Telusuri
24 C
id
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber
BhinnekaNews71.Com
  • Home
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Politik
  • Olahraga
  • Opini
  • Wisata
  • Teknologi
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
BhinnekaNews71.Com
Telusuri

Beranda Dharmasraya Headline opini Punya Rumah, tetapi Tak Punya Tempat Pulang
Dharmasraya Headline opini

Punya Rumah, tetapi Tak Punya Tempat Pulang

BhinnekaNews71.Com
BhinnekaNews71.Com
29 Sep, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp



Oleh: Reza Wulandari/Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UNDHARI


Dharmasraya, -- Apa sebenarnya makna keluarga? Apakah keluarga selalu menjadi tempat pulang, ruang untuk mengadu, dan tempat berlindung ketika hidup terasa berat? Sebagian orang mungkin membayangkan keluarga sebagai rumah yang dipenuhi kasih sayang, seperti gambaran “keluarga cemara” yang harmonis dan saling menguatkan. Namun, bagi sebagian lainnya, keluarga justru menjadi awal dari berbagai kebingungan, luka, dan ketakutan.


Semua pengalaman itu nyata. Setiap orang memiliki kisah dan porsinya masing-masing dalam menjalani kehidupan. Meskipun demikian, adakah seorang anak yang tidak menginginkan keluarga harmonis? Setiap anak tentu mendambakan keluarga yang dapat menjadi tempat pulang, tempat mengadu, serta tempat yang membuatnya merasa aman dan baik-baik saja.


Lalu, bagaimana denganku?


Aku adalah salah satu anak yang belum beruntung merasakan kehangatan tersebut. Aku memang dilahirkan dari keluarga yang secara fisik masih utuh. Namun, keutuhan itu seolah-olah hanya bertahan untuk menunggu kehadiranku ke dunia. Ketika aku bahkan belum memahami apa pun tentang kehidupan, keluargaku telah kehilangan arah dan keharmonisannya.


Pada usia ketika seorang anak masih membutuhkan tuntunan orang tua untuk belajar melangkah, aku justru tidak memperoleh petunjuk itu. Mau tidak mau, aku harus mencari jalan sendiri, memahami kehidupan sendiri, dan menemukan jawaban tanpa memiliki tempat untuk bertanya.


Aku adalah anak perempuan pertama. Sebagai anak sulung, tentu aku tidak memiliki kakak atau abang yang dapat menjadi tempat mengadu. Keadaan itu membuatku merasa benar-benar sendirian. Lebih menyakitkan lagi, kedua orang tuaku pun bukan tempat yang nyaman bagiku untuk bercerita dan bertanya.


Perceraian atau istilah broken home tentu sudah tidak asing bagi banyak orang. Namun, jangan pernah menganggap mudah pengalaman seseorang yang tumbuh dalam keluarga seperti itu. Jangan pula sembarangan bertanya tentang bagaimana rasanya menjadi anak dari keluarga yang hancur. Sebab, sebelum mampu menjelaskannya dengan kata-kata, mungkin air matanya telah lebih dahulu mengalir. Begitu dalam luka yang disimpannya.


Bagi orang tua, perceraian mungkin dipandang sebagai solusi ketika hubungan tidak lagi dapat dipertahankan. Namun, pernahkah mereka benar-benar memikirkan kehidupan anak setelah keputusan itu diambil? Mungkin pernah, mungkin juga tidak. Orang dewasa terkadang menganggap bahwa perceraian akan menyelesaikan semua persoalan. Padahal, bagi seorang anak, keputusan tersebut dapat menjadi awal dari berbagai luka, kebingungan, dan pertanyaan yang sulit dijawab.


Bagaimana kehidupan seorang anak yang tumbuh di tengah pertengkaran, suara bentakan, barang-barang yang dihancurkan, serta kedua orang tua yang kemudian sibuk dengan keluarga barunya masing-masing? Apa yang terjadi dengan anak yang ditinggalkan sendirian di antara semua perubahan itu?


