muka kepada tersangka melalui YW untuk diberikan kepada tersangka IM dan sisanya dibayar setelah mendapat pekerjaan. Bersamaan dengan penyerahan uang, korban juga memberikan 2 berkas lamaran .


'Namun setelah waktu seminggu yang dijanjikan terlewati, panggilan dari perusahaan tidak kunjung ada. Bahkan tersangka semakin sulit ditemui. Merasa dirinya telah menjadi korban penipuan, kasus itupun dilaporkan ke Mapolres Serang," kata Condro Sasongko.


Berbekal dari laporan tersebut, Tim Unit Harda yang dipimpin Ipda Supendi melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi termasuk korban. Petugas kemudian mendatangi rumah tersangka namun wanita lajang itu selalu tidak ada tempat kontrakannya.


"Beberapa kali petugas mendatangi kontrakannya namun tersangka selalu tidak ada di rumah. Tersangka IM baru bisa diamankan pada Sabtu 15 Juni kemarin dikontrakannya setelah mendapat informasi dari masyarakat," ujar Kapolres alumnus Akpol 2005.


Dalam kesempatan itu, Kasatreskim AKP Andi Kurniady menambahkan bahwa praktek penipuan dengan modus menjanjikan pekerjaan ini sudah dilakukan tersangka sejak tahun 2021. Selama 3 tahun itu, tersangka IM mengaku sudah menipu 80 pencari kerja dengan meraup uang Rp 300 juta.


"Uang hasil kejahatan ini, dipergunakan tersangka untuk membayar cicilan rentenir, membeli peralatan elektronik serta untuk kebutuhan sehari-hari," jelasnya.


Andi mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pencari kerja untuk berhati-hati jika ada tawaran bisa membantu mendapatkan pekerjaan, siapapun terlebih dari orang yang baru dikenalnya.


"Jangan mudah percaya dengan orang yang menjanjikan pekerjaan dengan iming-iming sejumlah uang. Jika mendapat tawaran pekerjaan lebih baik tanyakan status orang yang menawarkan pekerjaan itu kepada pihak perusahaan," tandasnya.(*/Red) 

Polda Banten Gelar Apel Pengamanan Gabungan Dalam Rangka Kunjungan Wakil Presiden RI di Tanara

Juli 11, 2024


Serang – Polda Banten gelar apel persiapan pengamanan kunjungan wakil Presiden RI KH. Ma’ruf Amin ke Pondok Pesantren An Nawawi Tanara Kabupaten Serang pada Kamis (11/07).


Wakil Presiden RI KH. Ma’ruf Amin direncanakan tiba di Ponpes pada Kamis (11/07) siang dalam rangka kunjungan kerja ke Ponpes An Nawawi Tanara Kabupaten Serang.


Turut hadir dalam kegatan apel tersebut Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko, Kasilat Korem 064/MY Kolonel Inf Mulyana, Kabag Ops Polres Serang AKP Uka Subakti serta diikuti personel Polres Serang dan TNI.


Apel diawali dengan pemeriksaan pasukan, Kasilat Korem 064/MY Kolonel Inf Mulyana menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini adalah kegiatan yang sering dilakukan, tetapi tidak boleh underestimate. “Kita tidak boleh mengabaikan perkembangan situasi dan kondisi di lapangan, kita tetap laksanakan sesuai dengan SOP dan protap yang berlaku,” ujar Nurkhan. “Saya harapkan kepada rekan-rekan untuk bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas pengamanan VVIP kunjungan kerja wakil Presiden RI KH. Ma’ruf Amin,” tambah Nurkhan.


Sementara itu Kabag Ops Polres Serang Akp Uka Subakti menambahkan bahwa kegiatan pengamanan VVIP kunjungan wakil Presiden RI terdiri dari beberapa titik pengamanan yang sudah dibagi berikut perwira pengendali. “Untuk kegiatan pengamanan ini Polri bersama dengan TNI dan instansi terkait melakukan pengamanan dan pengawalan VVIP kemudian jalur hingga lokasi kegiatan sudah dipersiapkan untuk keamanan wakil Presiden RI,” ujar Uka Subakti.


Dalam kesempatannya, Wakapolda Banten Brigjen Pol Hengki mengatakan bahwa dalam rangka penyambutan Wakil Presiden, ia telah mengerahkan personelnya untuk melakukan pengamanan kunjungan kerja orang nomor dua di Indonesia tersebut. “Ratusan personel telah kami kerahkan dalam pengamanan kunjungan kerja Bapak Wakil Presiden demi memberikan rasa aman, serta kegiatan ini bisa berlangsung dengan tertib dan lancar dan mampu mewujudkan situasi kamtibmas yang mantap dan terkendali,” kata Hengki.


