Masyarakat Kabupaten Tangerang Menggelar Unjuk Rasa di Gedung DPRD Memprotes Kenaikan BBM Non Subsidi
Kabupaten Tangerang || Aksi unjuk rasa dari aliansi Masyarakat Kabupaten Tangerang yang menamakan Gerakan Masyarakat Pemerhati Kebijakan Publik (GMPKP), lokasi tersebut bertempat di area Gedung DPRD kabupaten Tangerang ( Rabu 07/05/2026).
Ratusan warga yang mendatangi kantor DPRD Kabupaten Tangerang yang didominasi oleh kaum emak-emak dengan membawa spanduk bertuliskan *Tolak Kenaikan Harga BBM*.
Tujuh aliansi Lembaga Swadaya Masyarakat beserta masyarakat Tangerang datang bersamaan untuk menyampaikan aspirasi di Kantor DPRD Kabupaten Tangerang.
.
Dalam orasinya mewakili warga yang ada, Alamsyah sekaligus Ketua Umum LSM Geram Banten Indonesia menyampaikan dua poin.
1.Tinjau kembali mengenai MBG yang dirasa tidak tepat sasaran/ mengena.
Lebih utama dibagikan dalam bentuk nominal bukan jenis makanan yang siap santap/ makan.
2.Menolak kenaikan harga BBM Non Subsidi, Alamsyah menilai kenaikan harga BBM Non Subsidi yang kian anjlok, akan berdampak pada nilai jual beli dipasaran.
Karena pihak perusahaan akan terbebani dengan pembelian bahan bakar jenis solar untuk keperluan transportasi.
Selang beberapa menit orasi digelar, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang dari Fraksi Golkar menemui serta menyambut para pengunjuk rasa.
Muhamad Amud, S.Sos. dari Partai Golkar dilantik sebagai Ketua DPRD Kabupaten Tangerang periode 2024-2029.
"Terima kasih atas aspirasi yang disampaikan, ini tentunya menjadi catatan penting bagi kami untuk segera menyampaikan aspirasi ke tingkat provinsi dan pusat, aspirasi ini adalah yang perdana di Kabupaten Tangerang dalam menyampaikan suara hatinya ke kami, tentunya kami akan menerima dengan baik para warga Kabupaten Tangerang yang saat ini hadir digedung ini dengan penyampaian-penyampaiannya, kami hanya menerima bentuk aspirasi saja, karena kewenangan kami DPRD Kabupaten Tangerang terbatas, keputusan adanya dipusat. Kami akan teruskan aspirasi ini secepatnya hari ini, semoga ada hasil yang dapat diterima nantinya " ujar Amud selaku ketua DPRD Kabupaten Tangerang.
Emak-emak juga mengeluhkan imbas dari kenaikan harga BBM Non Subsidi, jualannya sering tidak membawa kantong plastik karena harga yang tidak sesuai dari semula biasa dibeli dipasaran. Ditambah lagi harga sembako yang dirasa banyak kenaikan ketimbang turunnya.
Aksi Unras tersebut mendapat pengawalan ketat dari Polres Tangerang yang menerjunkan anggota personil sebanyak 50 untuk memantau jalannya unjuk rasa, serta Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tangerang ikut menjadi bagian dari pengamanan jalannya unjuk rasa yang digelar di area Gedung DPRD Kabupaten Tangerang.
Acara selesai dengan tertib, setelah Muhamad Amud, S.Sos,.sebagai Ketua DPRD berjanji akan meneruskan aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat Kabupaten Tangerang hari ini.
(Taswan)

Posting Komentar