Rasanya begitu menyakitkan ketika melihat keluarga baru orang tuaku hidup harmonis, penuh tawa, dan terlihat bahagia. Aku hanya dapat menyaksikan kebahagiaan itu tanpa ikut merasakannya. Dalam hati, aku sering bertanya, “Bukankah mereka juga orang tuaku? Mengapa aku tidak memperoleh kasih sayang yang sama?”


Alih-alih memperoleh kehangatan, aku justru menerima kehancuran, kehilangan, dan rasa sakit. Keluarga yang seharusnya menjadi tempat mengadu dan berlindung ternyata menjadi sumber luka. Mental dan perasaanku terluka oleh kata-kata kasar, perlakuan keras, dan berbagai tindakan yang membekas hingga aku dewasa.


Setelah cukup dewasa dan mulai memahami keadaan, aku memberanikan diri untuk bertanya kepada kedua orang tuaku. Aku mencoba menyampaikan seluruh isi hati dan pikiran yang selama ini dipendam. Namun, jawaban yang kuterima justru cacian dan makian. Aku pun kembali bertanya kepada diriku sendiri: apakah aku seburuk itu di mata mereka? Apakah kehadiranku memang benar-benar tidak diinginkan?


Dalam keadaan yang sangat berat, pernah muncul pikiran untuk mengakhiri semuanya. Aku bertanya-tanya apakah kepergianku akan menyelesaikan seluruh persoalan. Pikiran itu tidak hanya muncul sekali atau dua kali. Namun, sampai hari ini, masih ada kekuatan dalam diriku yang membuatku memilih untuk bertahan. Aku menyadari bahwa luka akibat keluarga yang tidak harmonis dapat memberikan pengaruh begitu besar terhadap kehidupan seseorang.


Tidak ada seorang anak pun yang meminta untuk dilahirkan ke dunia. Karena itu, mengapa anak harus menanggung rasa sakit dari persoalan yang tidak pernah ia ciptakan? Seorang anak memang tidak dapat memilih orang tuanya, tetapi ia juga tidak pernah memilih untuk dilahirkan dan hidup di tengah luka.


Kini, ketika mulai dewasa, aku semakin memahami keadaan. Aku juga menyadari bahwa tidak semua suara akan didengarkan. Berulang kali mencoba menjelaskan perasaan hanya menghabiskan energi ketika tidak ada seorang pun yang bersedia memahami. Akhirnya, aku lebih banyak memilih diam, mengalah, dan melanjutkan kehidupan. Untuk saat ini, bertahan adalah hal terbaik yang dapat kulakukan.


Anak yang telah terbiasa sendirian terkadang akan merasa bingung ketika seseorang datang untuk menemaninya. Dalam pikirannya muncul pertanyaan: jika keluarga sendiri tidak bersedia berada di sisinya, mengapa orang lain ingin menemaninya? Namun, bukan berarti ia benar-benar mampu menjalani semuanya seorang diri. Ada kalanya ia sangat membutuhkan seseorang untuk mendengarkan dan menguatkannya. Hanya saja, rasa takut dan pengalaman masa lalu membuatnya lebih memilih diam.


Selama ini, kamar yang sunyi menjadi saksi paling setia. Kasur, bantal, dan selimut menjadi teman bagi air mata yang tidak mampu diperlihatkan kepada orang lain. Dalam kesunyian itulah segala kesedihan disimpan dan berbagai pertanyaan tentang kehidupan terus bermunculan.


Pada akhirnya, aku memang masih belum memahami sepenuhnya jalan hidupku. Aku belum mengetahui seperti apa masa depanku dan masih menyimpan banyak pertanyaan yang belum terjawab. Namun, di tengah semua luka itu, aku tetap memiliki harapan.