Terakhir Hengki mengucapkan terimakasih kepada seluruh personel yang telah melaksanakan pengamanan Wakil Presiden dengan baik. “Alhamdulillah kunjungan Bapak Wakil Presiden sesuai dengan harapan kita bersama, lebih khusus saya ucapkan terimakasih kepada seluruh anggota kami dan juga anggota TNI yang telah optimal dalam mengamankan jalannya kegiatan,” tutup Hengki. (*/Red) 

Mitigasi Pencemaran Sungai Cikambuy,Kapolres Serang Akan Bangun 2 Sumur Bor dan Minta DLH Untuk Menindak Tegas Perusahaan

Juli 11, 2024

 


SERANG - Dalam rangka mitigasi pencemaran Sungai Cikambuy yang melintasi Kampung Kemuning, Desa Cijeruk, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, akibat dampak dari keberadaan industri di Kawasan Modern Cikande, Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko melakukan silaturahmi dengan tokoh agama Kemuning dan Karang Taruna Desa Cijeruk.


Acara yang dikemas dalam program Ngariung Iman Ngariung Aman ini dilaksanakan di ruang rapat Mapolres Serang, Rabu 10 Juli 2024. Turut hadir Wakapolres Kompol Ali Rahman CP, Kasatreskim AKP Andi Kurniady ES dan Kasatintelkam AKP Tatang.


Kapolres mengungkapkan dirinya memaklumi jika masyarakat Kampung Kemuning resah lantaran pencemaran Sungai Cikambuy yang diduga dampak dari keberadaan perusahaan industri di Kawasan Modern. 


"Terkait dengan limbah yang ditimbulkan dari perusahaan maupun sampah yang mengalir pada aliran sungai Cikambuy tentunya ini menjadi permasalahan yang berdampak ke masyarakat," kata Kapolres.


Kapolres mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan 2 solusi dalam mengatasi permasalahan-permasalahan, yaitu instansi terkait yaitu Dinas Lingkungan Hidup agar menindak tegas terhadap perusahaan yang melakukan pelanggaran.


"Dan solusi kedua yaitu, kami akan membantu melaksanakan pertemuan dengan pengelola Kawasan Modern Cikande untuk menyikapi permasalahan," tandasnya.


Dalam kesempatan itu, Kapolres juga mengutarakan niat untuk membantu masyarakat dalam pengadaan air bersih untuk masyarakat Kampung Kemuning dengan melakukan pengeboran dua titik sumur bor.


"Sambil menunggu permasalahan selesai, kami akan memberikan bantuan berupa 2 sumur bor air bersih untuk masyarakat Kemuning. Insha Allah dalam 2 minggu sumur bor ini sudah bisa dinikmati masyarakat," kata Kapolres.


"Harapan saya kepada masyarakat agar Komunikasikan apabila terdapat permasalahan dan jangan sampai ada yang menunggangi," tegasnya.


Salah seorang tokoh masyarakat, ustadz Rebo menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Kapolres Serang yang telah meluangkan waktunya untuk bertemu dengan masyarakat Kemuning terkait sungai yang tercemar.


"Saya mewakili masyarakat Kampung Kemuning meminta agar dari Kapolres ikut membantu kami agar apa yang menjadi keluhan masyarakat dapat tersampaikan ke pihak pengelola Industri Modern Cikande," kata ustadz Rebo.


Menurut Ustadz Rebo, masyarakat Kampung Kemuning sangat merasakan dampak yang luar biasa terkait adanya pencemaran Sungai Cikambuy yang diduga dampak keberadaan perusahaan di Industri Modern Cikande. Tidak saja aliran sungai tapi juga pencemaran udara serta menimbulkan kebisingan.


"Sungai Cikambuy ini merupakan satu-satunya sungai yang bisa digunakan masyarakat, namun saat sudah tidak layak digunakan lantaran limbah industri. Aliran Sungai Cikambuy sekarang hitam dan menimbulkan bau yang menyengat," ujar Ustadz Rebo.


Terkait bantuan sumur bor yang diwacanakan Kapolres Serang, Ustadz Rebo menyampaikan terimakasih.


 "Saya atas nama pribadi maupun masyarakat mengucapkan terimakasih pada Bapak Kapolres yang berencana memberikan bantuan sumur bor, namun mohon maaf saya meminta agar bantuan tersebut dialihkan saja untuk pembangunan Majlis Taqlim," pintanya.(*/Red) 

Operasi Pekat Hari ke 5, Polres Serang Sasar Tempat Hiburan Malam

Juli 10, 2024



SERANG,  - Setelah kios jamu dan warung kelontongan, giliran tempat hiburan malam (THM) disasar personil gabungan Polres Serang dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Maung yang digelar Selasa 9 Juli 2024 hingga Rabu dinihari.


