Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Kapolres Serang Cek Kesehatan dan Berniat Adopsi Bayi yang Di buang Orangtuanya di Desa Cigelam Ciruas

By On Februari 06, 2024




Serang - Kapolres Serang AKBP Candra Sasongko melakukan pengecekan dengan adanya penemuan bayi di desa Cigelam Kecamatan Ciruas Kabupaten serang, Senin (05/02/2024) di Puskesmas  Kecamatan Ciruas Kabupaten  Serang.


Dalam kegiatan tersebut Kapolres Serang bersama Wakapolres Serang Kapolsek Ciruas, Kasat Reskrim serta Kanit Regident dan Kanit Reskrim.


Kapolres Serang AKBP Candra Sasongko mengatakan penemuan bayi berjenis kelamin laki laki tersebut berawal adanya warga bernama Andi yang sedang mencari belut disawah dan mendengar ada tangisan bayi dipinggir jalan,dan setelah ditemukan bayi tersebut Andi langsung menghubungi ketua RW dan bidan desa melaporkan adanya penemuan bayi dan selanjutnya bayi tersebut dievakuasi dan dibawa kerumah bidan desa Cigelam untuk diberikan perawatan dan setelah itu dibawa ke Puskesmas Ciruas.


Bayi malang tersebut ditemukan dalam kondisi menangis dengan tali pusar yang masih menempel. Kata kapolres


Lanjut Kapolres  bahwa penemuan bayi di desa Cigelam kecamatan Ciruas Kabupaten Serang saat ini masih dalam proses penyelidikan pihak Polres Serang. Sampai saat ini masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi disekitar tempat kejadian perkara dan dimungkinkan ada yang mengetahui dari kejadian tersebut.


Dan kita sudah memerintahkan Babinkamtibmas untuk memberikan himbauan kepada masarakat agar bisa membantu memberikan informasi apabila mendengar atau mengetahui seorang wanita hamil yang kemudian tiba-tiba perutnya sudah mengecil tanpa diketahui kapan dan dimana melakukan persalinan dan apabila ditemukan pelaku kejahatannya akan diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku,’tegas Kapolres


Dengan adanya penemuan bayi itu ,Kapolres Serang AKBP Candra Sasongko juga  berkeinginan untuk mengadopsi bayi tersebut.


Apabila jadi untuk mengadopsi, maka saya  harus sesuai dengan prosedur untuk diajukan ke lembaga yang berwenang yaitu Dinas Sosial melalui mekanisme yang ada. Jelasnya. (Red) 

 Galian Pipa PDAM di Rajeg Diduga Sebabkan Kerusakan Jalan, PT PDAM Cabang Rajeg dan Pusat Tangerang masih Bungkam

By On Februari 06, 2024



Tangerang - Pekerjaan galian Pipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Jalan Raya Rajeg Mauk, Desa Rajeg, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang yang dilaksanakan tahun 2023/2024 lalu sudah selesai.


Namun pekerjaan penanaman pipa tesebut menyebabkan kerusakan jalan. Ruas jalan yang sebelumnya cor mulus saat ini terlihat rusak dugaan adukan asal jadi pelaksana proyek PDAM harus bertanggung jawab.


Jalan yang sebelumya digali untuk ditanam pipa oleh pihak rekanan dilakukan penimbunan kembali, namun bukannya di cor seperti semula melainkan cor yang gunakan kemungkinan adukan kurang semen Sayangnya  jalan yang baru di cor sudah rusak lagi disejumlah titik Amblas longsor menutupi got aliran air tersumbat apalagi sekarang lagi musim hujan yang di khawatir kan dampaknya banjir ujarnya.


Ketua FRB Saniman sebagai warga Rajeg mengatakan jika penggalian pipa tersebut dilakukan pada Agustus 2023. "Pemasangan pipa dengan menggali badan jalan dan sempat membuat warga terhambat dalam menggunakan akses jalan terkendala dengan kemacetan kemungkinan bagi karyawan pekerja pabrik dan swasta terganggu waktu nya kemungkinan telat absensi nya sangat merugikan warga masyarakat khususnya disekitar wilayah pengerjaan," ujar saniman, Selasa (06/2/2024).


Setelah proyek pemasangan pipa PDAM selesai dilakukan, bekas galian tersebut langsung ditutup dan diratakan kembali dengan menggunakan adukan semen. "Kemarin memang langsung diperbaiki jalan yang sudah digali itu, selesai pemasangan pipa jalan langsung ditimbun adukan semen," ungkapnya.


Masih kata ketua Uje Namun, penambalan jalan yang dilakukan Tidak sesuai yang diharapkan baru beberapa hari kemudian ambles longsor ke got aliran air yang ke hulu sungai, akibat pemasangan pipa saat ini sudah mulai retak bahkan ada yang berlubang, ambles longsor tentu hal ini menjadi hal yang harus mendapatkan perhatian khusus dinas terkait instansi pemerintah kecamatan rajeg dan badan dinas PUPR untuk melaporkan kegiatan tersebut.


"Awalnya memang pemasangan pipa PDAM ini tidak menimbulkan dampak, namun saat ini jalan yang ditimbun itu sudah mulai rusak bahkan ada yang berlubang dan ini bisa membahayakan pengendara," kata Uje 


Sementara itu, Anggota Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Tangerang Dedy mengatakan jika hal itu tetap tanggung jawab pihak PDAM. "Itu masih tanggung jawab PDAM, kalau kami hanya sebagai mitra," ujarnya.


Selain itu, Uje  mengatakan seharusnya jalan yang digunakan untuk aliran pipa PDAM tersebut harus dikembalikan seperti semula. "Kalau jalan coran yang sebelumnya bagus, ya harusnya diganti bagus juga. Emang ada itu dalam kewajiban mereka,"


Ketua lembaga bantuan hukum pengawal masyarakat Banten Indonesia LBH PMBI perwakilan kecamatan Rajeg kabupaten Tangerang angkat bicara saat di temui Awak di kantor nya "Peringatan bagi pelaksana proyek Kalau pemberitahuan melalui media diabaikan peringatan dari kami pihak sosial control maka hukum lah yang bicara pasalnya perusakan pasilitas umum terkena pasal dalam UU nomor 22 tahun 2009 Pasal 28 ayat 2 dijelaskan bahwa setiap orang yang melakukan perbuatan dan mengakibatkan gangguan pada fungsi perlengkapan jalan, akan dipidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp50.000.000 (lima puluh juta rupiah) tandasnya Uje.


(ML/TIM)

Kapolres Serang Jenguk Anggota Yang Sakit Dan Berikan Motivasi

By On Februari 05, 2024



Serang - Sebagai bentuk dukungan moril dan berikan motivasi, Kapolres Serang AKBP Candra Sasongko, S.H., S.I.K., M.H., M.Si., menjenguk salah satu personel yang tengah sakit.


Kapolres Serang yang didampingi Wakapolres Serang dan Kasat Reskrim Polres Serang, menjenguk Bripka Anis Fuad, salah satu Personel yang berdinas di Satuan Intelkam Polres Serang, yang tengah rawat inap di Rs Hermina Ciruas, Senin (05/02/2024).


“Hari ini, kita menjenguk salah satu anggota di keluarga besar Polres Serang yang tengah dirawat inap karena sakit, yakni Bripka Anis Fuad,” kata Kapolres Serang.


AKBP Candra Sasongko menambahkan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polri kepada anggotanya yang tengah sakit sebagai bentuk dorongan motivasi.


Kapolres juga memberikan motivasi kepada Bripka Anis Fuad agar bisa menjalani perawatan dengan baik. Dukungan moral dan motivasi yang diberikan diharapkan mampu mendorong kesembuhan anggotanya tersebut.


“Mari kita doakan bersama, semoga Bripka Anis Fuad segera cepat diberikan kesembuhan seperti sediakala dan selalu sabar,” lanjutnya


Kapolres juga menuturkan, guna mengoptimalkan proses pemulihan kesehatan, pihaknya juga menginstruksikan kepada Sidokkes Polres Serang untuk terus memantau setiap perkembangan dan kondisi hingga yang bersangkutan benar-benar sembuh seperti sedia kala.


“Kita bantu semaksimal mungkin agar yang bersangkutan bisa segera sembuh,” tutup Kapolres Serang.(*/Red) 

 4 Orang Nelayan Tewas Tersambar Petir Saat Berlayar di Perairan Pulo Panjang Kabupaten Serang

By On Februari 05, 2024




Serang - Personel Ditpolairud Polda Banten evakuasi laka laut perahu nelayan KM Anugera tersambar petir yang menyebabkan 4 orang Meninggal Dunia (MD) yang terjadi di perairan sekitar Pulo Panjang Kabupaten Serang pada Senin (05/02) pukul 07.00 Wib. 


Direktur Polisi Air dan Udara (Dirpolairud) Kombes Pol Yunus Hadith Pranoto mengatakan bahwa benar personel Ditpolairud Polda Banten evakuasi laka laut. "Personel Ditpolairud Polda Banten evakuasi laka laut perahu nelayan KM Anugera tersambar petir yang menyebabkan 4 orang (MD) yang terjadi di perairan sekitar Pulo Panjang," kata Yunus. 


Yunus menjelaskan kronologis kejadian. "Pada Senin (05/02) sekira pukul 03 .00 Wib perahu nelayan payang KM Anugera berangkat mencari ikan menuju perairan sekitar utara Pulau Panjang dengan membawa 7 orang ABK sekira Pukul 07.00 Wib tiba-tiba tersambar Petir," ujar Yunus. 


Yunus juga menyampaikan akibat kejadian tersebut mengakibatkan 4 orang (MD). "Akibat kejadian tersebut 4 orang ABK KM Anugera (MD) di TKP yaitu HM (40), JM (50), SA (50) dan SE (60) semua korban merupakan warga Bojonegara," ucap Yunus. 


Terakhir, Yunus mengimbau para nelayan agar terus memperhatikan keselamatan dalam berlayar. “Saya mengimbau kepada para nelayan agar selalu berhati-hati dan menjaga keselamatan dalam berlayar mengingat saat ini sedang musim penghujan disertai petir,” tutup Yunus. (*/Red) 

Kapolsek Kragilan Kontrol Gudang Logistik Pemilu Di Sekretariat PPK Kragilan

By On Februari 05, 2024



SERANG - Kapolsek Kragilan bersama Muspika Kec. Kragilan laksanakan pengecekan dan kontrol alat peraga Pemilu 2024 yang telah di datangkan di Gudang Logistik PPK Kecamatan Kragilan Kabupaten Serang Provinsi Banten. Senin (04/02/24).


Kapolsek turun kelapangan dalam rangka kontrol situasi sekaligus pengecekan kesiapan alat peraga Pemilihan Umum (Pemilu) baik Pemilihan Legislatif (Pileg) maupun Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2024 yang saat ini dikirim dari Gudang Logistik KPU Kabupaten Serang.


Kapolsek Kragilan Kompol Firman Hamid, M.H. mengatakan, ini dilakukan untuk pengecekan alat peraga yang baru didatangkan, mengingat pelaksanaan puncak Pemilu tinggal beberapa hari kedepan.


“Kami melaksanakan patroli sekaligus kontrol ke Gudang Logistik di PPK Kragilan Kabupaten Serang, untuk kontrol system keamanan dan pengecekan alat peraga” kata Kapolsek.


"Hasil wawancara dengan petugas gudang dan pengecekan, system keamanan memadai, dan alat-alat dalam keadaan lengkap", tandasnya.