Aku berharap kehidupanku kelak menjadi lebih baik daripada kenyataan yang pernah kujalani. Mungkin aku tidak dapat memilih dari keluarga seperti apa aku dilahirkan, tetapi aku masih dapat berusaha menentukan kehidupan seperti apa yang ingin kubangun. Aku ingin menjadikan luka masa lalu bukan sebagai akhir dari perjalanan, melainkan sebagai alasan untuk menciptakan rumah yang penuh kasih, tempat setiap orang merasa diterima, didengarkan, dan selalu memiliki jalan untuk pulang. (AS)

Via Dharmasraya
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Pemerintah Kecamatan Jayanti Mengucapkan HUT RI ke 81

Pemerintah Kecamatan Jayanti Mengucapkan HUT RI ke 81
Pemerintah Kecamatan Jayanti Mengucapkan HUT RI ke 81

Idul Adha 2026

Idul Adha 2026

Pemerintah Kecamatan Jayanti

Pemerintah Kecamatan Jayanti
Pemerintah Kecamatan Jayanti

DPRD PROVINSI BANTEN "MARHABAN YA RAMADHAN" SELAMAT MENJALANKAN IBADAH PUASA 1446 H/2025 M

DPRD PROVINSI BANTEN "MARHABAN YA RAMADHAN" SELAMAT MENJALANKAN IBADAH PUASA 1446 H/2025 M
DPRD PROVINSI BANTEN "MARHABAN YA RAMADHAN" SELAMAT MENJALANKAN IBADAH PUASA 1446 H/2025 M

Pemerintah Kecamatan Jayanti Ucapkan Selamat atas Dilantik nya Bupati dan Wakil Bupati Tangerang

Pemerintah Kecamatan Jayanti Ucapkan Selamat atas Dilantik nya Bupati dan Wakil Bupati Tangerang
Pemerintah Kecamatan Jayanti Ucapkan Selamat atas Dilantik nya Bupati dan Wakil Bupati Tangerang

Pemerintah Kecamatan Jayanti Turut Mensukseskan MTQ ke 55 Tingkat Kabupaten Tangerang Kecamatan Kron

Pemerintah Kecamatan Jayanti Turut Mensukseskan MTQ ke 55 Tingkat Kabupaten Tangerang Kecamatan Kron
Pemerintah Kecamatan Jayanti Turut Mensukseskan MTQ ke 55 Tingkat Kabupaten Tangerang Kecamatan Kronjo

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

Tutup Rangkaian Acara Kriyanusa 2026, Mendagri Tito: Potensi Kerajinan Indonesia Luar Biasa

BhinnekaNews71.Com- Oktober 01, 2026 0
Tutup Rangkaian Acara Kriyanusa 2026, Mendagri Tito: Potensi Kerajinan Indonesia Luar Biasa
. Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian secara resmi menutup rangkaian acara Kriyanusa Tahun 2026 di Jakarta International Conventi…

DPRD PROVINSI BANTEN, DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA 78 TAHUN

DPRD PROVINSI BANTEN, DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA 78 TAHUN
DPRD PROVINSI BANTEN, DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA 78 TAHUN



BPBD PROVINSI BANTEN, Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1445 H / 2024 M

BPBD PROVINSI BANTEN, Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1445 H / 2024 M
BPBD PROVINSI BANTEN, Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1445 H / 2024 M

DPRD PROVINSI BANTEN: SELAMAT HARI LAHIR PANCASILA 1 JUNI 2024

DPRD PROVINSI BANTEN: SELAMAT HARI LAHIR PANCASILA 1 JUNI 2024
DPRD PROVINSI BANTEN: SELAMAT HARI LAHIR PANCASILA 1 JUNI 2024

DPRD PROVINSI BANTEN, DIRGAHAYU PROVINSI BANTEN KE 23

DPRD PROVINSI BANTEN, DIRGAHAYU PROVINSI BANTEN KE 23
DPRD PROVINSI BANTEN, DIRGAHAYU PROVINSI BANTEN KE 23

DPRD PROVINSI BANTEN MARHABAN YA RAMADHAN

DPRD PROVINSI BANTEN MARHABAN YA RAMADHAN

Pemerintah Desa Julang, Dirgahayu Republik Indonesia 78 Tahun

Pemerintah Desa Julang, Dirgahayu Republik Indonesia 78 Tahun
Pemerintah Desa Julang, Dirgahayu Republik Indonesia 78 Tahun

FIRMA HUKUM JAMAL SH DAN REKAN, DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA 78 TAHUN

