Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.

Dikonfirmasi Soal SOP Server, Oknum Pengelola Jasa Internet Power Tel Cikande Permai Ancam Laporkan Pimred Bhinneka News





Serang, -- Seakan tidak terima di konfirmasi, oknum pengelola Jasa Internet di Perum Cikande Permai provider Power Tel, berinisial JM saat dikonfirmasi perihal standar operational prosedur penempatan server, malah. mengancam laporkan pimpinan Redaksi Media online bhinnekanewa71.com.



Bermula saat pertanyaan Media, apakah SOP penempatan server diperbolehkan di pemukiman penduduk atau perumahan yang dijadikan kontrakan.


JM menjelaskan bahwa secara SOP di perbolehkan, dan selanjutnya secara kelayakan pun Ia nyatakan Layak. 


" Untuk penempatan server diperbolehkan di perumahan atau kontrakan, Ya Bisa, kenapa?" tanya JM kembali. Kamis (29/2/24). 



Selanjutnya saat ditanya apakah perumahan berupa kontrakan layak dijadikan tempat server, JM dengan gamblang menjawab, " Ia itu produksi atau apa, saya tanya dulu, yang layak itu seperti apa, dan tidak layak itu seperti apa, buat dulu gambar nya kesaya,  yang layak seperti apa dan tidak seperti apa, baru nanti undang Saya, saya marga Marbun, biar kamu tahu, baru bikin itu, kita ketemu dimana, Ok," ujar Dia. 



Kemudian saat dipertegas secara SOP Power Tel, apakah memang pemasangan server berada di kontrakan yang notabene ada pemukiman padat penduduk, tepat di perumahan Cikande Permai, Blok K 8, RT 006 RW 08, Desa Cikande Permai, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang. 


Ia mengatakan, " Jangan tanya SOP ke saya, bikin dulu pelanggaran saya disitu, baru tanyakan SOP saya gitu ya" kata JM. 



JM mendesak Media untuk memberikan apa jenis pelanggaran yang dibuat, meski dijelaskan bahwa wartawan tidak berhak memvonis apa pelanggaran, selain untuk konfirmasi kelayakan. " Saya tanya Abang atau lae lah, kalau kau marga Munthe itu, kalau tahu marga Marbun itu orang batak itu, sama sama batak kita, apa ada warga yang disitu melapor ke kamu, atau rt yang melapor ke kamu atau perangkat desa yang melapor, coba tunjukkan laporan mereka dan bawa ke saya, Saya di taman Adiyasa ya, baru tunjukkan kesaya siapa yang keberatan dan siapa yang melaporkan," ujarnya. 



Selanjutnya, Media ini menjelaskan bahwa Ia juga merupakan warga setempat, dan berhak keberatan jika keberadaan usaha yang diduga tidak dalam SOP lingkungan perumahan, oknum pengelola berinisial JM tersebut pun seakan tidak Terima atas konfirmasi hal tersebut, dan mengancam akan melaporkan balik, " Saya lapor balik kamu," tantang JM, sebelum menutup telepon, Pimpinan Redaksi Bhinneka News mempersilahkan untuk melaporkannya.




Disisi lain, dari informasi yang dihimpun Media ini, usaha jasa Internet yang dikelola oleh JM yang berada di Perumahan Cikande Permai diduga tidak mempunyai izin lingkungan, serta pemasangan kabel Internet diduga menumpang di Tiang milik perusahaan lain, yaitu ICONNET. 



Atas informasi tersebut, media ini akan berupaya meminta penjelasan dari RT, RW dan Pemerintah Desa setempat serta meminta klarifikasi dari ICONNET yang merupakan milik PLN.(JT/SL/TW/Red). 

Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *