Kepergok Curi Motor di Siang Bolong, Pria di Jayanti Nyaris Dihakimi Massa
Kabupaten Tangerang – Seorang pria yang diduga hendak mencuri sepeda motor milik warga di Kampung Keramat RT 12/03, Desa Sumur Bandung, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, nyaris menjadi sasaran amuk massa, Rabu (11/02/2026) sekitar pukul 11.15 WIB.
Aksi nekat tersebut dilakukan di siang hari, menjelang waktu Dzuhur. Pelaku yang datang seorang diri dipergoki warga saat diduga hendak membawa kabur sepeda motor milik Hj Amroh yang terparkir di halaman rumah.
Kecurigaan warga langsung memuncak ketika gerak-gerik pelaku terlihat mencurigakan. Tak butuh waktu lama, teriakan warga mengundang kerumunan massa hingga pelaku berhasil diamankan di lokasi kejadian.
Saat diinterogasi warga, pria tersebut mengaku hendak bekerja di sebuah pabrik sepatu di wilayah Serang bersama temannya. Namun, jawaban itu tidak serta merta meredam emosi warga yang belakangan ini resah akibat maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor di wilayah tersebut.
Warga Kampung Keramat mengaku geram karena dalam beberapa bulan terakhir aksi pencurian sepeda motor kerap terjadi dan meresahkan masyarakat.
Beruntung, anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Cisoka yang sedang melintas segera turun tangan dan mengamankan pelaku dari kepungan massa. Pelaku kemudian digelandang ke Mapolsek Cisoka untuk proses hukum lebih lanjut.
Kepala Dusun Kampung Keramat, Jenal yang akrab disapa Caung, mengimbau masyarakat agar tetap waspada namun tidak bertindak main hakim sendiri.
“Kita harus selalu waspada dalam menaruh kendaraan, jangan sampai lengah. Kampung kita sedang tidak aman, apalagi menjelang bulan puasa biasanya tindak kejahatan meningkat. Tapi saya titip pesan, jangan main hakim sendiri. Negara kita negara hukum, serahkan sepenuhnya kepada pihak Kepolisian,” tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polsek Cisoka belum memberikan keterangan resmi terkait identitas maupun status hukum pelaku. Awak media berencana mendatangi Mapolsek Cisoka untuk memperoleh informasi lanjutan terkait penanganan kasus tersebut.(Tas/Red)

Posting Komentar