Di tempat terpisah, Kapolres Serang AKBP Candra Sasongko, SH, S.I.K, M.H, M.Si mengatakan, Polres Serang dan jajaran menerjunkan personel untuk mengamankan dan mengawal Logistik KPU, hingga terlaksananya Pemilu 2024 sampai selesai.


"Kami menerjunkan personel Polres dan Polsek jajaran untuk mengamankan dan mengawal Logistik KPU hingga terlaksananya Pemilu 2024 sampai tahap akhir", tutur Kapolres.


Lebih lanjut, Kapolsek menuturkan, bahwa Gudang Logistik di Sekretariat PPK Kragilan memadai, "Gudang di PPK memadai, tidak ditemukan atap yang bocor dan dinding yang rusak".


"Di Gudang tersebut kami tempatkan personel jaga, dari Polsek Kragilan", pungkas Kapolsek.


Terakhir, Kapolsek mengajak semua komponen masyarakat Kecamatan Kragilan, agar bersama-sama memelihara situasi Kamtibmas yang kondusif, dan menciptakan Pemilu 2024 aman dan damai.(*/Red) 

Wujud Kepedulian Polri, Kapolsek Duren Sawit Kunjungi Anak Anak penyandang Disabilitas

By On Februari 05, 2024




Jakarta - Sebagai bentuk Kepedulian Polri, Kapolsek Duren Sawit AKP Sutikno mengunjungi anak anak disabilitas Binaan Rumah Yayasan Sabilitas Elsafan (Penyandang Disabilitas) Pondok Bambu Duren Sawit pada Jum'at, 02/02/2024 lalu.


Kegiatan Jum'at Peduli atau Jum'at Curhat ini merupakan Kebijakan Kapolda Metro Jaya yang dikemas sebagai Program Mantap Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly untuk berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan, Ucap Akp Sutikno dalam keterangannya, Senin (05/02/2024). 


Dalam kunjungannya, AKP Sutikno bersama anggota Polsek Duren Sawit memberikan bantuan Tali Asih dan pembagian makanan serta menghibur dengan benyanyi bersama anak-anak disabilitas tersebut.


Selain itu, ia juga berinteraksi dengan para penyandang disabilitas yang tinggal di sana, mendengarkan cerita dan keluhan mereka, serta memberikan semangat dan motivasi. Kegiatan ini diisi dengan penuh kekeluargaan, seperti bernyanyi bersama dengan penuh kegembiraan.


Lanjut Sutikno, bahwa kegiatan Jum'at Peduli ini sebagai wujud perhatian dan kepedulian sosial Polri kepada masyarakat. Ia juga berharap bahwa bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan meringankan beban para penyandang disabilitas. 


"Kami ingin menunjukkan bahwa Polisi tidak hanya bertugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga peduli dengan kondisi masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus. Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, dapat terjalin hubungan yang harmonis antara Polisi dan masyarakat," ujarya. 


Sementara itu, Ibu Merry Asisten Direktur Yayasan Elsafan, mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan bantuan yang diberikan oleh Polsek Duren Sawit. 


Ia mengatakan bahwa Rumah Yayasan Sabilitas Elsafan merupakan tempat tinggal bagi  penyandang disabilitas yang berasal dari berbagai daerah. Mereka memiliki berbagai macam keterbatasan fisik maupun mental, seperti  Tuna Netra anak- anak, Tuna Rungu / pendengaran, Cacat Mental dan lain-lain. 


"Para penyandang disabilitas ini membutuhkan perhatian dan dukungan dari semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat,  Kami sangat senang dan bersyukur atas kedatangan Bapak Kapolsek dan anggota Polsek Duren Sawit". tuturnya.(*/Red) 

AJI bersama LIPS Susun Riset Pemetaan Upah dan Kondisi Kerja Jurnalis Lepas

By On Februari 05, 2024

Jakarta, -- Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Indonesia bersama Lembaga Informasi Perburuhan Sedane (LIPS) telah selesai menyusun riset terkait pemetaan upah dan kondisi kerja jurnalis lepas di Indonesia. Hasil riset menunjukkan para jurnalis lepas tidak mampu memenuhi kebutuhan hidup. Bahkan upah yang diterima para jurnalis lepas hanya dapat menutup seperempat dari kebutuhan hidup layak. 

 

Sebanyak 52,6 persen responden jurnalis lepas berstatus hubungan kerja waktu tertentu atau kontrak. Dari jumlah tersebut, lebih dari 50 persennya tidak menyebut durasi kontrak, dan hanya 43 persen yang menerima salinan kontrak. Ini artinya, jurnalis lepas rentan karena tidak punya bukti jika perusahaan media bertindak sewenang-wenang.

 

Tidak hanya itu, sebagian dari mereka tidak menerima premi asuransi, tidak dapat uang makan, tidak memiliki tunjangan jabatan, tidak diberi tunjangan transport, tidak diperhitungkan uang lembur, dan tidak mendapat tunjangan masa kerja.


Riset lengkap dapat diunduh dan dibaca melalui tautan s.id/jurnalislepas atau kunjungi laman aji.or.id.(*/Red) 

Asek Minum Kopi, Pelaku Pengedar Pil Koplo Diciduk Satresnarkoba Polres Serang

By On Februari 05, 2024

 


SERANG,  - Sambil minum kopi menunggu konsumen di samping warung kelontong, MAS (20 tahun) pengedar pil koplo dicokok Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Serang.


Pengedar obat keras warga Taman Ciruas Permai, Desa Pelawad, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang ditangkap tidak jauh dari rumahnya, Kamis (1/2) dini hari.


Kapolres Serang AKBP Candra Sasongko mengatakan bahwa penangkapan pengedar pil koplo ini berawal dari informasi masyarakat setempat yang curiga tersangka mengedarkan narkoba. 


"Warga curiga jika tersangka MAS melakukan bisnis narkoba. Karena mencurigakan, warga kemudian memberikan informasi kepada anggota kami," ungkap Kapolres kepada media Senin (5/2/2024).


Dari informasi tersebut, kata alumnus Akpol 2005, tim Satresnarkoba yang dipimpin Ipda Wawan Setiawan bergerak ke lokasi untuk pendalaman informasi. 


Kamis sekitar pukul 00.30 WIB, tersangka yang sedang nongkrong menunggu konsumen di samping warung kelontongan milik warga Madura langsung diamankan.


"Dalam penggeledahan badan tidak ditemukan narkoba, namun saat penggeledahan di rumah kontrakan tersangka, ditemukan 605 butir obat keras jenis tramadol dan hexymer dari atas lemari pakaian," terang Kapolres didampingi Kasatresnarkoba AKP M Ikhsan.


Dalam pemeriksaan, tersangka MAS mengakui jika obat keras yang diamankan adalah miliknya. Barang haram tersebut diakui didapat dari AM (DPO ) di wilayah Jakarta Barat. 


"Ngakunya beli dari AM di sekitaran Grogol tapi tersangka tidak mengetahui tempat tinggalnya karena transaksi dilakukan di jalanan," tambah M Ikhsan.


Tersangka juga mengakui sekitar 4 bulan telah melakukan bisnis pil koplo. Remaja pengangguran ini terpaksa menjual pil koplo karena keuntungannya digunakan untuk jajan sehari-hari.


"Tersangka mengaku sekitar 4 bulan menjual obat keras. MAS terpaksa menjual pil koplo karena nganggur dan keuntungannya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari," kata Kasatresnarkoba.


Akibat dari perbuatannya itu, tersangka MAS dijerat Pasal 435  jo 436 Undang-Undang RI No 17 Th 2023 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara dan denda Rp 1,5 miliar.(*/Red) 

Edarkan Obat Terlarang, Polsek Jatiuwung Amankan Penjaga Toko Kosmetik

By On Februari 05, 2024

 



TANGERANG, - Polisi Polsek Jatiuwung, Polres Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya menyita sebanyak 380 butir obat terlarang jenis exsimer, 60 butir jenis tramadol dan uang tunai hasil penjualan Rp. 1.669.000.


Tangkap tangan praktik penjualan obat terlarang tanpa izin resmi dari instansi dinas kesehatan tersebut, Polisi mengamankan seorang pria mengaku sebagai penjaga toko berinisial S alias Marko (19).


Kapolsek Jatiuwung, Kompol Donni Bagus Wibisono mewakili Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan, pemeriksaan dilakukan oleh piket Reskrim setelah mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa terdapat toko kosmetik yang menjual obat terlarang jenis exsimer dan tramadol.


"Kita datangi lokasi toko ini berada di Jalan Empu Gandring Raya, Cibodas Baru, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang. Pada Minggu, (4/2) semalam," kata Doni. Senin (5/2/2024) pagi WIB.


Lanjut Kapolsek, Ratusan butir obat terlarang jenis exsimer dan tramadol siap edar didapat anggota dalam pemeriksaan tersebut. Lalu, pelaku beserta barang bukti langsung diamankan di Kantor Polsek Jatiuwung. Saat ini masih dalam pemeriksaan petugas.


Donni pun memastikan, Pihaknya akan merespon cepat informasi masyarakat, bila mengetahui adanya tindak kejahatan maupun gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Jatiuwung.


"Pelaku dijerat dengan Pasal 196 juncto Pasal 98 ayat 2 subsider Pasal 197 juncto Pasal 106 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun," pungkas Donni. (*/Red) 

 SPBU 34.166.20 Jasinga Bogor Diduga Jadi Ladang Bisnis Pelaku Penimbun BBM Pertalite

By On Februari 05, 2024

Bogor, -- Diduga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) jalan Letnan Sayuti, Jasinga, Bogor, Jawa Barat, jadi ladang bisnis oknum pelaku  penimbun Bahar Bakar Umum (BBM) jenis Pertalite dengan mengunakan kendaraan roda empat jenis APV silver. 

Ketika dikonfirmasi, Security SPBU bernama Aji, terkait hal tersebut mengatakan, "Mereka beli pertalite dengan kuota 120 liter, atau sebesar Rp. 1.200.000," ucapnya, Minggu 04 Februari 2024.

Kalau untuk motor thunder hanya 7 liter saja, ya tidak boleh balik lagi, apalagi yang bawa jerigen," Sambung Aji. 

Sementara Management SPBU atau Pengawas tidak satupun yang dapat ditemui di lokasi. 

Sedangkan inisial Y yang diduga sebagai pembeli BBM tidak dengan kapasitas wajar tersebut tidak berada ditempat jualannya yaitu lokasi lapak pertalite.(Rudi Darmawan) 

Pelaksanaan Proyek Galian Pipa PDAM Wilayah Rajeg Diduga Pengerjaan Tidak Sesuai

By On Februari 04, 2024




Tangerang - Pekerjaan galian Pipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Jalan Raya Rajeg Mauk, Desaa Rajeg, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang yang dilaksanakan tahun 2023/2024 lalu sudah selesai.


Namun pekerjaan penanaman pipa tesebut menyebabkan kerusakan jalan. Ruas jalan yang sebelumnya cor mulus saat ini terlihat rusak dugaan adukan asal jadi.


Jalan yang sebelumya digali untuk ditanam pipa oleh pihak rekanan dilakukan penimbunan kembali, namun bukannya di cor seperti semula melainkan cor yang gunakan kemungkinan adukan kurang semen Sayangnya jalan yang baru di cor sudah rusak lagi disejumlah titik.


