Tiap Hari Keliling SPBU, Solar Subsidi Diduga Dikuras Ribuan Liter! Warga Serang Timur Geram, Minta Polisi Usut Tuntas
![]() |
| Mobil yang diduga pengangsu solar subsidi di SPBU SPBU Serang Timur |
SERANG — Praktik penjarahan BBM subsidi terjadi terang-terangan di Serang Timur! Truk-truk yang dimodifikasi tangki kapasitasnya — dijuluki "Gerandong" — berkeliling tiap hari menguras stok solar subsidi dari SPBU ke SPBU, lalu dijual kembali dengan harga lebih tinggi.
Pantauan awak media membuktikan, kendaraan-kendaraan ini beroperasi secara terbuka. Seperti terlihat di pertigaan Cikande Ambon, Kecamatan Cikande, Rabu malam hingga Kamis dini hari (15–16 September 2026) sekitar pukul 02.00 WIB: sebuah truk modifikasi terparkir di pinggir jalan usai mengisi bahan bakar dalam jumlah sangat besar.
Sopir truk yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengakui kegiatan ini dilakukan rutin.
"Hampir tiap hari ke SPBU-SPBU di Serang Timur. Kalau muatan sudah penuh, baru kembali."
Saat ditanya siapa pemilik usaha ini, sopir itu menyebut dua nama: Andre dan Simons.
"Usaha ini milik Bos Andre dan Bos Simons. Langsung hubungi mereka saja," ucapnya lugas tanpa ragu.
Kerugiannya nyata di depan mata: tangki yang dimodifikasi sanggup menampung ribuan liter sekali jalan. Akibatnya, stok solar subsidi di SPBU cepat habis. Sopir truk kecil, nelayan, dan warga biasa kesulitan mendapatkan bahan bakar yang seharusnya menjadi hak mereka.
Hingga berita ini diturunkan, pemilik SPBU, pihak kepolisian, maupun yang disebut sebagai pemilik usaha belum memberikan tanggapan.
Masyarakat dan pengemudi angkutan bergejolak. Mereka meminta Polda Banten lewat Ditreskrimsus dan Polres Serang segera bertindak tegas, mengusut tuntas, dan menghentikan praktik ini sekarang juga.
Redaksi masih terus berupaya mengonfirmasi yang disebut bernama Andre, Simons, serta pihak Pertamina Patra Niaga Regional Banten Pertamina dan APH, (Red)

Posting Komentar