Hasilnya puluhan botol minuman keras berbagai merk diamankan. Personil yang bertugas juga memberikan himbauan kepada pengunjung THM agar tidak mengkonsumsi miras dan menjaga kondusifitas kamtibmas.


"Operasi Pekat Maung ini melibatkan seluruh satuan fungsi. Tujuannya adalah menghentikan peredaran minuman keras serta wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat," ungkap Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko kepada Poskota, Rabu 10 Juli 2024.


Selain miras, Kapolres menjelaskan Operasi Pekat Maung menyasar daerah rawan kejahatan, lokasi nongkrong anak-anak remaja dan balapan liar, geng motor serta lokasi rawan premanisme, perjudian serta prostitusi.


"Seluruh lokasi rawan kriminalitas atau berpotensi menjadi sasaran aksi kejahatan dan geng motor menjadi sasaran pengawasan kami," tegas Kapolres alumnus Akpol 2005.


Dijelaskan Condro Sasongko, setiap mendapati remaja-remaja yang nongkrong, petugas patroli melakukan penggeledahan. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan tidak ada narkoba ataupun senjata tajam yang biasa digunakan sebagai alat tawuran.


"Petugas juga memeriksa dokumen kendaraan bermotor. Penggeledahan badan juga dilakukan untuk memastikan tidak ada yang membawa narkoba ataupun senjata tajam," jelas pria kelahiran Trenggalek, Jawa Timur.


Usai melakukan pemeriksaan, personil Satreskrim memberikan saran positif kepada para remaja dalam hal menjaga kamtibmas. Kemudian petugas memerintahkan semua remaja yang nongkrong dipaksa kembali ke rumahnya masing-masing.


"Setelah diberikan pembinaan, semua remaja yang nongkrong dibubarkan untuk membubarkan diri dan pulang ke rumahnya masing-masing dengan menjaga kamtibmas. Alhamdulillah tidak ditemukan hal-hal yang menonjol," tandas mantan Kasubdit Tipidter dan Tipidsus Ditreskrimsus Polda Banten.(*/Red) 

Program Ngariung Iman Ngariung Aman, Kapolres Serang Bersilaturahmi dan Bansos Bersama Masyarakat Perumahan Cikande Permai

Juli 10, 2024

 



SERANG - Setelah bersilaturahmi dan bhakti sosial dengan warga Desa Dukuh, Kecamatan Kragilan, Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko kembali melaksanakan safari program "Ngariung Iman Ngariung Aman", Senin 8 Juli 2024.


Kali ini Kapolres Condro Sasongko mengelar silaturahmi dan bhakti sosial dengan masyarakat Perumahan Cikande Permai. Acara silaturahmi berlangsung di rumah salah seorang tokoh agama setempat dengan dihadiri sekitar 50 warga.


Seperti kegiatan yang sama sebelumnya, program silaturahmi sambil ngobrol bareng ini juga dibarengi dengan pemberian bingkisan sembako serta uang sebagai bentuk tali asih.


“Inti dari program Ngariung Iman Ngariung Aman ini tiada lain untuk bersilaturahmi seluas-luasnya dengan masyarakat yang ada di wilayah hukum Polres Serang,” ujar Condro Sasongko.


Kapolres menjelaskan bahwa selain silaturahmi, kegiatan ini juga sebagai wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat. Dengan silaturahmi ini, kata Condro Sasongko, dirinya juga bisa mengetahui kondisi, permasalahan dan harapan masyarakat.


“Dengan adanya komunikasi seperti ini, diharapkan akan terjalin hubungan yang baik antara Polri dengan seluruh lapisan masyarakat,” ungkap Kapolres kelahiran Trenggalek, Jawa Timur ini.


Dalam kesempatan itu, AKBP Condro Sasongko menyampaikan pesan agar masyarakat terus menjaga kondusifitas kamtibmas. Kapolres juga memohon doa agar dirinya diberikan kesehatan serta kelancaran dalam melaksanakan tugas melindungi, melayani dan mengayomi masyarakat.


“Mudah-mudahan kita semua diberikan kesehatan dan panjang umur yang barokah. Saya mohon doa agar selalu diberikan kesehatan serta kelancaran dalam melaksanakan tugas sesuai harapan masyarakat,” ucap Alumnus Akpol 2005.


Sebelum mengakhiri acara silaturahmi, Kapolres AKBP Condro Sasongko selanjutnya memberikan bingkisan sembako serta uang sebagai bentuk tali asih.