Ketua FRB Saniman sebagai warga Rajeg mengatakan jika penggalian pipa tersebut dilakukan pada Agustus 2023. "Pemasangan pipa dengan menggali badan jalan dan sempat membuat warga terhambat dalam menggunakan akses jalan disekitar wilayah pengerjaan," ujar saniman, Senin (04/3).


Setelah proyek pemasangan pipa PDAM selesai dilakukan, bekas galian tersebut langsung ditutup dan diratakan kembali dengan menggunakan adukan semen. "Kemarin memang langsung diperbaiki jalan yang sudah digali itu, selesai pemasangan pipa jalan langsung ditimbun adukan semen," ungkapnya.


Namun, penambalan jalan yang dilakukan akibat pemasangan pipa saat ini sudah mulai retak bahkan ada yang berlubang, ambles longsor tentu hal ini menjadi hal yang harus mendapatkan perhatian khusus dinas terkait.


"Awalnya memang pemasangan pipa PDAM ini tidak menimbulkan dampak, namun saat ini jalan yang ditimbun itu sudah mulai rusak bahkan ada yang berlubang dan ini bisa membahayakan pengendara," kata saniman.


Sementara itu, Anggota Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Tangerang Dedy mengatakan jika hal itu tetap tanggung jawab pihak PDAM. "Itu masih tanggung jawab PDAM, kalau kami hanya sebagai mitra," ujarnya.


Selain itu, Saniman  mengatakan seharusnya jalan yang digunakan untuk aliran pipa PDAM tersebut harus dikembalikan seperti semula. "Kalau jalan coran yang sebelumnya bagus, ya harusnya diganti bagus juga. Emang ada itu dalam kewajiban mereka," katanya.


(Melisa) 

Kepekaan Seorang Ibu, Polwan Polres Metro Bekasi Kota Bantu Warga Dan Pasien

By On Februari 04, 2024

 


Jakarta, -- Polwan atau Polisi Wanita memiliki kepekaan sosial selayaknya seorang ibu. Ketika melihat sesuatu yang menyentuh hatinya, nalurinya sebagai seorang ibu akan tumbuh kuat.


Seperti yang terlihat di jajaran Polres Metro Bekasi Kota. Dalam beberapa kesempatan, Polwan berperan dengan jiwa sosialnya kepada masyarakat.


Tak ragu dan tak pandang bulu siapapun itu, Polwan Polres Metro Bekasi Kota hadir pada berbagai kesempatan di tengah tugas pokoknya sebagai anggota Polri.


Pada kesempatan lain, nampak Polwan tidak malu untuk menyuapi seorang pasien yang sakit membutuhkan bantuan, membantu menyeberangi jalan, memeluk erat seorang ibu yang nampak sedih. 


Di sisi lainnya, nampak juga seorang Polwan cantik yang dengan tulus sebagai seorang ibu menggendong balita warga seakan itu adalah anaknya sendiri.


Nalurinya sebagai seorang ibu tentu tidak diragukan lagi di tengah kesibukannya sebagai abdi masyarakat dengan seragam Polri kebanggaan.


Sumpah Tribrata dan Catur Prasetya melekat pada dirinya sebagai anggota Polri yang siap melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat. Namun, Polwan juga tidak melupakan kodratnya sebagai wanita.(

 Polda Metro Jaya Terjunkan 2.992 Personel Gabungan Amankan Debat Capres Terakhir Di JCC

By On Februari 04, 2024


Jakarta, -- Polda Metro Jaya dan Mabes Polri gelar apel pasukan pengamanan kegiatan debat Calon Presiden (debat Capres) Pemilu 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (4/2/2024). 


Apel pengamanan dipimpin langsung oleh Dirsamapta Mabes Polri  Brigjen Pol Dr. Rudi Antariksawan dan didampi oleh Karoops Polda Metro Jaya Kombes Pol Tory Kristianto serta Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo.


Dirsamapta Mabes Polri  Brigjen Pol Dr. Rudi Antariksawan memerintaahkan agar seluruh personel dalam pelaksanakaan pengamanan harus bersinergi dan mengatisipasi terhadap barang-barang yang mencurigakan dengan memperketat penggunaan x-ray.


Dikesempatan yang sama Karoops Polda Metro Jaya Kombes Pol Tory Kristianto meminta agar seluruh personel yang terlibat pengamanan harus selalu waspada dan laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab.


Kombes Pol Susatyo Purnomo mengatakan “Untuk jumlah personel gabungan yang dilibatkan dalam pengamanan debat Capres nanti malam berjumlah 2.992 personel,” ucapnya. 


Personel gabungan tersebut terdiri dari petugas yang berasal dari Mabes Polri, Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan instansi terkait.


Selanjutnya Susatyo menjelaskan bahwa seluruh petugas yang terlibat nantinya akan ditempatkan ke beberapa titik yang terbagi atas tiga Ring area. 


Adapun Ring 1 terletak di sekitar area debat, Ring 2 terletak sekitar lobi pintu masuk JCC dan Ring 3 terletak di sektor terluar, seperti pintu -pintu masuk le kawasan area GBK. 


"Kami sudah menempatkan personel di Ring 1, Ring 2 dan Ring 3. Pola pengamanan hari ini sudah kami persiapkan jauh-jauh hari sebelumnya, kami evaluasi pola pengamanan debat sebelumnya, sehingga pengamanan hari ini akan lebih baik,” tutur dia. 


Susatyo mengungkapkan bahwa belum ada rencana untuk dilakukan penutupan jalan atau pengalihan arus lalu lintas di sekitar lokasi debat


Ia menyebut, penutupan jalan dan pengalihan arus lalu lintas bakal diputuskan sesuai dengan kondisi di lapangan. 


"Untuk penutupan atau pengalihan arus lalu lintas, nanti melihat dinamika situasi di lapangan. Jika nanti menjelang kedatangan pasangan calon (Paslon) dan tim suksesnya terjadi kepadatan kendaraan, maka tentunya kami akan prioritaskan kendaraan Paslon," tutupnya.(*/Red) 

5000 Pendekar dan Sahabat Bang Ara Banten Siap Menangkan Prabowo-Gibran

By On Februari 04, 2024





SERANG - Ribuan massa yang terdiri dari Sahabat Bang Ara dan puluhan perguruan Silat di Kabupaten Serang, Banten menyatakan siap memenangkan pasangan Prabowo-Gibran dalam sekali putaran pilpres 2024.


Pernyataan bersama ini disampaikan dalam Pesta Rakyat Prabowo-Gibran yang dilaksanakan di Lapangan Desa Sukaraja, Serang pada hari Minggu, 4 Februari 2024.


"Antusiasme masyarakat yang hadir benar-benar di luar ekspektasi awal kami, mengingat kami menyelenggarakan acara ini di kawasan pedesaan", terang penyelenggara Pesta Rakyat Sahabat Bang Ara, Kartika Nur Rakhman.


Pesta Rakyat ini juga dimeriahkan dengan senam sehat gemoy, debus dan atraksi silat kolosal yang dilakukan oleh ribuan pendekar dari 58 perguruan silat di kawasan Serang, Banten.


"Ribuan pendekar dan relawan Sahabat Bang Ara yang terlibat dalam pesta rakyat ini berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada Prabowo-Gibran dalam pemilu kali ini", jelas Kartika Nur Rakhman.


Di samping itu, Kartika Nur Rakhman juga menambahkan bahwa Sahabat Bang Ara terus bergerak di seluruh Indonesia dari pelosok desa dan kota untuk mendukung kemenangan Prabowo Gibran dalam pemilu 2024.


"Membangun dari Desa yang bertujuan untuk pemerataan pembangunan dan pemberantasan kemiskinan adalah salah satu prioritas Asta Cita yang menjadi komitmen Prabowo Gibran", sambung Kartika Nur Rakhman,  "Untuk itulah komitmen mulia ini perlu kita perjuangkan dan menangkan bersama", lanjutnya.


Puluhan gerobak UMKM yang terdiri dari pedagang bakso, gorengan, lontong hingga es serut juga ikut terlibat dalam acara yang meriah ini.


Pesta Rakyat yang berlangsung selama empat jam ini merupakan salah satu dari puluhan titik deklarasi sahabat Bang Ara yang diinisiasi oleh Maruarar Sirait di seluruh Indonesia sejak bulan Januari lalu.(*/Red) 

 Muscab ke III, Bung Ato Terpilih Kembali Sebagai Ketua DPC PPMI Kabupaten Karawang

By On Februari 04, 2024


Karawang, - Musyawarah Cabang ke 3 DPC PPMI kabupaten karawang, bertempat di gedung rumah makan indo alam sari, jalan raya tarumanegara Interchange, purwadana, telukjambe timur, karawang, jawa barat terlihat beberapa petinggi serikat pekerja termasuk, presiden PPMI daeng Wahidin A.md juga turut serta petinggi serikat pekerja lainnya yang menghadiri acara musyawarah cabang yang dilaksanakan oleh DPC PPMI kabupaten karawang tersebut. (04/02/2024)


Amalia mewakili, seluruh jajaran anggota dan pengurus : PPA PPMI PT PWI 2, kabupaten serang provinsi banten Mengucapkan selamat atas terpilih kembali Bung ATO sebagai ketua DPC PPMI kabupaten karawang  periode 2024-2029.


"Semoga DPC PPMI kabupaten karawang lebih besar kembali lebih solid lebih militan dan lebih kompak serta istiqomah dalam menjalan amanahnya, juga lebih semangat dalam garis garis perjuangan buruh" ucapnya. (Red) 

Kefas Hervin : " Mari Kita Jadikan Pemilu yang Menyenangkan Tanpa Hoax dan Ujaran Kebencian"

By On Februari 04, 2024

 



Kota Bogor - Pemilu 2024 hanya tinggal hitungan hari,14 Pebruari 2024 Indonesia akan melaksanakan pesta demokrasi dan Rakyat Indonesia akan menggunakan Hak Pilihnya untuk memilih para wakil - wakilnya baik untuk tingkatan DPRD kota/Kabupaten,DPRD Propinsi dan DPR RI serta DPD RI, selain itu kita akan memilih Presiden dan wakil Presiden untuk Periode 2024 - 2029.


Dan mari kita gunakan Hak pilih kita sesuai dengan hati nurani, mari kita laksanakan Pemilu yang Menyenangkan dan  Stop Hoax serta Ujaran Kebencian,kata Kefas Hervin Devananda,S.Th ketika di wawancara media,di Bogor, Minggu,(4/2/2024).


Lebih lanjut menurut Pria yang di sapa Romo Kefas ini, mengingatkan pentingnya peran aktif setiap warga dalam menyuarakan kebenaran dan menjaga kebersamaan di tengah perbedaan.  Jadikanlah pesta demokrasi ini sebagai Pemilu yang menyejukan walaupun kita memiliki pilihan yang berbeda satu sama lain,"Pemilu merupakan pilar utama demokrasi, dan kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaganya. Saat ini, penyebaran informasi palsu dan ujaran kebencian dapat mengancam integritas proses demokrasi kita. Oleh karena itu, kehadiran kita di sini adalah langkah nyata dalam menjaga kebenaran dan persatuan" ujar Ketua Presedium Forum Masyarakat Kristen Bekasi (Formaksi)


"Dalam momentum ini, mari kita tingkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemilu yang berkualitas. Saya untuk itu mari kita  bersama-sama menjaga iklim politik yang sehat, di mana perbedaan pendapat dihargai, dan dialog menjadi jembatan persatuan. Pemilu Menyenangkan bukan hanya slogan, tetapi panggilan kita untuk menjadikan proses pemilihan sebagai momen kebersamaan dan kegembiraan." tandas Ketua PD Persatuan Wartawan Nasrani (Pewarna) Indonesia Propinsi Jawa Barat Non Aktive


Mari bersama-sama mewujudkan pemilu yang adil, damai, dan menyenangkan, "GOLPUT NO,IKUT PEMILU ITU BARU KEREN"pungkas Romo Kefas

(Red)

Edarkan Pil Koplo, Pelaku  HE dan YU Ditangkap Satresnarkoba Polres Serang

By On Februari 04, 2024

 


SERANG, - Alasan klasik untuk memenuhi kebutuhan hidup karena sulit mendapatkan pekerjaan, HE (22 tahun) dan YU (20 tahun) nekad berjualan pil koplo.


Namun baru sebulan melakukan bisnis barang haram kedua remaja warga Desa Pagintungan, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang ini ditangkap Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Serang di dua lokasi berbeda.


"Kedua tersangka merupakan satu jaringan dan ditangkap di 2 lokasi berbeda pada Rabu (31/1) malam. Dari kedua tersangka diamankan barang bukti 1.270 butir pil hexymer dan tramadol," ungkap Kapolres Serang AKBP Candra Sasongko kepada media, Minggu (4/2/2024).


Kapolres menjelaskan penangkapan pengedar pil koplo ini merupakan tindaklanjut dari informasi masyarakat akan ada transaksi narkoba di pinggir jalan d


i Desa dan Kecamatan Jawilan. 


Dari informasi tersebut, kata Kapolres, Tim Opsnal Satresnarkoba bergerak ke lokasi yang dicurigai sebagai tempat yang akan dijadikan lokasi transaksi. Sekitar pukul 22.30, tersangka HE yang sedang menunggu konsumen di pinggir jalan berhasil diamankan.


"Dalam penggeledahan, ditemukan 1.030 butir pil hexymer dan 204 butir obat jenis tramadol yang dibungkus kantong plastik hitam," terang Kapolres didampingi Kasatresnarkoba AKP M Ikhsan.


Dalam pemeriksaan, tersangka HE mengaku jika obat keras yang diamankan bukan miliknya, melainkan kepunyaan YU. Berbekal dari informasi itu, Tim Opsnal kemudian membawa HE untuk menunjukkan tempat persembunyian YU.


"Tersangka YU yang disebut sebagai pemilik narkoba berhasil ditangkap di rumahnya sekitar pukul 23.30 dan langsung diamankan ke mapolres untuk dilakukan pemeriksaan," jelasnya.


Sementara Kasatresnarkoba AKP M Ikhsan menambahkan dalam pemeriksaan, tersangka YU mengakui jika 2 jenis obat keras yang diamankan dari tersangka HE adalah miliknya.


"Tersangka YU mengakui 2 jenis obat keras tersebut dibeli seharga Rp900 ribu dari AR (DPO) yang mengaku warga Tangerang. Tersangka tidak mengetahui tempat tinggal AR karena transaksi dilakukan dijalanan," tambah M Ikhsan.


Tersangka YU juga mengakui baru 1 bulan melakukan bisnis jual beli pil koplo. Remaja yang mengaku sulit mendapat pekerjaan ini terpaksa menjual pil koplo karena keuntungannya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.


"Keduanya mengaku baru sebulan menjual obat keras dan terpaksa menjual karena nganggur dan keuntungannya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari," kata M Ikhsan.


Akibat dari perbuatannya itu, tersangka HE dan YU dijerat Pasal 435 Jo 436 Undang-Undang RI No 17 Th 2023 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda Rp1,5 miliar.


Kapolres kembali menegaskan pihaknya berkomitmen memberantas peredaran narkoba namun polisi tidak dapat bekerja sendiri. Oleh karenanya, Candra Sasongko mengimbau kepada masyarakat untuk membantu dan tidak takut melapor jika melihat aktivitas yang mencurigakan. 


"Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari narkoba. Sesuai perintah pimpinan, siapapun yang terlibat, walaupun hanya sebatas pengguna akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku," tegas alumnus Akpol 2005.(*/Red) 

Deklarasi Relawan Annisa Mahesa dan Pemenangan Prabowo Gibran Bersama Para Pendekar Banten

By On Februari 04, 2024

 




SERANG, -- Menghadapi Pemilu yang hanya tinggal menghitung hari, Annisa M.A Mahesa Calon Anggota DPR RI Dapil Banten 2 (Kabupaten Serang, Kota Serang, Kota Cilegon) dengan nomer urut 1 dari Partai Gerinda, menggelar Deklarasi Relawan Annisa Mahesa dan Pemenangan Prabowo Gibran, Sabtu ( 3/2/2024) malam. 


Acara deklarasi pemenangan Prabowo Gibran di Hadiri sejumlah Paguron, Padepokan, Ormas, Jaringan serta Srikandi, para Alim Ulama dan Tokoh masyarakat yang ada di Banten, bertempat di Gedung Graha Mahesa Sekretariat DPW Gerindra Provinsi Banten. 


Annisa mengawali sambutan nya dengan menyapa kepada seluruh relawan dengan sangat haru dan bahagia, melihat antusiasme para relawan yang sangat semangat di akui nya sebagai vitamin untuk ia terus maju dalam dunia politik demi memajukan Masyarakat Banten sebagai Dewan terpilih yang amanah. Annisa menghaturkan rasa terimakasih kepada seluruh relawan dari berbagai kalangan dan kepada Ibunda yang turut menemani dalam acara tersebut


Kemajuan seni budaya menjadi salah satu tujuan yang di gagas oleh Annisa, Maka dari itu ia menggandeg sejumlah Paguron Padepokan yang ada di Banten, "Saya mau kemajuan Seni Budaya di Banten semakin terdepan, Maka dari itu mari kita bangun bersama sama Budaya kita yang beraneka ragam dari berbagai Perguron di Banten ini", papar Annisa.


Sebagai Putri Sulung dari mendiang Desmon Junaidi Mahesa, Annisa Optimis dalam melangkah di dunia politik meskipun di usia nya yang masih sangat muda namun gagasan nya tak kalah dari usia nya. Diceritakan nya bahwa sosok mendiang ayahnya adalah seorang yang berasal dari rakyat kecil dan telah banyak memperjuangkan hak hak rakyat kecil,“Ayah saya tidak lupa dari mana ia berasal dan saya akan melanjutkan perjuangan Ayah saya dan menjalankan amanah Beliau," Tegas Annisa. 


Turut serta dalam acara tersebut Taufik Hidayat Caleg DPRD Provinsi Banten Dapil Banten 3 (Serang B) juga menyampaikan bentuk dukungan kepada Paslon nomor urut 02 Prabowo - Gibran dan mengajak seluruh relawan untuk turut serta berkomitmen memenangkan Prabowo-Gibran sekali putaran. 


Taufik Menjelaskan program Paslon 02 kepada seluruh relawan yang hadir, Salah satu nya adalah Program sederhana dalam bentuk makan siang dan susu gratis untuk anak sekolah juga pemberian vitamin dan susu bagi Ibu Hamil. Disampaikan oleh nya bahwa Program tersebut adalah program berkelanjutan yang bertujuan untuk membentuk Generasi Emas.


“Dengan pemberian makanan dan susu gratis tentu akan sangat membantu pemenuhan Gizi anak anak yang akan menjadi Generasi Emas, juga pemberian vitamin dan susu bagi ibu hamil akan sangat membantu pemenuhan Gizi pada tumbuh kembang bayi didalam kandungan sehingga akan melahirkan generasi yang sehat dan cerdas”, Tutur Taufik.


Ali Mulyadi z yang akrab di sapa Eli jaro ketua umum Relawan nong Annisa menyampaikan bentuk dukungan kepada Annisa M.A Mahesa Caleg DPR RI Banten Dapil Banten 2 dan Taufik Hidayat Caleg DPRD Provinsi Banten Dapil Banten 3, 


“Saya Dari ketua Relawan Nong Annisa bersama Paguron, Padepokan, Ormas perkumpulan Lembaga dan Srikandi, Mengajak keluarga dan masyarakat untuk memilih No.1 Annisa M.A Mahesa dari partai Gerindra 02 yang di dapil Banten 2 (kota Serang, kabupaten Serang dan Kota Cilegon) menjadi Dewan Perwakilan Republik Indonesia mewakili Banten dan juga Taufik Hidayat maju menjadi Dewan Provinsi Banten Insyaallah Mereka menjadi dewan yang Amanah”,Tutup Eli jaro Ketua Umum Relawan Nong Annisa.!(*/Red) 

 Berikan Rasa Aman, Polsek Kawasan BIM Lakukan Patroli

By On Februari 04, 2024



Batang Anai, -- Personel Polsek Kawasan Bandara Internasional Minangkabau menyisir area counter check in di Terminal Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kabupaten Padang Pariaman pada Minggu (4/2) pagi.


Pada kesempatan itu, seluruh area Terminal di Bandara Internasional yang berlokasi di Provinsi Sumbar tersebut terlihat tak luput dari perhatian dan pantauan petugas.


Kapolres Padang Pariaman AKBP Ahmad Faisol, S.Ik melalui Kasubsipenmas Aipda Redno mengatakan, kehadiran personel tersebut untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga khususnya pengguna jasa penerbangan.


Selain itu, kata Aipda Redno, patroli yang dilakukan salah satu wujud hadirnya anggota Polri di tengah-tengah masyarakat di Bandara BIM.


Menurut dia, pada kesempatan itu pihaknya mengimbau masyarakat bila melihat atau mengalami gangguan kamtibmas agar segera melapor ke kepolisian terdekat untuk segera ditindaklanjuti sesuai prosedur.


Polres Padang Pariaman mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjadikan Bandara kebanggaan Sumbar sebagai rumah bersama yang aman dan nyaman serta damai khususnya jelang pesta demokrasi.


"Mari bersama-sama kita ciptakan suasana kamtibmas yang damai serta sejuk khususnya jelang Pemilu 2024," pungkasnya.(Rio) 

Kabel Grounding BTS Dicuri Menjebol Kawat Berduri

By On Februari 04, 2024





Kab.Tangerang || Kabel Grounding adalah  jalur kabel instalasi listrik pada sebuah bangunan yang ditanam ke dalam tanah. Keberadaannya sangat penting karena bisa menurunkan kemungkinan adanya gangguan pada sistem kelistrikan terutama ketika ada sambaran petir.


Namun yang terjadi Kp Cilukun Desa Cisoka Kecamatan Cisoka Kabupaten Tangerang, kabel tersebut dibobol maling  Senin 29 Januari sekitar pukul 01 -04 dini hari.

(Minggu 04/02/2024).


Dalam melancarkan aksinya, maling tersebut memotong kawat berduri sebagai pengaman pagar BTS tersebut. Dan maling tersebut memutus kabel grounding yang aktif sebagai penghubung dari panel ke Busbar.

Busbar merupakan konduktor yang terbuat dari plat tembaga atau alumunium. Umumnya benda ini memiliki bentuk persegi panjang atau tabung dengan tingkat ketebalan berbeda-beda. Busbar sendiri berguna sebagai penghantar energi listrik sekaligus mengatur sistem masukkan dan keluaran dari panel listrik.


Dari penuturan salah satu pekerja yang hendak memasang perangkat, yang tidak menyebutkan namanya menuturkan " Ada dugaan pencurian ini dilakukan oleh orang yang sengaja iseng dan sabotase. Karena kalau mengacu pada nilai barang, hasil curian kabel grounding itu walau pun tembaga itu tidak akan dapat uang banyak, karena cuman sedikit yang diambilnya" Tuturnya.