FIRMA HUKUM JAMAL SH DAN REKAN, DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA 78 TAHUN
FIRMA HUKUM JAMAL SH DAN REKAN, DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA 78 TAHUN

Bapenda Banten Luncurkan Inovasi Pelayanan Digital Road Tax

Bapenda Banten Luncurkan Inovasi Pelayanan Digital Road Tax
Bapenda Banten Luncurkan Inovasi Pelayanan Digital Road Tax

SELAMAT NATAL 2022 DAN TAHUN BARU 2023

SELAMAT NATAL 2022 DAN TAHUN BARU 2023
SELAMAT NATAL 2022 DAN TAHUN BARU 2023

Aplikasi Sambat Permudah Masyarakat Dalam Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor

Aplikasi Sambat Permudah Masyarakat Dalam Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor
Aplikasi Sambat Permudah Masyarakat Dalam Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor

Marhaban Ya Ramadhan 1444 H

Marhaban Ya Ramadhan 1444 H
Marhaban Ya Ramadhan 1444 H

Hari Pers Nasional 2023 "North Sumatera"

Hari Pers Nasional 2023 "North Sumatera"
Hari Pers Nasional 2023 "North Sumatera"

Selamat Menjalankan Ibadah Puasa

Selamat Menjalankan Ibadah Puasa
Marhaban Ya Ramadhan 1444 Hijriah

PPBNI DPAC MAJASARI MARHABAN YA RAMADHAN

PPBNI DPAC MAJASARI MARHABAN YA RAMADHAN
PPBNI DPAC MAJASARI MARHABAN YA RAMADHAN

Anggota DPRD Provinsi Banten Fraksi Gerindra Marhaban Ya Ramadhan 1444 Hijriah

Anggota DPRD Provinsi Banten Fraksi Gerindra Marhaban Ya Ramadhan 1444 Hijriah
Marhaban Ya Ramadhan 1444 Hijriah

DPP PAS, MARHABAN YA MARHABAN YA RAMADHAN 1444 HIJRIAH

DPP PAS, MARHABAN YA MARHABAN YA RAMADHAN 1444 HIJRIAH
DPP PAS, MARHABAN YA MARHABAN YA RAMADHAN 1444 HIJRIAH

Pemerintah Desa Julang, Marhaban Ya Ramadhan 1444 Hijriah

Pemerintah Desa Julang, Marhaban Ya Ramadhan 1444 Hijriah
Pemerintah Desa Julang, Marhaban Ya Ramadhan 1444 Hijriah

PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Rajeg

PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Rajeg
PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Rajeg

Bacaleg DPRD Kabupaten Tangerang Partai Gerindra, Dapil 4

Bacaleg DPRD Kabupaten Tangerang Partai Gerindra, Dapil 4
Bacaleg DPRD Kabupaten Tangerang Partai Gerindra, Dapil 4


Selamat Hari Jadi Kecamatan Jayanti ke 24 Tahun

Selamat Hari Jadi Kecamatan Jayanti ke 24 Tahun
Selamat Hari Jadi Kecamatan Jayanti ke 24 Tahun

Ucapan Selamat Tahun Baru 2025

Ucapan Selamat Tahun Baru 2025
Pemerintah Kecamatan Jayanti

Berita Terpopuler

 Punya Rumah, tetapi Tak Punya Tempat Pulang

Punya Rumah, tetapi Tak Punya Tempat Pulang

September 29, 2026
Viral Video Lapak Solar JLS: Penjaga Sebut Alex-Jhon Perintahkan “Gebukin” Wartawan

Viral Video Lapak Solar JLS: Penjaga Sebut Alex-Jhon Perintahkan “Gebukin” Wartawan

September 25, 2026
SPBU 34-42309 Sumur Bandung Diduga Jadi Ladang Pengangsu Pertalite, Motor Thunder Bertangki Besar Hilir Mudik

SPBU 34-42309 Sumur Bandung Diduga Jadi Ladang Pengangsu Pertalite, Motor Thunder Bertangki Besar Hilir Mudik

September 26, 2026
 Pedagang Bayar Iuran, Sampah di Jembatan Bogeg Tetap Berserakan

