Diduga Ingin Bungkam Wartawan, Panitia Revitalisasi KB PAUD Sukses Mandiri Sodorkan Amplop “Buat Bensin”
SERANG — Dugaan adanya upaya membatasi aktivitas jurnalistik mencuat dalam proyek revitalisasi KB PAUD Sukses Mandiri yang berlokasi di Kampung Cikoak, RT 011/003, Desa Pasir Kembang, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Banten.
Saat wartawan BhinnekaNews71.com mendatangi lokasi proyek revitalisasi KB PAUD Sukses Mandiri pada Senin( 10/8/26) untuk melakukan kegiatan jurnalistik, wartawan disambut dua orang yang mengaku sebagai bagian dari panitia, yakni Sitiumi dan Nasadi alias Adi.
Namun, sebelum dilakukan pendalaman mengenai pelaksanaan proyek, salah seorang panitia justru menyodorkan sebuah amplop kepada wartawan sembari mengatakan, “buat bensin.”
Pemberian tersebut langsung ditolak. Meski telah ditolak, amplop kembali disodorkan sehingga wartawan kembali menegaskan penolakan dan tidak menerima pemberian tersebut.
Setelah itu, wartawan diminta mengisi buku tamu. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan karena kedatangan wartawan ke lokasi KB PAUD Sukses Mandiri seolah diarahkan sebatas mengisi buku tamu, menerima amplop, kemudian meninggalkan lokasi tanpa melakukan pendalaman mengenai pekerjaan revitalisasi.
Pola tersebut kemudian menimbulkan dugaan bahwa pemberian amplop dengan alasan uang bensin dapat menjadi upaya untuk membatasi ruang gerak wartawan dalam menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap proyek yang menggunakan dana pemerintah.
Saat wartawan mulai mengajukan sejumlah pertanyaan mengenai pelaksanaan konstruksi KB PAUD Sukses Mandiri, Nasadi alias Adi tampak gugup dan beberapa keterangannya tidak langsung menjawab substansi pertanyaan.
Adi menyebut dirinya hanya bekerja di lapangan, sementara persoalan teknis pembangunan disebut lebih diketahui oleh H. Kamris.
“Saya cuma kerja. Yang tahu soal teknis dan pembangunan Pak H. Kamris,” ujar Adi.
Sebelumnya, proyek revitalisasi KB PAUD Sukses Mandiri juga menjadi sorotan terkait dugaan ketidaksesuaian pembesian sloof dan tiang.
Berdasarkan pengamatan media ini, sejumlah bagian struktur terlihat menggunakan empat batang tulangan. Pihak pelaksana sebelumnya juga mengakui bahwa jumlah tulangan yang terpasang tersebut tidak sesuai dengan jumlah yang seharusnya digunakan berdasarkan keterangan mereka mengenai RAB.
Proyek KB PAUD Sukses Mandiri tersebut tercantum sebagai Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 dengan nilai bantuan sebesar Rp592.368.000 yang bersumber dari APBN.
Dengan nilai anggaran tersebut, keterbukaan informasi dan akses wartawan untuk melakukan peliputan menjadi penting, terlebih ketika terdapat persoalan teknis pekerjaan yang sebelumnya telah menjadi sorotan.
Redaksi menilai tindakan menyodorkan amplop kepada wartawan, terlebih dilakukan kembali setelah ditolak, patut menjadi perhatian. Peristiwa tersebut juga menjadi bagian dari catatan redaksi dalam penelusuran terhadap pelaksanaan proyek revitalisasi KB PAUD Sukses Mandiri.
BhinnekaNews71.com menegaskan tidak menerima pemberian dalam bentuk apa pun selama menjalankan kegiatan jurnalistik. Pemberitaan dilakukan berdasarkan hasil pengamatan lapangan, keterangan narasumber, serta data yang diperoleh redaksi.
Peristiwa pemberian amplop tersebut selanjutnya menjadi salah satu poin yang akan ditelusuri redaksi dalam mengungkap transparansi pelaksanaan proyek revitalisasi KB PAUD Sukses Mandiri.(Red)

Posting Komentar