“Besar harapan saya, mudah-mudahan bingkisan sembako ini dapat membantu kebutuhan di rumah,” ucap mantan Kasubdit Tipidter dan Tipidsus Ditreskrimsus Polda Banten.


Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Kompol Ali Rahman CP, Kapolsek Cikande Kompol Andri Surya Kurniawan, Kasatintelkam AKP Tatang dan Ustad Ujang Supriatna tokoh agama.


Sementara Ujang Supriatna selaku tokoh agama mengungkapkan ucapan terima kasih pada Kapolres serta jajarannya yang telah meluangkan waktunya bersilaturahmi dengan masyarakat Cikande Permai. 


Iapun mendoakan agar Kapolres Serang serta seluruh anggota polisi selalu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas.


"Mewakili masyarakat Perumahan Cikande Permai, saya menyampaikan ucapan terimakasih atas kedatangan serta pemberian bingkisan sembako. Mudah-mudahan apa yang telah dilakukan Kapolres ini mendapat balasan pahala dari Allah SWT diberikan Kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas,” ungkap Ujang Supriatna.(*/Red) 

Patroli Personel Satreskrim Polres Serang, Tekan Tindak Kejahatan dan Miras

Juli 10, 2024





SERANG,  - Dalam upaya memberantas peredaran minuman keras (miras), personil Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Serang menggelar patroli Kring Serse di wilayah hukum Polres Serang, Selasa (9/7/2024) malam hingga Rabu dini hari.


Seperti yang dilakukan sebelumnya, patroli personil Satreskrim juga menyasar titik-titik rawan sasaran kejahatan diantaranya komplek pertokoan. 


"Kegiatan Kring Serse tersebut bertujuan untuk mengantisipasi peredaran miras serta mencegah munculnya aksi kejahatan jalanan," ungkap Kasatreskrim AKP Andi Kurniady ES Rabu (10/7/2024).


Kasatreskrim mengatakan sasaran dari patroli adalah lokasi pertokoan yang rawan dijadikan sasaran pencurian. Selain itu kios jamu yang kerap dijadikan peredaran miras juga disasar.


"Sasaran utama patroli Kring Serse ini adalah antisipasi kejahatan dan peredaran miras. Dan sekaligus sosialisasi call center 110 untuk pelayanan Kepolisian jika dibutuhkan," ungkap AKP Andi Kurniady ES.


Dikatakan Kasatreskim, petugas juga mengingatkan jika menemukan peristiwa yang mencurigakan segera lapor ke polsek terdekat atau menghubungi call center 110.


"Sesuai perintah Kapolres anak-anak muda yang masih berkumpul dini hari, juga kita bubarkan untuk segera pulang dan mengingatkan untuk menjaga kamtibmas," tandasnya.(*/Red) 

Pengedar Narkoba Asyik Nyabu, MN Ditangkap Satresnarkoba Polres Serang

Juli 10, 2024



SERANG,  - Asyik nyedot sabu di dalam bangunan bekas toko kelontongan milik tetangga di Desa Ketos, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, MN (34) pengedar sabu digerebeg personil Satresnarkoba Polres Serang.


Dari tersangka warga Kelurahan Panjang Selatan, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung ini, petugas mengamankan barang bukti 39 paket sabu siap edar seberat 14,36 gram, timbangan digital serta plastik klip.


Plt Kasatresnarkoba Kompol Ali Rahman CP mengatakan tersangka MN ditangkap pada Sabtu (7/7) sore. Ali Rahman mengatakan tersangka MN merupakan pengedar narkoba di wilayah hukum yang masuk dalam target penangkapan Tim Satresnarkoba. 


"Tersangka MN merupakan residivis jebolan lapas di Lampung dan sudah menjadi target penangkapan Tim Satresnarkoba karena diketahui mengedarkan sabu di wilayah hukum Polres Serang," ungkap Ali Rahman kepada media, Rabu 10 Juli 2024.

Ali menjelaskan terungkapnya kasus peredaran narkoba jenis sabu di wilayah Kecamatan Kibin ini, merupakan tindaklanjut dari informasi masyarakat yang diperoleh anggota Satresnarkoba Polres Serang.


"Berbekal informasi dari masyarakat itu, dipimpin Iptu Rian Jaya Surana kemudian melakukan pendalaman informasi," kata Kompol Ali Rahman CP yang juga menjabat Wakapolres Serang.


Kapolres mengatakan sekitar pukul 15.00, tersangka yang menghisap sabu di dalam bangunan toko kelontongan langsung diamankan. Pada proses penangkapan, tersangka tidak melakukan perlawanan dan ditemukan 39 paket di atas lantai serta timbangan digital.  


