Eli Jaro Ketua MAPPAK Banten mengapresiasi langkah Disparpora Kota Serang Pecat RD
![]() |
| Adhin Al Bantani Waketum TBI |
Serang, -- Kembali menjadi sorotan setelah adanya pemberitaan viral yang melibatkan anggota Satgas Disparpora Kota Serang berinisial Rd yang diduga arogan hingga penganiaya terhadap pedagang kios di Stadion Maulana Yusuf, Sabtu 14 Februari 2026.
Pemberitaan tersebut kemudian mengundang tanggapan dari kubu Padepokan Terumbu Banten Indonesia, yang mengungkapkan keinginan bersama agar Rendy tidak lagi mengurusi urusan terkait Satgas atau menjalankan tugasnya di Stadion Maulana Yusuf.
Keinginan ini bukanlah keputusan sepihak, melainkan hasil musyawarah yang matang dalam Rapat Ke-2 yang diadakan di Kantor Disparpora Kota Serang bersama Terumbu Banten Indonesia.
Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pihak penting, mulai dari Ketua Umum beserta jajarannya, para penasehat, hingga perwakilan dari DPP dan DPW. Jumlah peserta yang hadir mencapai kurang lebih 50 orang, yang terdiri dari pengurus dari berbagai tingkatan mulai dari tingkat pusat, kecamatan, hingga desa.
Semua yang hadir dalam rapat dengan satu tujuan utama yaitu membahas dan menyikapi berbagai hal yang berpotensi memicu kerusuhan atau ketidaknyamanan di Kota Serang.
Dalam rapat tersebut, telah disepakati secara bulat oleh seluruh pengurus Terumbu Banten Indonesia bahwa fenomena premanisme di Kota Serang harus dihilangkan secara tuntas, baik di wilayah kota secara umum maupun khususnya di Stadion Maulana Yusuf.
Oknum yang telah disebutkan sebagai pelaku tindakan yang tidak diinginkan harus dihentikan dari seluruh kegiatannya dan bahkan dipecat dari organisasi atau posisi yang diembannya. Istilah yang digunakan dalam kesepakatan tersebut adalah "dipecat", yang menunjukkan tingkat keparahan dari masalah yang dihadapi dan komitmen kuat untuk melakukan perubahan.
Rapat tersebut berlangsung hingga sekitar pukul 17.00 WIB, dengan seluruh peserta sepakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas Kota Serang. Salah satu fokus utama adalah Stadion Maulana Yusuf, yang sebelumnya pernah menjadi lokasi konflik antara pedagang dan pengurus. Dengan kesepakatan ini, diharapkan kedepannya stadion tersebut dapat menjadi tempat yang damai dan tentram, bahkan diharapkan dapat berkembang menjadi destinasi wisata kuliner yang menarik bagi masyarakat Kota Serang dan pengunjung luar kota.
Komitmen dari pengurus Terumbu Banten Indonesia tidak hanya sebatas kata-kata, melainkan merupakan wujud kepedulian mereka terhadap keamanan dan kenyamanan seluruh warga Kota Serang. Mereka berharap bahwa dengan menghilangkan elemen premanisme dan menciptakan suasana yang kondusif, Kota Serang dapat berkembang lebih baik dan menjadi tempat yang nyaman untuk tinggal, bekerja, dan beraktivitas.
Ditambahkan ada perguruan kasti TTKKDH, MACAN GULING, TERUMBU BANTEN INDONESIA, ada salah satu Dari BANDRONG, TTKKBI Adalah kita keluarga besar untuk memajukan khusus kota serang provinsi Banten.
Zeka Bachdi selaku Kadis Disparpora Kota Serang mengatakan, keputusan ini adalah sikap kedisiplinan agar membuat kenyamanan bersama untuk membangun Kota Serang yang berwibawa.
" Semoga kejadian ini jadi pembelajaran buat kita semua di disparpora, agar bersikap santun dan berwibawa, selesai persoalan dengan kepala dingin," ucapnya.
Ditempat yang sama Adhin Al-Bantani Wakil Ketua Umum DPP Terumbu Banten Indonesia menyampaikan, bahwa tidak ada tindak kekerasan atupun premanisme dalam hal apapun di Banten, terkhususnya untuk kota serang.
Masih Waketum DPP Terumbu Banten Indonesia, dan untuk oknum pegawai Rd telah bersikap arogan dengan semena-mena terhadap pedagang di stadion MY hingga melakukan dugaan penganiayaan wajib dikeluarkan dari disparpora kota serang, karena dikawatirkan akan meruncing permasalahan sikap premanisme, tegasnya.
Masih Adhin Al-Bantani, ini adalah pernyataan bersama hasil rapat di kantor disparpora kota serang yang telah disetujui untuk kemajuan dan kedamaian hingga ketentraman bersama, ucapnya.
Eli Jaro Ketua MAPPAK Banten mengapresiasi langkah Disparpora Kota Serang dengan keputusan memberhentikan Rd alias dipecat.
Karena dampak dari kelakuan oknum tersebut membuat nilai negatif di Stadion Maulana Yusuf bahkan Viral di Mensos. Harapan saya, semoga kedepannya stadion MY jadi lebih dinamis dan ramah baik kepada pengunjung atau para pedagang kuliner yang berada disana.
Langkah langkah yang cepat dilakukan oleh pengurus disparpora kota serang dan perguruan yang hadir adalah rasa kepedulian untuk kota serang, ucapnya.
Lanjut Eli Jaro, Semoga untuk kedepannya tidak ada lagi kejadian seperti ini, yang dapat merusak kepercayaan publik kepada pengurus stadion MY, tutupnya.(*/Red)

Posting Komentar