Santo salah satu pekerja yang hendak memasang perangkat juga menambahkan " Memang pencurian itu telah mengambil kabel grounding, walau tidak seberapa nominalnya namun berdampak pada saluran pengamanan saluran listrik tersebut. Sejauh ini belum ada yang melaporkan terkait masalah ini ke pihak berwajib " Jelasnya.


(Taswan)

Anev, Satlantas Polres Padang Pariaman Catat Tiga Orang Meninggal Dunia Sebulan

By On Februari 04, 2024




Lubuk Alung -- Satlantas Polres Padang Pariaman melakukan anev akibat kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) selama Januari 2024. 


Kapolres Padang Pariaman AKBP ahmad Faisol Amir SIK MSi melalui Kasat Lantas Polres Padang Pariaman AKP Hendrianto STK SIK mengatakan, selama Januari 2024 terjadi 30 kecelakaan lalu5 lintas. 


Mengakibatkan tiga korban meninggal dunia dan 44 orang mengalami luka-luka," ungkap AKP Hendrianto STK SIK dalam keterangannya, dikutip Sabtu (3/2/2024). 


Kecelakaan tersebut dialami oleh berbagai jenis kendaraan dan didominasi oleh kendaraan roda dua. 


Menurut AKP Hendrianto, kecelakaan tidak hanya karena faktor kelalaian pengendara, namun juga akibat pelanggaran aturan lalu lintas. 


"Kecelakaan lalu lintas juga berawal dari pelanggaran kecil. Kami mengimbau kepada pengemudi agar melengkapi kelengkapan dalam berlalu lintas baik kelengkapan kendaraan bermotor berupa STNK maupun kelengkapan pribadi seperti SIM," kata AKP Hendrianto. 


Untuk meminimalisir pelanggaran aturan lalu lintas dan kendaraan, pihaknya kemudian melakukan operasi cinta kondisi atau razia. Hasilnya, sebanyak 80 kendaraan ditilang dan 52 kendaraan yang menggunakan knalpot brong terpaksa dikandangkan. 


"Kami menerima keluhan dari masyarakat yang resah dengan kendaraan knalpot brong. Maka kami akan terus melakukan penindakan terhadap kendaraan yang memakai knalpot brong ini," tegasnya. 


Disamping itu jumlah produksi SIM selama tahun 2022 sebanyak 11.704 kartu sedangkan tahun 2023 sebanyak 9.780 kartu, memang agak sedikit penurunan untuk pembuatan SIM tapi pihak kita akan terus mensosialisasikan kepada masyarakat penting nya melengkapi dokumen kendaraan seperti SIM, tutup AKP Hendrianto(*/Red) 

Oknum LSM di Tangerang Memback-Up Pembangunan Tower yang Diduga Belum Melengkapi Izin dari DTRB

By On Februari 03, 2024



Kab.Tangerang || Pendirian jaringan Base Transceiver Station (BTS) yang sedang berlangsung di Kp Cilimus Desa Bantar Panjang Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang menuai reaksi dan sorotan dikalangan kontrol sosial. Sabtu 03/02/2024).


Saat awak Media mendatangi lokasi kegiatan yang sudah hampir 70% kegiatan selesai nyatanya masih menyisakan PR.

Terkait kelengkapan izin administrasi dari pihak Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) Kabupaten Tangerang nyatanya tidak ada satupun yang bisa menunjukan no registrasi perizinan yang sedang diproses.


Penuturan dari salah satu warga sekaligus aktivis lingkungan atas nama JJ menyebutkan bahwa " Kegiatan ini sudah di back-up oleh salah satu oknum LSM (P****or) di satu pintu kan, dan atas nama Ry (Inisial-red) Satgas LSM P****or juga pernah bilang urusan kerjaan mah saya siap back-up dan itung-itung saya kerja disini" tuturnya.


Disampaikan pada Ry selaku Satgas LSM P****or terkait perkataan inisal JJ  mengenai back-up, Ry pun menampik tudingan tersebut dan angkat bicara " Saya hanya fokus pada bendera saya saja, tidak ada bahasa menghandle untuk semua lembaga maupun Media,  Itu tidak benar. 

Silahkan jika mau menyikapi hak masing-masing saja sesuai temuannya, karena hp saja beda pola dan kuncinya untuk membukanya. Jadi tidak benar jika saya berbicara sejauh itu, kami fokus pada bendera kami sendiri (LSM Kami) " Jelasnya.


Awak Media mencoba menghubungi Sekjen P****or atas berinisial HU  via pesan chat WhatsApp, beliau menjelaskan

" Tidak seperti itu apa yang dikatakan JJ itu memback-up tower, jika mau disikapi silahkan sesuai tupoksi masing-masing saja, saya tidak bisa menghalang-halangi kerja pers yang jelas-jelas sudah tertuang di dalam UU NO 40 TAHUN 1999 tentang Pers.

Jadi semua yang disampaikan JJ itu gak benar LSM P****or memback-up kegiatan tower ini, kami dari awal tetap fokus khusus bendera kami " terangnya.


Hingga berita ini terbit, belum ada satupun yang bisa menunjukan nomor registrasi pendaftaran perijinan yang sedang diproses di Kantor DTRB Kab.Tangerang.


(Taswan)

Kapolres Ajak Tokoh Kota Tangerang Jadi Cooling Sistem Pemilu 2024

By On Februari 03, 2024


TANGERANG, - Dua Pekan, jelang pemilihan umum (Pemilu) 2024. Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengajak para tokoh agama dan tokoh masyarakat di wilayahnya untuk jadi cooling sistem (penyejuk) di masyarakat.


Hal ini guna mewujudkan pemilu damai dan aman, tanpa hoax dan permusuhan meski berbeda pilihan politik.


Permintaan tersebut disampaikan Kapolres, saat memberikan sambutan usai melaksanakan salat Jum'at Keliling dan Jum'at Curhat di Masjid Baitussalam RS Dr Sitanala RT 002, Kelurahan Karangsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Banten. Jum'at (2/2/2024).


Menurutnya, dalam pesta demokrasi adalah hal yang biasa apabila terjadi perbedaan pendapat dan pilihan politik.


"Harus saling menghargai sehingga tidak terjadi perpecahan dan kita harus menjaga kamtibmas tetap dingin dan sejuk," ujar Zain.


Kata Dia, tokoh agama dilingkungan adalah panutan masyarakat. Apabila terjadi konflik tentu masyarakat itu sendiri yang rugi, karena pada prinsipnya manusia adalah makhluk sosial, saling menghargai satu sama lain.


"Apabila ada informasi di media sosial agar dicek dulu kebenarannya. Bijaklah ber-medsos. Jangan menyebarkan berita bohong atau hoax sebab bisa dipidana dengan Undang-Undang ITE," kata Zain.


Satu hal yang penting disampaikannya lagi, bahwa tempat ibadah dilarang digunakan sebagai sarana politik praktis. Di masjid-masjid DKM harus berani menolak apabila ada tim sukses maupun relawan calon peserta politik hendak berkampanye.


"Kami meminta kepada para tokoh agama. alim ulama dan tokoh masyarakat serta para jamaah yang hadir untuk dapat membantu Polisi menjaga situasi kamtibmas selalu kondusif," ujarnya.


Terkait, maraknya aksi tawuran dilakukan sejumlah remaja di wilayah adalah kenakalan sekelompok anak muda yang sudah menjurus tindak kriminal bahkan menghilangkan nyawa orang lain. 


Jadi katanya, Perlu adanya pengawasan ekstra dari orang tua maupun para tokoh di lingkungan.


"Kejadian tawuran sering terjadi, karena kurangnya pengawasan org tua, perlu ada pengawasan pergaulan dan penggunaan handphone anak-anak kita," tutur Kapolres.


"Perlu ada kegiatan positif guna mencegah anak remaja berbuat tawuran," tambahnya.


Diakhir sambutannya, Zain menyebutkan nomor command center dan call center Polres Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya  di 082211110110 dan 110, yang dapat dihubungi masyarakat guna merespon cepat laporan maupun, aduan dalam menjaga Kamtibmas di wilayah.

(ML)

 Polda Banten ikuti Forum Belajar Bersama Dengan Narasumber Prof. Rheinald Kasali

By On Februari 02, 2024


Serang - Polda Banten ikuti Forum Belajar bersama dengan narasumber Prof. Rheinald Kasali secara daring (Online) yang dipimpin oleh Kaposko Persisi Mabes Polri Kepala Divisi (Kadiv) Teknologi, Informasi dan Komunikasi elektronika (TIK) Polri Irjen. Pol. Slamet Uliandi dilaksanakan di Ruang Vicon Polda Banten pada Jumat (02/02). 


Turut hadir dalam kegiatan Kaposko Persisi Polda Banten Kabid TIK Kombes Pol Dedi Ardiyanto, Auditor Madya TK III Itwasda Polda Banten Kombes Pol Erri Agoeng Nograha serta diikuti Kapolresta dan Kapolres jajaran dan perwakilan personel dari masing masing Satuan Kerja (Satker) Polda Banten. 


Dalam kegiatan tersebut Prof. Rheinald Kasali memberikan materi tentang inovasi dan kepemimpinan di era Disruptif. "Pada kesempatan tersebut para peserta diberikan materi tentang inovasi dan kepemimpinan di era Disruptif yang meliputi Progress (kemajuan) paradok (paradikma) serta Syaiberconria," kata Rheinald. 


Rheinald menjelaskan tentang teori welcom to Bani. "Adapun teori welcom to bani meliputi Brittel (mudah pecah), anxious (kelemahan, cemas, ketetidakamanan atau Inscurity), non linier (semua bisa terhubung) dan Incomprehensibl (tidak bisa dimengerti atau ketidak lengkapan," jelas Rheinald. 


Rheinald mengatakan dilingkup kepemimpinan institusi pemerintah. "Hal penting yang perlu dilakukan adalah pentingnya membentuk paradigma baru dalam pengelolaan pemerintahan, yakni paradigma dalam mengelola pemerintahan. Birokrasi yang kaku dan terlalu formal terlalu menguntungkan pada regulasi yang top down, sudah waktunya kita ubah,” ucap Rheinald. 


Rheinald menilai sejak dulu birokrasi lebih dekat dengan kesan negatif. "Birokrasi lebih dekat dengan kesan negatif seperti lambat dalam pelayanan, tidak kreatif dan anti inovasi. Kini, paradigma tersebut sudah tidak relevan lagi, sehingga harus menerapkan cara berpikir dan bertindak yang lebih tepat, dan ia mencontohkan seperti yang sudah banyak dilakukan oleh sejumlah organisasi swasta," ujar Rheinald.efesie(*/Red) 


Diakhir, Rheinald bertindak cepat ini, hanya berpotensi dilakukan oleh badan ramping, yang dalam konteks pemerintahan ia istilahkan dengan postur birokrasi. “Postur birokrasi tidak boleh lagi gemuk, tambun dan lamban. Tetapi harus ramping, efesien dan gesit. Dalam istilah konsep kebijakan publik, muncul yang namanya ‘new public management‘,” tutup Rheinald. (2

Polri Jamin Netralitas dalam Pemilu, Ini yang Jadi Pedoman

By On Februari 02, 2024

 



Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berkomitmen penuh untuk menjaga netralitas dalam Pemilu 2024. Hal itu bisa dilihat dari pengamanan seluruh rangkaian tahapan pemilu.


"Dalam rangka memelihara kehidupan bernegara dan bermasyarakat serta profesionalisme, Polri berkomitmen untuk bersikap netral dan tidak melakukan kegiatan politik praktis dalam setiap kontestasi Pemilu 2024," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangan tertulis, Jumat (2/2/2024).


Trunoyudo membeberkan pelbagai hal yang telah dilakukan Polri mulai dari memberikan pengawalan melekat (walkat) Paslon Capres dan Cawapres, menjaga situasi Kamtibmas, pengamanan logistik berupa surat dan kotak suara hingga nanti saat pencoblosan di TPS.


"Hal tersebut dilaksanakan untuk memberi pengamanan dan memastikan pemilu berjalan aman, damai dan bermartabat," tandasnya.


Trunoyudo juga menjelaskan yang menjadi dasar netralitas Polri dalam pesta demokrasi yakni sebagai berikut;


- UU No.2 Tahun 2002 Tentang Polri Pasal 28 ayat (1) dan ayat (2) , Anggota Polri tidak menggunakan hak memilih dan dipilih. 


- UU No.2 Tahun 2002 tentang Polri Pasal 5 Ayat (1) bahwa Polri merupakan alat negara yang berperan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka terpeliharanya keamanan dalam negeri.


- PP No.2 Tahun 2003 Tentang Peraturan Disiplin Anggota Polri Pasal 5 Huruf B, Dalam Rangka memelihara kehidupan bernegara dan bermasyarakat, Anggota Poiri dilarang melakukan kegiatan Politik Prastis. 


- Peraturan Polri No.7 Tahun 2022 Pasal 4 Huruf H, Setiap Pejabat Polri dalam etika kenegaraan wajib bersifat netra dalam kehidupan politik 


- Surat Telegram No : STR/246/III/OPS.1.3/2022 tgl 22 Maret 2022 tentang Dalam rangka menjaga Profesionalisme dan Netralitas Polri dalam kehidupan berpolitik 


- Surat Telegram Netralitas Polri, Surat Telegram Kapolri No: ST/2407/X/HUK 7.1/2023 tanggal 20 Oktober 2023, tentang Pedoman Perilaku Netralitas Anggota Polri dalam Tahapan Pemilu 2024 


- Lembar Penerangan Kesatuan, Nomor: 4/I/HUM.3.4.5/2023/Pensat. Netralitas Polri Dalam Pemilu 2024. 


- Lembar Penerangan Kesatuan Nomor: 54/X/HUM 3.4.5/2023/Pensat, Arahan Bagi Personel Polri Jelang Pesta Demokrasi


- STR No ST/2505/X/HUK.7.1/2023 Tanggal 31 Oktober 2023 tentang mencegah/menghindari pelanggaran anggota Polri dan menjaga netralitas Polri dalam penyelenggaraan Pemilu 2024.


Jenderal bintang satu ini mengimbau kepada masyarakat Indonesia untuk mendukung Polri agar Pemilu 2024 terselenggara aman dan damai. Truno berujar bahwa persatuan dan kesatuan harus selalu dijunjung tinggi terutama selama proses pemilihan hingga nanti pencoblosan yang berlangsung pada dua pekan nanti.


 "Kita imbau masyarakat turut mensukseskan pemilu ini berjalan dengan aman dan damai. Masyarakat harus menghindari segala isu hoax, SARA, politik identitas yang dapat memecah-belah persatuan bangsa. Jaga persatuan dan kesatuan bangsa," imbuhnya.(*/Red) 

PT Federal Industri Indonesia Diduga Membuang Limbah Cairan Berbahaya Ke Lingkungan

By On Februari 02, 2024

 



Tangerang, -- Sebuah pabrik PT Federal Industri Indonesia yang berdomisili di Ranca Kebo, Desa Mekar Jaya, RT 12/04, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang dikeluhkan warga sekitar terkait limbah pabrik produksi alumunium poil yang dijadikan bahan baku untuk di jadikan herbel


Saat beberapa awak media mendatangi Perusahaan tersebut dan di temui oleh seseorang yang mengaku bernama Alek. 

Kepada awak media Alek menjelaskan bahwa posisi nya di perusahaan tersebut hanya sebagai marketing dan merangkap sebagai pengawas.


"Saya di sini sebagai marketing tapi juga bisa merangkap sebagai pengawas"ujarnya.


Alek pun melanjutkan bahwa perusahaan nya tersebut sudah pernah di datangi oleh pihak kepolisian beberapa waktu yang lalu.


"Ada juga dari Polda Banten sudah pernah sidak ke sini bang,tapi sekarang sudah kondusif,bahkan ke Polsek setempat pun kita kordinasi"ucapnya.

Namun saat di konfirmasi lebih dalam lagi terkait aliran atau buangan air sisa produksi yang di duga mengandung limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3),ia berkilah bahwa aliran tersebut berasal dari pabrik lain yang kebetulan berdampingan dengan PT Federal Industri Indonesia.


"Itu bukan berasal dari buangan pabrik kita bang,itu pabrik sebelah"imbuhnya.


Terpisah salah satu warga yang di temui oleh beberapa awak media,ia yang enggan menyebutkan kan namanya tersebut merasa terganggu dengan aktifitas yang ada di perusahaan tersebut.


"Ia berisik bang apalagi kalau malem,suara nya mesin nya sangat mengganggu istirahat".ucapnya


"Syamsul Bahri Ketua DPD Gabungnya Wartawan Indonesi Provinsi Banten mengatakan, Ancaman Pidana Bagi Perusahaan Pelaku Pencemaran Lingkungan

Jika pencemaran sungai oleh perusahaan tersebut mengakibatkan warga meninggal dan menimbulkan kerugian materiil yaitu matinya ikan pada kerambah warga. Maka berdasarkan peristiwa tersebut ada beberapa ancaman pidana terhadap pencemar lingkungan menurut UU PPLH.


Jika perusahaan tersebut sengaja membuang limbah ke sungai maka diancam pidana berdasarkan Pasal 60 jo. Pasal 104 UU PPLH sebagai berikut:


Pasal 60 UU PPLH:

Setiap orang dilarang melakukan dumping limbah dan/atau bahan ke media lingkungan hidup tanpa izin.


Pasal 104 UU PPLH:

Setiap orang yang melakukan dumping limbah dan/atau bahan ke media lingkungan hidup tanpa izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 60, dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling banyak Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah). Ucap Syamsul Bahri.


Syamsul Bahri akan menguji lep carian Ari ilmbah yang di buang langsung dari PT Federal Industri Indonesia tersebut agar meminta ke pastian di duga berbahaya di buang langsung ke lahan orang lain tindak lanjut terkait.

 

Hingga berita ini di terbitkan pihak-pihak terkait belum terkonfirmasi. Pungkasnya! (ML)

Giat Olahraga Bersama, Upaya Danrem 064/MY Bangun Sinergitas Jelang Pemilu 2024

By On Februari 02, 2024

 



SERANG,- Menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Banten beserta Forkopimda Kota dan Kabupaten Serang menggelar olahraga bersama.


Kegiatan yang diinisiasi oleh Korem 064/Maulana Yusuf bersama Kodim 0602/Serang itu dilaksanakan di Alun-alun Barat Kota Serang pada Jumat (2/2/2024).


Danrem 064/MY, Brigjen TNI Fierman Sjafirial Agustus mengungkapkan kegiatan olahraga bersama yang dilakukan adalah sebagai salah satu upaya mewujudkan Pemilu damai di Provinsi Banten.


Di mana melalui kegiatan itu, semua unsur baik TNI, Polri maupun Pemerintah Daerah dapat saling bersinergi.


"Pada pagi ini kita olahraga bersama, nanti mudah-mudahan muncul interaksi dan komunikasi sosial. Mari kita manfaatkan momen ini untuk lebih saling mengenal dan bertukar informasi," katanya 


Brigjen TNI Fierman menuturkan, pada intinya, Pemilu tinggal beberapa hari lagi. Karenanya, Ia meminta masyarakat untuk sama-sama berpartisipasi, menyukseskan pesta demokrasi di Indonesia tersebut.


"Mari kita ajak masyarakat untuk semuanya berpartisipasi, jangan sampai ada yang tidak ikut memilih. Dan bagi yang belum terdaftar sudah ada mekanismenya segera untuk mendaftarkan diri. Jadi manfaatkan waktu ini untuk berpartisipasi secara penuh," ajaknya.


Lebih lanjut, Brigjen Fierman mengajak seluruh unsur masyarakat untuk mewujudkan Pemilu yang damai. Di mana menurutnya, berbeda pendapat adalah suatu hal yang pasti dan wajar.


"Berbeda pendapat itu sudah pasti dan merupakan hal yang wajar. Jangan dijadikan satu konflik sehingga terjadi benturan-benturan yang eskalasinya meningkat," jelasnya.


"Dan apabila ada hal-hal tidak berkenan di lapangan yang berpotensi menimbulkan kericuhan, segera dilaporkan. Karena sudah ada mekanisme cara melaporkannya. Mari saling mengawasi," pungkas Danrem 064/MY.


Turut mendampingi Danrem 064/MY, Kasrem 064/MY Kolonel Inf Roby Bulan, Para Kasi Kasrem 064/MY, Dandim 0602/Serang, para Kabalak jajaran Korem 064/MY.


Selain itu juga hadir Komisioner KPU Provinsi Banten, Komisioner Bawaslu Provinsi Banten, Wakil Kajati Banten, Kapolres Serang Kota, Pj Wali Kota Serang, Sekda Kota Serang, Sekda Kabupaten Serang, para Kadis, Camat serta lurah di wilayah Kabupaten dan atau Kota Serang.(*/Red) 

Baru Seumur Jagung GWI Banten Gaungnya Hingga Ke Nasional

By On Februari 02, 2024


JAKARTA, -- Syamsul Bahri,salah satu putra terbaik Aceh Tamiang dan telah puluhan tahun menginjakan kakinya ketanah Jawa guna menuntut ilmu hukum bahkan disela-sela kesibukannya itu sekitar tahun dua ribuan dirinya bergabung di beberapa Media Mingguan ternama terbitan Jakarta.


Profesionalisme serta disiplin dirinya dalam membangun berbagai wawasan sesama media akhirnya salah satu Organisasi Pers meminta padanya agar bersedia menjadi Ketua DPD Wilayah Banten.


Pada saat pertemuan dan perbincangan tentunya Visi Misi yang hendak dikembang Syamsul Bahri itu sendiri barangnya harus nyata bukan kucing dalam karung yakni terkait surat izin dan sebagainya.


Setelah dilihat memenuhi kwalifikasi yang telah ditentukan Dewan Pers,Syamsul Bahri  dengan tangan terbuka sesuai profesinya ia pun mulai mengembangkan organisasi tersebut  yang bernama Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI),disini dirinya dibantu beberapa Awak Media lain mengembangkan organisasi Pers ini belum genap enam bulan seluruh Kabupaten Kota se-provinsi Banten telah terisi dan tepat tanggal 26 Januari 2024 Syamsul Bahri gelar Pengukuhan para pengurus di Villa Alodia Puncak Bogor acara pelantikan dan pengukuhan ini pun meriah bahkan disela acara tersebut terselip pembagian sembako para anak yatim .


Berangkat dari sini pula ada dugaan GWI Versi Gabungan Wartawan Indonesia,ulam kenapa ditangan Syamsul Bahri GWI Banten gaungnya tembus hingga keberbagai Provinsi pihak rival yang dimaksud terkesan kurang paham kalau Syamsul Bahri sendiri termasuk salah satu Wartawan senior di wilayah Tangerang sehingga wajar GWi pun ditangannya tumbuh kembang bahkan di sambut hangat oleh berbagai kalangan tanpa terkecuali para pejabat yang ada di wilayah Tangerang utamanya Banten khususnya."dewasa dalam sikap ,sehingga bertindak menjadi profesional,bukan abal-abal",ungkap beberapa rekan Wartawan lainya yang ada di Tangerang atas riuh nya permasalahan Yan timbul belakangan ini 



 bangga menjadi seorang Jurnalis 



Para pengurus DPD Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI) Provinsi Banten periode 2024-2029 Secara Resmi, Ketua terpilih Syamsul Bahri dan para pengurus sudah dilantik dan dikukuhkan pada Jumat, 26 Januari 2024 yang dilaksanakan selama tiga hari tersebut bertempat di Villa Alodia Puncak Kabupaten Bogor waktu lalu. 


Dalam acara tersebut tampak hadir Ketua Umum GWI, Morris Taosisi Giawa H. SE, Sekertaris Umum DPP GWI, Hery Badia Raja Sitorus serta Petinggi GWI Pusat lainnya.


Namun sangat disayangkan, Usai acara tersebut diselenggarakan, terdengar suara 'tong kosong nyaring bunyinya' entah dari mana tiba-tiba muncul suara yang tak mengenakan datang dari Makmur Napitupulu yang akunya sebagai Wakil Ketua Umum Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) didalam beberapa media online. Ia mengatakan kalau Ketua DPD GWI Provinsi Banten yang dijabat oleh Syamsul Bahri tidak sah dengan alasan GWI Versi Syamsul tidak mencukupi legalitas hukumnya.


Tentu saja hal ini membuat para pengurus GWI Pusat maupun Daerah merasa geram dalam pemberitaan yang seolah menyudutkan Ketua DPD GWI Provinsi Banten, Inilah legalitas Gabungnya Wartawan Indonesia yang terdaftar didalam Ditjen AHU disebutkan nama Perkumpulan:Gabungnya Wartawan Indonesia.No.SK:AHU-0008088.AH.01.07 Tahun 2017.Notaris Pembuat:Sriwi Bawana Nawaksari, SH,M.KN.Nomor Akta:12.Tanggal Akta:12 Mei 2017.Tanggal ditetapkan:17 Mei 2017 dan tanggal cetak:17 Mei 2017.HKI-APP-3321215 ini adalah Tipe 45  dan HKI-APP-2775362 adalah Tipe 41.


Akibat ucapan Makmur Napitupulu, Ketua Umum DPP GWI, Morris Taosisi Giawa H.SE angkat bicara dan mengatakan bahwa Makmur Napitupu itu tidak paham dan tidak tau sejarah berdirinya GWI. 


"Karena awal berdirinya GWI sendiri tahun 2004.Sebelumnya ada yang mengaku sebagai Ketua Umum dan mencuri salinan akte notaris GWI dari Notaris Sarmida Br Silaban dan membuat AHU di Kemenkumham, 


Sementara itu SK Silaen berposisi saat itu Ketua I GWI seamasa ketua umunya Foa A Hiya,SH,MH dan Morris sebagai Wakil Ketua Umum dari Foa A Hiya SH, MH."kata Morris

dalam keterangan resminya. 


Bahkan kata Morris, Pada tahun 1998 awalnya nama Organisasi ini bukan GWI melainkan GAWANI dengan nama-nama pengurus dan pendiri diantaranya, (1).Ketua Umum FOA A.Hiya SH, MH.(2).Wakil Ketua Umum. Morris Taosisi Giawa H.SE.(3). Seketaris Umum, Anton Siahaan dan (4). Bendahara,Yeni Hutasoid. Beranggotakan diantaranya,(1).Sunarno.(2).Choki Simangunsong.(3).Suparman Daili dan (4).Johnson Lubis.

Atas kesepakatan tersebut inilah kemudian selaku pengurus dan anggota mengantikan nama dari GAWANI menjadi GWI.


" Pada tahun 2000 menotariskan GWI ke Notaris Sarmida Br Silaban disebabkan hal ini belum berlakunya Undang-undang Nomor 17 Tahun 2013. Selesai kepengurusan itu semua ditahun yang sama GWI di daftarkan ke Dewan Pers, Kesbangpol dan Depdagri. Tahun 2010 Ketua Umum GWI, Foa A Hiya SH, MH meninggal dunia kemudian dilanjutkan oleh Wakil Ketua GWI, Morris Taosisi Giawa H, SE. yaitu saya sendiri."jelasnya


Dalam keterangannya, Alasan jabatan tersebut diserahkan kepadanya tersebut, Ketua Umum sebelumnya (Alm) tidak ingin lembaga yang dibesarkannya itu jatuh ke tangan orang yang salah maka diserahkan lah tampuk kekuasan tersebut ke tangan Wakil Ketua.


"Tahun 2010 GWI ini sempat vakum alias jalan ditempat, Sehingga dari sini pula cikal bakal banyak orang-orang yang mengaku sebagai Ketua umum dan semisalnya tanpa melalui proses berorganisasi." katanya lagi


Akibatnya, Timbulah berbagai Versi diantaranya GWI kubu SK Silaen, GWI kubu Anton Siahaan, GWI kubu  Morris Taosisi Giawa. GWI Kubu Sunarno dan GWI kubu Udin Walet.


"Itu semua akhirnya dipatahkan oleh Morris Taosisi Giawa karena tahun 2012  diadakan Rapat kerja luar biasa di gedung kantor Golkar di Jakarta Timur guna memilih ketua umum dan pengurus lainnya bahkan saat itu turut hadir para pengurus DPD dan DPC GWI se Indonesia."paparnya


Morris katakan, Terpilih pada rapat kerja luar biasa tersebut Jerry Marten sebagai Ketua Umum dan Morris Taosisi Giawa sebagai Sekjen GWI. Namun usia kepengurusan yang baru itu pun hanya mampu bertahan enam bulan kemudian kembali vakum, Desember 2012 jabatan Ketua Umum kembali ke tangan Morris. Hal tersebut berdasarkan desakan seluruh pengurus DPD dan DPC GWI se Indonesia hingga kini.


"Dengan terbitnya Undang-undang Nomor 17 Tahun 2013, pada tahun 2013 saat akan mengambil salinan Notaris dari Sarmida Br Silaban ternyata salinan yang dimaksud telah diambil oleh SK Silaen, namun fotocopy tetap ditangan Morris. Dari sini pula bermodalkan fotocopy notaris, Kemudian dilegalisir ke PN Jakarta Timur untuk melanjutkan GWI segera akan adakan Musyawarah nasional luar biasa."ujarnya


Atas kepercayaan para rekan-rekan baik para pengurus DPD dan DPC GWI se Indonesia tahun 2015 GWI adakan Munas luar di Pekanbaru Provinsi Riau kegiatan tersebut tentunya untuk dapat kembali mendirikan Organisasi Profesi Jurnalis. Atas amanat Munaslub tersebut pula segera mengurus kelengkapan legalitas organisasi profesi jurnalis GWI, 


Saat itu terpilih secara aklamasi Morris menjabat sebagai Ketua Umum GWI  dan pada tahun yang sama Morris mendaftarkan hak cipta GWI dengan singkatan Gabungan Wartawan Indonesia di Dirjend HAKI (Hak kekayaan Intelektual) Kemenkumham serta hak paten hukum.


"Atas hasil Munaslub tersebut tahun 2017 GWI dengan singkatan Gabungan Wartawan Indonesia, atas desakan para pengurus di daerah agar kepanjangan GWI tersebut dirubah dan oleh Morris dirubah menjadi Gabungnya Wartawan Indonesia ke notaris Sri Bawana Nawaksari, SH,M.Kn sekaligus keluar AHU dengan nomor:00088088 dan Hak Paten  dengan nomor:J002016022162 dan J002016055657.Artinya sejak hasil SK Panitia Munas hingga kini secara resmi Ketua Umum GWI adalah Morris."tukasnya 


Sehingga terkait pemberitaan apa yang disampaikan Makmur Napitupulu bahwa Ketua DPD GWI Provinsi Banten yang diketuai Syamsul Bahri, telah mencatut nama organisasi GWI yang dipimpin Makmur itu tidak benar justru kata Morris sebaliknya.


Kepada sejumlah Awak Media di Jakarta Timur, Morris meminta kepada Makmur dan Opan selalu Ketua Umum FWJI agar bersedia adu data mana yang benar tentang GWI ini dan siapa yang lebih dahulu mendaftar GWI tersebut kemenkumham dan semisalnya.


”Saya minta saudara Makmur dan Opan mau bersedia menarik ucapannya itu atas anggota saya di wilayah Provinsi Banten sebelum kami gugat."jelas ketum Morris dalam keterangannya. 


Tak sampai disitu, Morris juga meminta kepada Makmur Napitupulu agar dirinya mempertemukan SK Silaen dan Andera kepada Morris. Agar semuanya terang siapa sebenarnya pemilik sah GWI jangan asal bicara di Media.


Disela-sela ucapan Morris tersebut di Jakarta Timur, turut hadir pula Syamsul Bahri Ketua DPD GWI Gabungnya Wartawan Indonesia Provinsi Banten dan mengatakan ”Berarti dia salah makan obat ya Ketua karena tak tau mana yang asli dan mana yang tidak asli."ucapnya


Ironisnya, Kata Syamsul Dalam pokok masalah ini ada pihak lain yang terkesan memojokkan Syamsul Bahri selaku ketua DPD Provinsi Banten yang secara resmi terpilih. 


"Dan seharusnya Makmur Dan Opan bertanya terlebih dahulu legalitas GWI yang dipegang Syamsul bukan asal bicara tentu nya hal ini juga kurang elok sebab lain dapur." pungkasnya


Berarti, Terbentuknya kepengurusan DPD GWI Provinsi Banten yang bersangkutan Seolah mereka seperti 'Kebakaran Jenggot'.

(ML/TIM)

 Lecehkan Pasiennya Dukun Cabul  Ditangkap  Satreskrim Polres Serang

By On Februari 02, 2024


SERANG, - Niat mengantar teman yang ingin mendapatkan ilmu kebal nan sakti mandraguna, seorang gadis remaja asal Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, malah menjadi pelampiasan nafsu dukun cabul.


Peristiwa memilukan ini dialami DS (22 tahun) warga Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang di rumah JK  (40 tahun) dukun cabul di  Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang. 


Kapolres Serang AKBP Candra Sasongko melalui Kasatreskrim AKP Andi Kurniady mengatakan, kasus pencabulan ini terjadi pada Rabu malam, 4 Oktober 2023 lalu di Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang. 


Kejadian berawal pada September 2023, saat korban mengantar teman perempuannya LI untuk meminta Ilmu kebal kepada pelaku JK. Saat mendampingi temannya bertemu dengan pelaku, korban diperdaya dengan mengatakan ada mahluk halus yang menempel pada tubuhnya. 


"Awalnya korban hanya mengantar teman wanitanya yang ingin memiliki ilmu kebal. Saat bertemu dengan pelaku, korban malah ditakuti dengan mengatakan ada mahluk halus yang menempel di tubuhnya," kata Kasatreskrim kepada media, Jumat 2 Februari 2024.


Menurut pengakuan pelaku, mahluk halus itu bisa membahayakan jika dibiarkan. Lantaran takut dengan perkataan pelaku tersebut, korban lantas meminta bantuan agar mahluk halus itu dihilangkan. 


"Untuk menghilangkan makhluk halus tersebut, korban kemudian diminta untuk melakukan ritual dengan dimandikan kembang tujuh rupa dan membawa ayam hitam (ayam cemani)," ujar Andi. 


Korban yang percaya lantas menyanggupi permintaan pelaku dengan membawa syarat yang diminta pelaku. Pada Rabu 04 oktober 2023 sekira jam 21.00, korban menemui pelaku.


Saat menjalani ritual, pelaku melakukan perbuatan tidak senonoh dengan meraba-raba bagian tubuh korban yang sebenarnya terlarang untuk dilihat, terlebih disentuh. Tak puas sampai disitu, pelaku mencoba melampiaskan nafsu syahwatnya namun korban melawan saat celana dalam hendak dilucuti pelaku.


"Saat pelaku ini hendak melepaskan celana korban, korban ini tidak berkenan dan lari meninggalkan lokasi dengan tubuh hanya terbungkus kain sarung," kata Andi Kurniady.


Pasca kejadian yang tidak mengenakan tersebut, korban mendatangi Polres Serang untuk membuat laporan polisi. Dari laporan tersebut, petugas Satreskrim Polres Serang menangkap pelaku pada Rabu malam, 31 Januari 2024.


"Pelaku sudah kami amankan pada hari Rabu kemarin di rumahnya yang dijadikan tempat praktek perdukunan," ungkap Andi. 


Akibat perbuatan pelaku, ia ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan

Pasal 6 huruf c Undang-Undang Nomor 12 tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. "Ancaman pidananya 12 tahun penjara," tandasnya.(*/Red) 

Adanya Ocehan Tidak Jelas Di Media, Terkait Ketua DPD Provinsi Banten, Ketum GWI Pusat Angkat Bicara

By On Februari 02, 2024

 



JAKARTA, -- Para pengurus DPD Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI) Provinsi Banten periode 2024-2029 Secara Resmi, Ketua terpilih Syamsul Bahri dan para pengurus sudah dilantik dan dikukuhkan pada Jumat, 26 Januari 2024 yang dilaksanakan selama tiga hari tersebut bertempat di Villa Alodia Puncak Kabupaten Bogor waktu lalu. 


Dalam acara tersebut tampak hadir Ketua Umum GWI, Morris Taosisi Giawa H. SE,Sekertaris Umum DPP GWI, Hery Badia Raja Sitorus serta Petinggi GWI Pusat lainnya.


Namun sangat disayangkan, Usai acara tersebut diselenggarakan, terdengar suara 'tong kosong nyaring bunyinya' entah dari mana tiba-tiba muncul suara yang tak mengenakan datang dari Makmur Napitupulu yang akunya sebagai Wakil Ketua Umum Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) didalam beberapa media online. Ia mengatakan kalau Ketua DPD GWI Provinsi Banten yang dijabat oleh Syamsul Bahri tidak sah dengan alasan GWI Versi Syamsul tidak mencukupi legalitas hukumnya.


Tentu saja hal ini membuat para pengurus GWI Pusat maupun Daerah merasa geram dalam pemberitaan yang seolah menyudutkan Ketua DPD GWI Provinsi Banten, Inilah legalitas Gabungnya Wartawan Indonesia yang terdaftar didalam Ditjen AHU disebutkan nama Perkumpulan:Gabungnya Wartawan Indonesia.No.SK:AHU-0008088.AH.01.07 Tahun 2017.Notaris Pembuat:Sriwi Bawana Nawaksari, SH,M.KN.Nomor Akta:12.Tanggal Akta:12 Mei 2017.Tanggal ditetapkan:17 Mei 2017 dan tanggal cetak:17 Mei 2017.HKI-APP-3321215 ini adalah Tipe 45  dan HKI-APP-2775362 adalah Tipe 41.


Akibat ucapan Makmur Napitupulu, Ketua Umum DPP GWI, Morris Taosisi Giawa H.SE angkat bicara dan mengatakan bahwa Makmur Napitupu itu tidak paham dan tidak tau sejarah berdirinya GWI. 


"Karena awal berdirinya GWI sendiri tahun 2004.Sebelumnya ada yang mengaku sebagai Ketua Umum dan mencuri salinan akte notaris GWI dari Notaris Sarmida Br Silaban dan membuat AHU di Kemenkumham, 


Sementara itu SK Silaen berposisi saat itu Ketua I GWI seamasa ketua umunya Foa A Hiya,SH,MH dan Morris sebagai Wakil Ketua Umum dari Foa A Hiya SH, MH."kata Morris

dalam keterangan resminya. 


Bahkan kata Morris, Pada tahun 1998 awalnya nama Organisasi ini bukan GWI melainkan GAWANI dengan nama-nama pengurus dan pendiri diantaranya, (1).Ketua Umum FOA A.Hiya SH, MH.(2).Wakil Ketua Umum. Morris Taosisi Giawa H.SE.(3). Seketaris Umum, Anton Siahaan dan (4). Bendahara,Yeni Hutasoid. Beranggotakan diantaranya,(1).Sunarno.(2).Choki Simangunsong.(3).Suparman Daili dan (4).Johnson Lubis.

Atas kesepakatan tersebut inilah kemudian selaku pengurus dan anggota mengantikan nama dari GAWANI menjadi GWI.


" Pada tahun 2000 menotariskan GWI ke Notaris Sarmida Br Silaban disebabkan hal ini belum berlakunya Undang-undang Nomor 17 Tahun 2013. Selesai kepengurusan itu semua ditahun yang sama GWI di daftarkan ke Dewan Pers, Kesbangpol dan Depdagri. Tahun 2010 Ketua Umum GWI, Foa A Hiya SH, MH meninggal dunia kemudian dilanjutkan oleh Wakil Ketua GWI, Morris Taosisi Giawa H, SE. yaitu saya sendiri."jelasnya


Dalam keterangannya, Alasan jabatan tersebut diserahkan kepadanya tersebut, Ketua Umum sebelumnya (Alm) tidak ingin lembaga yang dibesarkannya itu jatuh ke tangan orang yang salah maka diserahkan lah tampuk kekuasan tersebut ke tangan Wakil Ketua.


"Tahun 2010 GWI ini sempat vakum alias jalan ditempat, Sehingga dari sini pula cikal bakal banyak orang-orang yang mengaku sebagai Ketua umum dan semisalnya tanpa melalui proses berorganisasi." katanya lagi


Akibatnya, Timbulah berbagai Versi diantaranya GWI kubu SK Silaen, GWI kubu Anton Siahaan, GWI kubu  Morris Taosisi Giawa. GWI Kubu Sunarno dan GWI kubu Udin Walet.


"Itu semua akhirnya dipatahkan oleh Morris Taosisi Giawa karena tahun 2012  diadakan Rapat kerja luar biasa di gedung kantor Golkar di Jakarta Timur guna memilih ketua umum dan pengurus lainnya bahkan saat itu turut hadir para pengurus DPD dan DPC GWI se Indonesia."paparnya


Morris katakan, Terpilih pada rapat kerja luar biasa tersebut Jerry Marten sebagai Ketua Umum dan Morris Taosisi Giawa sebagai Sekjen GWI. Namun usia kepengurusan yang baru itu pun hanya mampu bertahan enam bulan kemudian kembali vakum, Desember 2012 jabatan Ketua Umum kembali ke tangan Morris. Hal tersebut berdasarkan desakan seluruh pengurus DPD dan DPC GWI se Indonesia hingga kini.


"Dengan terbitnya Undang-undang Nomor 17 Tahun 2013, pada tahun 2013 saat akan mengambil salinan Notaris dari Sarmida Br Silaban ternyata salinan yang dimaksud telah diambil oleh SK Silaen, namun fotocopy tetap ditangan Morris. Dari sini pula bermodalkan fotocopy notaris, Kemudian dilegalisir ke PN Jakarta Timur untuk melanjutkan GWI segera akan adakan Musyawarah nasional luar biasa."ujarnya


Atas kepercayaan para rekan-rekan baik para pengurus DPD dan DPC GWI se Indonesia tahun 2015 GWI adakan Munas luar di Pekanbaru Provinsi Riau kegiatan tersebut tentunya untuk dapat kembali mendirikan Organisasi Profesi Jurnalis. Atas amanat Munaslub tersebut pula segera mengurus kelengkapan legalitas organisasi profesi jurnalis GWI, 


Saat itu terpilih secara aklamasi Morris menjabat sebagai Ketua Umum GWI  dan pada tahun yang sama Morris mendaftarkan hak cipta GWI dengan singkatan Gabungan Wartawan Indonesia di Dirjend HAKI (Hak kekayaan Intelektual) Kemenkumham serta hak paten hukum.


"Atas hasil Munaslub tersebut tahun 2017 GWI dengan singkatan Gabungan Wartawan Indonesia, atas desakan para pengurus di daerah agar kepanjangan GWI tersebut dirubah dan oleh Morris dirubah menjadi Gabungnya Wartawan Indonesia ke notaris Sri Bawana Nawaksari, SH,M.Kn sekaligus keluar AHU dengan nomor:00088088 dan Hak Paten  dengan nomor:J002016022162 dan J002016055657.Artinya sejak hasil SK Panitia Munas hingga kini secara resmi Ketua Umum GWI adalah Morris."tukasnya 


Sehingga terkait pemberitaan apa yang disampaikan Makmur Napitupulu bahwa Ketua DPD GWI Provinsi Banten yang diketuai Syamsul Bahri, telah mencatut nama organisasi GWI yang dipimpin Makmur itu tidak benar justru kata Morris sebaliknya.


Kepada sejumlah Awak Media di Jakarta Timur, Morris meminta kepada Makmur dan Opan selalu Ketua Umum FWJI agar bersedia adu data mana yang benar tentang GWI ini dan siapa yang lebih dahulu mendaftar GWI tersebut kemenkumham dan semisalnya.


”Saya minta saudara Makmur dan Opan mau bersedia menarik ucapannya itu atas anggota saya di wilayah Provinsi Banten sebelum kami gugat."jelas ketum Morris dalam keterangannya. 


Tak sampai disitu, Morris juga meminta kepada Makmur Napitupulu agar dirinya mempertemukan SK Silaen dan Andera kepada Morris. Agar semuanya terang siapa sebenarnya pemilik sah GWI jangan asal bicara di Media.


Disela-sela ucapan Morris tersebut di Jakarta Timur, turut hadir pula Syamsul Bahri Ketua DPD GWI Gabungnya Wartawan Indonesia Provinsi Banten dan mengatakan ”Berarti dia salah makan obat ya Ketua karena tak tau mana yang asli dan mana yang tidak asli."ucapnya


Ironisnya, Kata Syamsul Dalam pokok masalah ini ada pihak lain yang terkesan memojokkan Syamsul Bahri selaku ketua DPD Provinsi Banten yang secara resmi terpilih. 


"Dan seharusnya Makmur Dan Opan bertanya terlebih dahulu legalitas GWI yang dipegang Syamsul bukan asal bicara tentu nya hal ini juga kurang elok sebab lain dapur." pungkasnya


Berarti, Terbentuknya kepengurusan DPD GWI Provinsi Banten yang bersangkutan Seolah mereka seperti 'Kebakaran Jenggot'.(ML/Tim)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *