Aktivis Desak Pemerintah Bersuara Ambulans Kelurahan Balaraja Diduga Digunakan Untuk Kegiatan Demonstrasi
Kabupaten Tangerang, || Sejumlah aktivis menyoroti dugaan penggunaan ambulans kelurahan Balaraja yang beroperasi di Kampung Tegal Murni RT 003/RW 003, Kelurahan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten, dalam kegiatan demonstrasi yang berlangsung di depan PT PEMI (Jum'at 10/07/2026).
Menurut informasi yang beredar di masyarakat, ambulans yang semestinya diprioritaskan untuk pelayanan kesehatan warga, diduga terlihat berada di lokasi aksi demonstrasi. Peristiwa tersebut memunculkan berbagai pertanyaan dari aktivis dan masyarakat mengenai tujuan penggunaan kendaraan tersebut serta apakah penggunaannya telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku?
Warga berharap pihak Pemerintah Kelurahan Balaraja dan Pihak Kecamatan Balaraja maupun instansi terkait dapat memberikan penjelasan secara terbuka ikhwal mobil ambulans yang digunakan saat demontrasi digelar,n agar tidak menimbulkan kesalahpahaman dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan ambulans desa.
Masyarakat dan aktivis juga meminta apabila ditemukan adanya pelanggaran terhadap aturan penggunaan fasilitas desa, maka penanganannya dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sebaliknya, apabila penggunaan ambulans tersebut memang memiliki alasan atau penugasan resmi, diharapkan hal tersebut dapat disampaikan kepada publik secara transparan.
Informasi mobil yang terparkir depan gerbang PT PEMI ini disampaikan sebagai bentuk perhatian masyarakat serta aktivis terhadap pentingnya akuntabilitas penggunaan aset publik serta untuk mendorong klarifikasi dari pihak-pihak yang berwenang.
Saat dikonfirmasi pada orang nomor satu di Kelurahan Balaraja , Widodo memberikan jawaban dengan singkat.
"Benar mobil tersebut adalah untuk operasional warga yang diberikan oleh pengelola limbah untuk warga Tegal Murni RT 03/03, untuk keperluan warga atau antar orang sakit. Untuk lebih jelasnya silahkan tanya RT Asmin terkait penggunaan mobil tersebut, karena itu bukan operasional desa melainkan pemberian dari pengelola limbah untuk warga Tegal Murni yang dimodif menjadi Ambulans " jelasnya.
Hingga berita ini tayang, awak Media belum menemui RT Asmin guna menggali keterangan lebih lanjut terkait aksi demontrasi yang berlangsung depan PT PEMI yang menggunakan Ambulans.(TW/Red)

Posting Komentar