"Sambil menghisap sabu, tersangka MN juga diduga baru saja selesai mempeking sabu dalam kemasan plastik kecil," tutur Ali Rahman.


Wakapolres mengatakan dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku baru 2 bulan melakukan bisnis sabu. Bisnis haram itu terpaksa dilakukan karena tersangka yang mengaku hanya buruh serabutan butuh uang untuk biaya hidup.


"Puluhan paket sabu itu didapat dari seorang bandar berinisial AU (DPO) yang mengaku warga Tanah Abang, namun dirinya tidak mengetahui secara pasti lokasi tempat tinggalnya karena transaksi dan pengambilan barang tidak secara langsung," terangnya.


"Tersangka kita jerat dengan Pasal 114 ayat 2 Jo 113  ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun penjara," tandasnya.(*/Red) 

H.Karso Kades Julang Ucapkan Terimakasih atas Dukungan Masyarakat dalam Pengukuhan Tambahan Masa Jabatan 2 Tahun

Juli 09, 2024
Bupati Serang saat Penyerahan SK Pengukuhan Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa Julang , H. Karso


SERANG, -- Sebanyak 278 Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Serang mendapatkan tambahan masa jabatan dua tahun yakni dari enam tahun menjadi delapan tahun.

Dalam acara pengukuhan yang berlangsung di Lapangan Tenis Indoor Pemkab Serang, pada, Selasa 9 Juli 2024, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah langsung memimpin Pengukuhan para Kades yang mendapatkan perpanjangan jabatan, dari semula masa bakti 2019-2025 menjadi 2019-2027.

H. Karso Salah satu kades yang mendapat tambahan masa jabatan sebagai Kepala Desa Julang, Kecamatan Cikande menyampaikan rasa terimakasih kepada Bupati dan DPMD yang telah mengukuhkan dan memberikan SK perpanjangan masa jabatan serta aliran dukungan masyarakat Desa Julang.

"Terimakasih kepada Bupati Serang dan DPMD Kabupaten Serang atas  pengukuhan perpanjangan masa jabatan kepala desa yang tadinya hanya enam tahun sekarang manjadi delapan tahun dan terimakasih juga atas dukungan masyarakat kepada saya, semoga hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus melakukan yang terbaik kepada masyarakat, baik dalam segala hal," ujar H.Karso usai mendapatkan SK. Selasa (9/7).

Sementara beberapa warga Desa Julang saat diminta tanggapan nya  turut menyampaikan ucapan selamat kepada Kepala Desa, "Selamat atas tambahan masa jabatan Pak Lurah, semoga amanah dan lebih maju nantinya dalam membangun Desa, Aamin," ucap salah satu warga.

Sebelumnya di sela acara, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Serang Haryadi mengatakan, perpanjangan masa jabatan dilakukan setelah keluarnya Undang-undang desa yang baru.

“Jumlah kepala desa yang dikukuhkan hari ini sebanyak 278 orang. Seharusnya 280 tapi dua orang sedang menjalani proses hukum,” ujar Haryadi.(Red)

Urdin, Kades Kampung Baru Terimakasih Atas Dukungan Masyarakat Pengukuhan Tambahan Masa Jabatan 2 Tahun: Semoga Amanah

Juli 09, 2024


SERANG, -- Sebanyak 278 Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Serang mendapatkan tambahan masa jabatan dua tahun yakni dari enam tahun menjadi delapan tahun.


Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah langsung memimpin Pengukuhan para Kades yang mendapatkan perpanjangan jabatan, dari semula masa bakti 2019-2025 menjadi 2019-2027 yang berlangsung di lapangan Tennis Indoor, Pemkab Serang, Selasa 9 Juli 2024.



Urdin, Salah satu kades yang mendapat tambahan masa jabatan sebagai Kades Kampung Baru, Kecamatan Pamarayan menyampaikan rasa terimakasih nya kepada Bupati dan DPMD yang telah mengukuhkan dan memberikan SK perpanjangan masa jabatan serta dukungan masyarakat Desa Kampung Baru.


"Terimakasih kepada Bupati Serang dan DPMD Kabupaten Serang atas  pengukuhan perpanjangan masa jabatan kepala desa yang tadinya hanya enam tahun sekarang manjadi delapan tahun dan terimakasih juga atas dukungan masyarakat kepada saya, semoga hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus melakukan yang terbaik masyarakat," ujar Urdin usai mendapatkan SK. Selasa (9/7).



Sementara beberapa warga Desa Kampung Baru turut menyampaikan ucapan selamat kepada Kepala Desa, "Selamat atas tambahan masa jabatan Pak Lurah, semoga amanah dan lebih maju nantinya, aamin," ucap salah satu warga.