Pedagang Bayar Iuran, Sampah di Jembatan Bogeg Tetap Berserakan

September 27, 2026
Takut Gagal, Akhirnya Gagal Mencoba

Takut Gagal, Akhirnya Gagal Mencoba

September 29, 2026
12 Anggota PWI Kabupaten Serang Lulus UKW, Ketua Tekankan Profesionalisme dan Kode Etik

12 Anggota PWI Kabupaten Serang Lulus UKW, Ketua Tekankan Profesionalisme dan Kode Etik

September 27, 2026
Mimpiku Tertunda, Bukan Berakhir

Mimpiku Tertunda, Bukan Berakhir

September 29, 2026
Dua Pelaku Tambang Tanah Urug Tanpa Izin Diringkus Ditreskrimsus Polda Banten

Dua Pelaku Tambang Tanah Urug Tanpa Izin Diringkus Ditreskrimsus Polda Banten

September 26, 2026
Satlantas Polres Serang Perkuat Edukasi Keselamatan, Alat Khusus Industri Diimbau Tak Dioperasikan di Jalan Raya

Satlantas Polres Serang Perkuat Edukasi Keselamatan, Alat Khusus Industri Diimbau Tak Dioperasikan di Jalan Raya

September 29, 2026
Polda Banten Bongkar Praktik “Kencingan” Solar Bersubsidi, Dua Tersangka Diamankan

Polda Banten Bongkar Praktik “Kencingan” Solar Bersubsidi, Dua Tersangka Diamankan

September 27, 2026

Berita Terpopuler

 Punya Rumah, tetapi Tak Punya Tempat Pulang

Punya Rumah, tetapi Tak Punya Tempat Pulang

September 29, 2026
Viral Video Lapak Solar JLS: Penjaga Sebut Alex-Jhon Perintahkan “Gebukin” Wartawan

Viral Video Lapak Solar JLS: Penjaga Sebut Alex-Jhon Perintahkan “Gebukin” Wartawan

September 25, 2026
SPBU 34-42309 Sumur Bandung Diduga Jadi Ladang Pengangsu Pertalite, Motor Thunder Bertangki Besar Hilir Mudik

SPBU 34-42309 Sumur Bandung Diduga Jadi Ladang Pengangsu Pertalite, Motor Thunder Bertangki Besar Hilir Mudik

September 26, 2026
 Pedagang Bayar Iuran, Sampah di Jembatan Bogeg Tetap Berserakan

Pedagang Bayar Iuran, Sampah di Jembatan Bogeg Tetap Berserakan

September 27, 2026
Takut Gagal, Akhirnya Gagal Mencoba

Takut Gagal, Akhirnya Gagal Mencoba

September 29, 2026
12 Anggota PWI Kabupaten Serang Lulus UKW, Ketua Tekankan Profesionalisme dan Kode Etik

12 Anggota PWI Kabupaten Serang Lulus UKW, Ketua Tekankan Profesionalisme dan Kode Etik

September 27, 2026
Mimpiku Tertunda, Bukan Berakhir

Mimpiku Tertunda, Bukan Berakhir

September 29, 2026
Dua Pelaku Tambang Tanah Urug Tanpa Izin Diringkus Ditreskrimsus Polda Banten

Dua Pelaku Tambang Tanah Urug Tanpa Izin Diringkus Ditreskrimsus Polda Banten

September 26, 2026
Satlantas Polres Serang Perkuat Edukasi Keselamatan, Alat Khusus Industri Diimbau Tak Dioperasikan di Jalan Raya

Satlantas Polres Serang Perkuat Edukasi Keselamatan, Alat Khusus Industri Diimbau Tak Dioperasikan di Jalan Raya

September 29, 2026
Polda Banten Bongkar Praktik “Kencingan” Solar Bersubsidi, Dua Tersangka Diamankan

Polda Banten Bongkar Praktik “Kencingan” Solar Bersubsidi, Dua Tersangka Diamankan

September 27, 2026
BhinnekaNews71.Com

About Us

BhinnekaNews71.Com merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: bhinnekanews71@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2024 BhinnekaNews71.Com
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber