Pengabdian Masyarakat BEM FIKES UNDHARI Hadirkan Kebun TOGA untuk Wujudkan Desa Binaan Sehat
Dharmasraya, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Dharmas Indonesia (UNDHARI) melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat sekaligus meresmikan Desa Binaan Sehat (DBS) melalui pembuatan Kebun Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Jorong IV Aur Jaya, Nagari Koto Padang, Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya, pada 8–9 Februari 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal untuk Mewujudkan Keluarga Sehat” dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan tanaman obat sebagai solusi kesehatan keluarga yang alami, mandiri, dan berkelanjutan.
Gubernur BEM FIKES UNDHARI, Rifky Ramadan, menyatakan bahwa program Kebun TOGA merupakan wujud nyata kepedulian mahasiswa terhadap kesehatan masyarakat. “Kami ingin masyarakat mampu memanfaatkan tanaman obat secara mandiri. Kebun TOGA ini diharapkan menjadi solusi kesehatan keluarga sekaligus simbol Desa Binaan Sehat,” ujarnya.
Pembina BEM FIKES UNDHARI, Ns. Sri Fawziyah, M.Kep., menegaskan bahwa pemanfaatan tanaman obat keluarga memiliki peran penting dalam upaya preventif dan promotif kesehatan masyarakat. “Tanaman obat adalah potensi lokal yang mudah dijumpai. Jika dikelola dengan benar, masyarakat dapat mencegah penyakit sejak dini dan menjaga kesehatan keluarga secara berkelanjutan,” jelasnya.
Dukungan terhadap kegiatan ini juga disampaikan oleh Bidan Jorong IV Aur Jaya, Bdn. Nonon Pasella, A.Md.Keb. Ia menilai pembuatan Kebun TOGA sangat bermanfaat dalam meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya kesehatan keluarga. “Edukasi tanaman obat memberikan wawasan baru bagi masyarakat untuk memanfaatkan potensi alam sekitar sebagai langkah preventif. Kami berharap kebun TOGA ini terus dikembangkan untuk mendukung program kesehatan desa,” ungkapnya.
Sementara itu, Wali Jorong IV Aur Jaya, Agun Gunawan, mengapresiasi kontribusi mahasiswa BEM FIKES UNDHARI yang dinilai berdampak positif bagi masyarakat. “Kegiatan ini tidak hanya membantu di bidang kesehatan, tetapi juga mempererat semangat gotong royong warga. Kami berharap program Desa Binaan Sehat ini dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Dharmasraya,” katanya.
Rangkaian kegiatan meliputi edukasi kesehatan, penyampaian materi, gotong royong pembuatan kebun TOGA, penanaman berbagai jenis tanaman obat keluarga, serta pendampingan mahasiswa kepada masyarakat. Kegiatan berlangsung aktif dan partisipatif dengan keterlibatan langsung warga setempat.
Dengan diresmikannya Desa Binaan Sehat, diharapkan Kebun TOGA yang telah dibangun dapat terus dirawat dan dimanfaatkan sebagai sumber obat tradisional serta sarana edukasi kesehatan masyarakat. Kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan komitmen BEM FIKES UNDHARI dalam mendorong pembangunan kesehatan masyarakat berbasis potensi lokal. (AS)



Posting Komentar