Sebelumnya di sela acara, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Serang Haryadi mengatakan, perpanjangan masa jabatan dilakukan setelah keluarnya Undang-undang desa yang baru.

“Jumlah kepala desa yang dikukuhkan hari ini sebanyak 278 orang. Seharusnya 280 tapi dua orang sedang menjalani proses hukum,” ujar Haryadi.(Red)

Korupsi Dana Desa, Dua Mantan Kades di Kecamatan Kopo Dilimpahkan ke Kejari Serang oleh Tipikor Satreskrim Polres Serang

Juli 09, 2024






SERANG - Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi  (Tipikor) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Serang melimpahkan tersangka berikut barang bukti perkara dugaan korupsi dua mantan Kepala Desa di Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang ke penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang, Selasa (9/7/2024).


Pelimpahan tahap kedua dilakukan setelah berkas perkara dengan tersangka Suryadi dan Supriadi telah dinyatakan lengkap (P21) oleh penyidik JPU Kejari Serang.


"Berkasnya sudah dinyatakan lengkap oleh penyidik Kejari. Kami lakukan penyerahan tersangka berikut barang bukti dari penyidik Unit PPA ke penyidik Kejari Serang," ungkap Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko Kasatreskrim AKP Andi Kurniady ES.


Condro Sasongko menjelaskan dari hasil penyidikan, mantan Kades Kopo Suryadi diduga melakukan tindak pidana korupsi anggaran dana desa tahun 2019, yang menyebabkan kerugian keuangan negara Rp 229.378.447


"Pada tahun 2019 Desa Kopo menerima angaran dari pemerintah sebesar sebesar Rp. 1.354.834.000 dan 761.895.000, yang bersumber dari Dana Desa, yang diperuntukan untuk pembangunan jalan (rabat beton), dalam pelaksanaan pekerjaan fisik tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi," jelasnya.


Sementara itu, Kapolres menerangkan mantan Kades Cidahu Supriadi diduga melakukan tindak pidana korupsi mengurangi volume dua pekerjaan hotmix, yaitu 1 titik dengan anggaran sebesar Rp. 107.583.100, dan hotmix di 5 titik dengan anggaran sebesar

Rp. 652.270.900. 


"Tahun 2019 menerima total anggaran Desa sebesar Rp. Rp. 1.291.956.000,- yang bersumber dari APBN dan APBD, dari anggaran tersebut sebesar Rp. 759.859.000,- yang bersumber dari APBN digunakan untuk kegiatan pembangunan jalan desa," jelasnya.


Kapolres menambahkan dari kedua pekerjaan itu, Kepala Desa Cidahu melaksanakan pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan aturan dan RAB pekerjaan, salah satu perbuatan Kepala Desa adalah membeli limbah aspal (hotmix).


"Tersangka mengendalikan semua kegiatan dan pengelolaan keuangan desa yang tidak sesuai dengan aturan untuk mendapatkan keuntungan pribadi, dan hasil korupsi tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Untuk kerugian Keuangan Negara sebesar Rp. 390.129.179," tambah mantan Kasubdit Tipidter dan Tipidsus Ditreskrimsus Polda Banten.


Kapolres menegaskan kedua mantan Kades tersebut dijerat dengan Pasal 2 Ayat 1 Jo Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang - Undang RI No.20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang RI No.31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.(*/Red) 

PT Citra Buana Pasta di Kawasan Pancatama Terbakar, 2 Pekerja Jadi Korban

Juli 09, 2024

 

SERANG- Dua pekerja jadi korban kebakaran di PT Citra Buana Pasta (CBP) pada Selasa (9/7/2024). 


Menurut pekerja saat ditemui awak media Suhanda (25), kebakaran terjadi pada pukul 09.00 Wib, api membesar dari dalam area produksi dan mengakibatkan dua rekannya luka bakar. 


" Ya pak tadi kebakaran di tempat kerja saya, teman ada dua orang yang luka bakar, kebakaran tadi jam 9 an pak, " Ucap Suhanda. 


Sementara itu, Kabid Damkar Boyanto membenarkan terjadinya kebakaran di PT CBP. 


"Benar terjadi kebakaran di PT Cipta Buana Pasta , api baru dapat dipadamkan selama 3 jam," ujar Boy. 


Sebanyak 4 unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) diturunkan untuk memadamkan api. 


"Kami menurunkan 4 mobil damkar 2 dari Kabupaten Serang dan 2 mobil damkar lainnya dari perusahaan nikomas dan modern, " pungkasnya. 


Api belum diketahui dari mananya, kini kasusnya di tangani pihak kepolisian dari Polres Serang.(Red) 

Penyidik PPA Satreskrim Polres Serang Limpahkan Tersangka dan BB Kasus Cabul Ke Kejari Serang

Juli 09, 2024


SERANG - Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Serang melimpahkan tersangka berikut barang bukti perkara dugaan perbuatan cabul terhadap anak dibawah umur ke penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang, Selasa (9/7/2024).


Pelimpahan tahap kedua dilakukan setelah berkas perkara dengan tersangka DA  telah dinyatakan lengkap (P21) oleh penyidik JPU Kejari Serang.


"Berkasnya sudah dinyatakan lengkap oleh penyidik Kejari. Kami lakukan penyerahan tersangka berikut barang bukti dari penyidik Unit PPA ke penyidik Kejari Serang," ungkap Kasatreskrim AKP Andi Kurniady ES.


Kasatreskrim menjelaskan tersangka DA  dijerat Pasal 82 Ayat (1) UU RI No.17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI No. 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.(*/Red) 

Satresnarkoba Polres Serang Tangkap Pengedar Narkoba Jenis Sabu

Juli 09, 2024

SERANG,  -  Pengedar sabu berinisial AM alias Butong (29) dicokok personil Satresnarkoba Polres Serang di pinggir jalan Desa Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Minggu 7 Juli 2024 malam.


Dari tersangka pengedar sabu ini, polisi mengamankan barang bukti 3 paket sabu dalam kantong celana dan 53 paket sabu lainnya yang disembunyikan dalam rumah. Selain 56 paket sabu, petugas juga mengamankan 1 unit timbangan digital serta handphone yang digunakan sebagai sarana bisnis sabu.


Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko mengatakan tersangka AM alias Butong merupakan pengedar narkoba di wilayah hukum yang masuk dalam target penangkapan Tim Satresnarkoba. 


"Tersangka AM diamankan di pinggir jalan desa tidak jauh dari rumahnya saat menunggu konsumen sekitar pukul 21.00. Dalam penggeledahan, petugas mengamankan 3 paket sabu dari dalam kantong celananya," terang Kapolres kepada media, Selasa 9 Juli 2024.


Kapolres menjelaskan terungkapnya kasus peredaran narkoba jenis sabu di wilayah Kecamatan Pamarayan ini, merupakan tindaklanjut dari informasi masyarakat yang diperoleh anggota Satresnarkoba Polres Serang.


"Berbekal informasi dari masyarakat itu, dipimpin Iptu Rian Jaya Surana kemudian melakukan pendalaman informasi," kata Kapolres alumnus Akpol 2005 didampingi Plt Kasatresnarkoba Kompol Ali Rahman CP.


Kapolres mengatakan sekitar pukul 21.00, tersangka yang nongkrong di pinggir jalan langsung diamankan. Pada proses penangkapan, tersangka tidak melakukan perlawanan dan ditemukan 3 paket sabu dari dalam saku celana.  


"Dari pengembangan, petugas kembali menemukan 53 paket sabu lainnya dalam tas yang digantung di tembok ruang tamu serta 1 timbangan digital. Tersangka AM selanjutnya digelandang ke Mapolres Serang untuk menjalani pemeriksaan," tutur Condro Sasongko.


Sementara Kompol Ali Rahman menambahkan dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku baru 2 bulan melakukan bisnis sabu. Bisnis haram itu terpaksa dilakukan karena tersangka yang mengaku hanya buruh serabutan butuh uang untuk biaya hidup.


"Puluhan paket sabu itu didapat dari seorang bandar berinisial FU (DPO) di daerah Kebon Jeruk, namun dirinya tidak mengetahui secara pasti lokasi tempat tinggalnya karena transaksi dilakukan di jalanan," terangnya.


"Tersangka kita jerat dengan Pasal 114 ayat 2 Jo 113  ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun penjara," tandasnya.(*/Red) 

Penyidik Harda Satreskrim Polres Serang Melimpahkan Tersangka dan BB Perkara 480 KHUP ke Kejari Serang

Juli 09, 2024




SERANG - Penyidik Unit Harta Benda (Harda) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Serang melimpahkan tersangka berikut barang bukti perkara dugaan pertolongan jahat atau tadah ke penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang, Selasa (9/7/2024).


Pelimpahan tahap kedua dilakukan setelah berkas perkara dengan tersangka Muid alias Pedet telah dinyatakan lengkap (P21) oleh penyidik JPU Kejari Serang.


"Berkasnya sudah dinyatakan lengkap oleh penyidik Kejari. Kami lakukan penyerahan tersangka berikut barang bukti dari penyidik Unit Harda ke penyidik Kejari Serang," ungkap Kasatreskrim AKP Andi Kurniady ES.


Kasatreskrim menjelaskan tersangka Muid alias Pedet dijerat Pasal 480 KUHP tentang tindak pidana pertolongan jahat atau tadah.(*/Red) 

Satreskrim Polres Serang Unit Pidum Patroli. Kring Serse Tekan Tindak Kejahatan dan Peredaran Miras

Juli 09, 2024


SERANG, - Dalam upaya mengantisipasi terjadinya aksi kejahatan serta peredaran minuman keras (miras), personil Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Serang menggelar patroli Kring Serse di wilayah hukum Polres Serang , Senin (8/7/2024) malam hingga Selasa dini hari.


Seperti yang dilakukan sebelumnya, patroli personil Satreskrim tersebut menyasar titik-titik rawan sasaran kejahatan diantaranya komplek pertokoan. Selain itu, kios jamu yang dicurigai sebagai tempat peredaran miras juga disasar.


"Kegiatan Kring Serse tersebut bertujuan untuk mencegah aksi kejahatan jalanan serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di wilayah hukum Polres Serang," ungkap Kasatreskrim AKP Andi Kurniady ES Selasa (9/7/2024).


Kasatreskrim mengatakan sasaran dari patroli adalah lokasi pertokoan yang rawan dijadikan sasaran pencurian. Selain itu kios jamu yang kerap dijadikan peredaran miras juga disasar.


"Sasaran utama patroli Kring Serse ini adalah antisipasi kejahatan dan peredaran miras. Dan sekaligus sosialisasi call center 110 untuk pelayanan Kepolisian jika dibutuhkan," ungkap AKP Andi Kurniady ES.


Dikatakan Kasatreskim, petugas juga mengingatkan jika menemukan peristiwa yang mencurigakan segera lapor ke polsek terdekat atau menghubungi call center 110.


"Sesuai perintah Kapolres anak-anak muda yang masih berkumpul dini hari, juga kita bubarkan untuk segera pulang dan mengingatkan untuk menjaga kamtibmas," tandasnya.(*/Red) 

Operasi Pekat, Unit Reskrim Polsek Pamarayan Razia Miras di Kp Warung Kole Desa Pamarayan

Juli 09, 2024


SERANG, -- Kepolisian sektor Pamarayan melakukan giat operasi penyakit masyarakat (Pekat) di daerah wilayah hukum Polsek Pamarayan, tepatnya di Kp Warung Kole Desa Pamarayan, Kecamatan Pamarayan, Serang. Senin (8/7/24) pada pukul 22.30 wib.


Kegiatan operasi yang dipimpin langsung Kanit Reskrim Ipda Guntur Wahyudi SH beserta anggotanya langsung menyasar sejumlah warung yang diduga menjual minuman keras (Miras).

Dari hasil operasi, polisi berhasil menyita puluhan botol miras dan melakukan pendataan pedagang.


Dalam kesempatan tersebut, Kanit Reskrim Ipda Guntur Wahyudi SH, menghimbau kepada masyarakat agar selalu menjaga Kamtibmas dan kondusifitas warga, dan kepada pedagang tidak menjual miras.


"Dari hasil operasi tadi malam, Saya bersama anggota menyasar Warung-warung yang terindikasi menjual minuman keras, didapati ada salah satu pedagang menjual miras dan kami sudah lakukan pendataan dan menyita puluhan botol miras," ujar Ipda Guntur kepada wartawan. Selasa (9/7).


"Kepada masyarakat Pamarayan, Saya menghimbau agar tetap menjaga kondusifitas masyarakat dan memelihara kamtibmas," tegas Kanit.

Unit Tipidkor Satreskrim Polres Serang Bantu Pengamanan Rekapitulasi Penghitungan Suara Tingkat Kabupaten

Juli 08, 2024

 


SERANG - Personil Unit Tindak Pidana Korupsi (TipidkorSatuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Serang diterjunkan membantu pengamanan rekapitulasi penghitungan perolehan suara tingkat Kabupaten paska putusan Mahkamah Konstitusi (MK).


Kegiatan rekapitulasi yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Serang ini dilakukan di sebuah hotel di Kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang, Senin 8 Juli 2024.


"Pengamanan kegiatan rekapitulasi oleh personil Satreskrim ini untuk membantu kelancaran kegiatan rekapitulasi penghitungan suara," tutur Kasatreskim AKP Andi Kurniady ES kepada media


Menurut Kasatreskim, dalam pengamanan ini Polres Serang menerjunkan puluhan personil dari berbagai satuan fungsi, termasuk di dalamnya personil Tipidkor. Pengamanan dilakukan dengan cara terbuka dan tertutup.


"Pengamanan dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi penyelenggara ataupun yang hadir," jelas Andi Kurniady.(*/Red) 

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *