Proyek Jalan Provinsi Cikande-Kopo Disorot, Wiremesh 8 Mm dan Mutu Beton Dipertanyakan
![]() |
| Rangkaian besi wiremesh berukuran 8mm |
SERANG — Proyek pemeliharaan Jalan Raya Cikande-Kopo, Desa Cikande, Kabupaten Serang, Banten, menjadi sorotan. Penggunaan wiremesh 8 milimeter, kondisi besi yang tampak berkarat, hingga minimnya rambu dan penerangan di lokasi pekerjaan dipertanyakan.
Pantauan media pada Jumat (18/9/2026) malam, sebelum pengecoran dilakukan, terlihat besi berukuran sekitar 8 milimeter terpasang dua lapis serta dowel pada sambungan jalan. Kondisi wiremesh juga tampak mengalami karat.
Penilik Jalan, Muliadi, membantah adanya pengurangan spesifikasi. Menurutnya, wiremesh 8 milimeter telah sesuai petunjuk teknis Dinas PUPR Provinsi Banten.
“Wiremesh ukuran 8 mm itu sudah sesuai petunjuk teknis dari kantor. Kekuatan jalan beton terjamin karena memakai FS 45. Kalau berkarat, karena terkena hujan,” ujar Muliadi.
Namun, untuk memastikan kualitas pekerjaan, kesesuaian material dan mutu beton tetap perlu dibuktikan melalui dokumen teknis serta hasil pengujian pekerjaan.
Selain material, papan informasi pekerjaan juga tidak terlihat di lokasi. Muliadi menyebut pekerjaan tersebut merupakan pemeliharaan jalan dan persoalan papan informasi dapat ditanyakan kepada pihak dinas.
![]() |
| Kondisi pengerjaan jalan minum rambu dan penerangan |
Kondisi tersebut menjadi perhatian dari sisi keterbukaan informasi publik. UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik mengatur hak masyarakat memperoleh informasi publik serta kewajiban badan publik menyediakan informasi tertentu terkait kegiatan dan penggunaan anggaran.
Keselamatan pengguna jalan juga dipertanyakan. Minimnya rambu dan penerangan disebut sempat menyebabkan kendaraan bermuatan berat menabrak beton pembatas jembatan hingga mengalami kerusakan.
“Ini ketabrak mobil truk waktu mau ada pengecoran jalan ini,” kata warga sekitar.
Hingga berita ini ditayangkan, media masih berupaya mendapatkan penjelasan Kepala UPTD PUPR Provinsi Banten terkait spesifikasi wiremesh, mutu beton , dokumen pekerjaan, serta standar pengamanan selama proyek berlangsung.
Media ini membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak terkait sesuai prinsip keberimbangan dan UU Pers.(Red)



Posting Komentar