Tangis Haru Iringi Tasyakuran Pelepasan Kelas IX SMP N Cikande
SERANG – Suasana penuh haru dan kebanggaan menyelimuti kegiatan Tasyakuran Pelepasan Siswa Kelas IX SMPN 1 Cikande yang digelar pada Rabu, 10 Juni 2026. Acara yang berlangsung di halaman sekolah tersebut dilaksanakan secara sederhana namun tetap khidmat dan berkesan bagi seluruh siswa, orang tua, guru, serta tamu undangan yang hadir.
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh salah satu siswi terbaik SMPN 1 Cikande. Lantunan ayat suci yang dibacakan dengan penuh penghayatan menambah suasana sakral dalam prosesi pelepasan siswa yang telah menempuh pendidikan selama tiga tahun.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang, Drs. H. Aber Nurhadi, M.Pd, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan acara pelepasan yang tidak membebani orang tua maupun wali murid.
"Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melarang adanya kegiatan kelulusan yang membebani orang tua atau wali murid. Oleh karena itu, saya mengapresiasi seluruh panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan pelepasan siswa kelas IX SMPN 1 Cikande dengan baik tanpa membebankan wali murid," ujarnya.
Momen yang paling mengharukan terjadi saat para siswa memberikan penghormatan kepada para guru, kepala sekolah, serta kedua orang tua mereka. Tangis haru pecah ketika para siswa satu per satu menyampaikan ucapan terima kasih dan permohonan maaf atas segala kesalahan selama menempuh pendidikan di sekolah tersebut.
Dengan mata berkaca-kaca, para siswa tampak memeluk guru-guru mereka sebagai bentuk rasa hormat dan terima kasih atas dedikasi yang telah diberikan selama ini. Tidak sedikit guru dan orang tua yang turut meneteskan air mata menyaksikan momen perpisahan tersebut.
Salah satu wali murid, Shauth Maressha M.M. atau Josh Munthe, menyampaikan apresiasi kepada paguyuban sekolah, komite sekolah, para alumni, serta seluruh dewan guru yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada paguyuban sekolah, komite sekolah, para alumni, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik. Rasa hormat yang setinggi-tingginya kami sampaikan kepada Bapak dan Ibu guru yang tanpa lelah mendidik, membimbing, dan membentuk karakter anak-anak kami selama tiga tahun terakhir," ujarnya.
Menurutnya, tiga tahun bukanlah waktu yang singkat. Selama proses pendidikan berlangsung, tentu terdapat berbagai kekurangan dan kenakalan dari para siswa yang membutuhkan kesabaran luar biasa dari para guru.
"Kami bangga dan berterima kasih atas kesabaran Bapak dan Ibu guru dalam mendidik putra-putri kami. Kami berharap mereka dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, meraih kesuksesan di masa depan, serta mengharumkan nama SMPN 1 Cikande," tambahnya.
Acara pelepasan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto kenangan antara siswa, guru, serta orang tua. Meski perpisahan membawa kesedihan, namun momentum tersebut menjadi awal perjalanan baru bagi para siswa untuk menggapai cita-cita dan masa depan yang lebih cerah.(Red)



Posting Komentar