Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Kapolri Beri Pin Emas Kepada Pengasuh dan Taruna Berprestasi

By On Februari 22, 2024

 


Semarang, -- Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo memberikan penghargaan Pin Emas kepada Komandan Resimen Taruna dan Siswa Akademi Kepolisian Kombes Pol Suharjimantoro, S,IK.,M.H. dan beberapa pengasuh serta Taruna Akpol yang berprestasi. 


Gubernur Akademi Kepolisian Irjen. Pol. Krisno Halomoan Siregar S,IK.,M.H. membacakam Surat Keputusan Kapolri tentang pemberian penghargaan Pin Emas Kapolri tersebut. Pembacaan surat keputusan dilakukan dalam Upacara Bendera Bulanan Lapangan Bhayangkara Akademi Kepolisian, Rabu (21/2/24).


Penghargaan Pin Emas disematkan langsung oleh Gubernur Akpol kepada perwakilan penerima penghargaan. Adapun penghargaan Kapolri ini diraih sebagai bentuk reward atas prestasi-prestasi yang diraih oleh Tim Taruna Akademi Kepolisian sebagai Juara ke 1 kompetisi sains Youth International Science Fair di Bali Tahun 2023, Juara Ke-1 kompetisi karya ilmiah di Korean National Police University Tahun 2023, dan Juara ke-1 The 10th Sessiona Of The UNCAC Conference of The States Parties di Atlanta, Amerika Serikat.


Prestasi-prestasi yang di raih ini di harapkan dapat memotivasi para pengasuh dan Taruna Akpol dalam menorehkan prestasi-prestasi lainnya di kancah internasional yang dapat meningkatkan nama harum Polri dan Bangsa Indonesia di kancah Internasional.


Adapun pengasuh dan Akpol yang turut mendapatkan antara lain :

1.Wadanmentarsis, AKBP Asep Mauludin,S.IK.,M.H.;

2.Danyontar Tingkat 4, AKBP M Roshid Ridho, S.IK ;

3.Danyontar Tingkat 3, AKBP Setiadi, SH.,S.IK.,M.H.;

4.Wadanyontar TK 3, Kompol Hadi Handoko, SH.,S.IK;

5.Ipda Siagian Cindy Sabatini, S.Trk;

6.Brigtar Ni Putu Ayu Ratna Dewi;

7.Brigtar M Ilham Akbar;

8.Brigtar M Khalifah Nasif;

9.Brigtar Prima Adnan;

10.Brigtar M Fajri Hidayat;

11.Brigtar Fahmi Adi

12.Brigtar Helena Fiorentina

13.BST Althafandhika

14.BST Prasna Daniswara.(*/Red) 

 Kompolnas Apresiasi Berbagai Inovasi Polrestabes Semarang dan Polresta Surakarta

By On November 15, 2023

Semarang, -- Kompolnas mengapresiasi Polrestabes Semarang Polda Jawa Tengah atas penerapan pola pengamanan berbasis digital. Hal itu disampaikan saat Kompolnas melakukan kunjungan kerja ke Polda Jawa Tengah pada 13-14 November 2023.


Kunjungan tersebut dipimpin Ketua Tim Kerja Kompolnas Irjen. Pol. (Purn) Drs. Pudji Hartanto Iskandar dan didampingi anggota Kompolnas H. Mohammad Dawam. Kemudian, diterima oleh Wakapolda Jawa Tengah Brigjen. Pol. Abiyoso Seno Aji, S.I.K. dan PJU, serta Kapolrestabes Semarang, Kombes. Pol. Irwan Anwar, S.I.K., S.H., M.Hum.


Kapolrestabes Semarang pun memulai pertemuan dengan memaparkan penggunaan sistem digitalisasi dalam rangka meminimalisir tindakan kriminalitas di Kota Semarang. Kemudian, Ketua Tim Kerja Kompolnas memandang, inovasi yang dibuat oleh Polrestabes Semarang adalah role model Polri yang bagus untuk penegakan hukum berbasis scientific. 


“Hal ini sangat positif dan perlu dikembangkan role model penegakan hukum berbasis IT ini sebagai aplikasi Program LIBAS (Polisi Hebat Semarang) Polrestabes Semarang dengan kerjasama yang terbangun antara masyarakat, Pemerintah Kota dan Polri dalam pemasangan CCTV sampai pada gang-gang terkecil diseluruh wilayah hukum Polrestabes Semarang,” jelasnya, Selasa (14/11/23). 


Tak hanya Polrestabes Semarang, Kompolnas juga melakukan kunjungan ke Polresta Surakarta yang diterima Kapolresta, Kombes Pol. Iwan Saktiadi, S.I.K., M.H., M.Si dan PJU. Saat kunjungan itu, Kompolnas mendapat paparan persiapan pengamanan Pemilu 2024. 


Anggota Kompolnas Mohammad Dawam menambahkan, seluruh anggota Polri harus terus meningkatkan kualitas profesionalitas dan netralitas sebagaimana perintah dan arahan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo. 


Di sisi lain, ia memandang inovasi positif jajaran Polres di Jawa Tengah dalam memastikan Kamtibmas dan Penegakan Hukum melalui Aplikasi Digital perlu diapresiasi. Ia menekankan, inovasi menjadi hal penting yang harus dilakukan jajaran Polri.


“Ini hal baik, inovasi dengan membangun semacam Rumah Deradikalisasi Napiter di Kota Surakarta maupun di Karanganyar ataupun Rumah Edukasi Bahaya Narkoba dengan bentuk  kerja sama bersama BNPT, Pemerintah Daerah dan semua pihak terkait,” ungkapnya.(*/Red) 

Dansat Brimob Polda Banten Hadiri Acara Pembekalan Akhir Siswa SIPSS Gel. I/ T.A 2023 di Semarang

By On Juli 14, 2023





SEMARANG, BHINNEKANEWS71.COM -- Dansat Brimob Polda Banten Kombes Pol Dede Rojudin mendampingi Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho, dalam kegiatan Pembekalan Akhir siswa SIPSS Gel. I/ T.A 2023, bertempat di Akademi Kepolisian, Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (13 Juli 2023).

Kapolda Banten sebagai narasumber Pembekalan Akhir Siswa SIPSS Gel. I/ T.A.  2023 didampingi oleh Dansat Brimob Polda Banten Kombes Pol Dede Rojudin, Dirpolairud Polda Banten Kombes Pol Andree Ghama Putra, dan Dirkrimum Polda Banten AKBP Yudhis Wibisana.

Pada kesempatan tersebut, Dede Rojudin mengatakan, Pembekalan Akhir guna mempersiapkan mereka sebagai generasi Polisi masa depan yang handal dan profesional.

"Pembekalan ini merupakan tahap penting dalam proses pendidikan mereka siswa SIPSS, sebelum memasuki dunia Kepolisian yang sebenarnya," Dede Rojudin. 

Tujuan utama dari pembekalan akhir ini adalah memastikan bahwa mereka siswa SIPSS siap untuk menghadapi tugas dan tantangan yang kompleks dalam menjalankan fungsi Kepolisian sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.(*/Red) 

 Buka Rakernis Brimob, Kapolri: Amankan Agenda Nasional Hingga Internasional

By On Maret 13, 2023




Semarang - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Korps Brigade Mobile (Korbrimob) Polri di Gedung Akpol, Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Senin, 13 Januari 2023. 


"Hari ini dilaksanakan kegiatan Rakernis Brimob dipilih tempatnya di Akpol, tentunya untuk semakin menambah motivasi dan semangat dari seluruh anggota. Karena Akpol ini adalah tempat lahirnya para pemimpin muda dan juga senior-senior yang banyak memberikan dedikasi dan dharma bakti untuk Brimob dan institusi Kepolisian Republik Indonesia," kata Sigit. 


Sigit mengungkapkan, Rakernis Brimob ini juga sekaligus menindaklanjuti instruksi dari Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) ketika memberikan pengarahan di Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri. 


"Kaitan dengan Rakernis tentunya ada perintah dan kebijakan dari Bapak Presiden saat Rapim TNI-Polri yang tentunya harus kita jabarkan," ujar Sigit. 


Dalam Rakernis tersebut, dikatakan Sigit, jajaran Brimob Polri diantaranya akan membahas kesiapan dalam menghadapi agenda nasional maupun internasional yang berlangsung di Indonesia.


"Harapan kita Rakernis Brimob kali ini bisa dimanfaatkan untuk mempersiapkan Brimob dalam menghadapi tantangan tugas kedepan. Khususnya menghadapi agenda kegiatan baik nasional maupun internasional maupun kegiatan politik di tahun 2023 menjelang masuk pada kegiatan tahun 2024," ucap Sigit.


Dari agenda nasional, menurut Sigit, Korbrimob Polri akan menyiapkan strategi kesiapan pengamanan pada seluruh tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2024 mendatang. 


Pada tahun politik tersebut, Sigit menekankan, personel Brimob harus mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik dan matang dalam menghadapi segala bentuk potensi maupun ancaman yang sewaktu-waktu bisa terjadi. 


"Sebagai pasukan yang mendapatkan tugas menghadapi potensi eskalasi yang memiliki ancaman kadar tinggi, sehingga mau tidak mau semua itu harus kita siapkan. Sehingga tahapan Pemilu bisa berjalan dengan baik, dan dari sisi stabilitas kamtibmas bisa kita jaga sebaik-baiknya. Dan ini diperlukan kesiapan khusus dan rekan-rekan Brimob untuk persiapkan ini dengan sebaik-baiknya," papar mantan Kabareskrim Polri itu. 


Selain itu, Sigit juga menegaskan, personel Brimob harus mempersiapkan diri dengan baik guna mengamankan event  internasional yang akan diselenggarakan di Indonesia. Diantaranya adalah, Piala Dunia U-20 hingga ASEAN Summit 2023. 


"Kita juga akan menghadapi event-event besar yang bersifat internasional, pengamanan U-20 Piala Dunia, kita juga tentunya harus mempersiapkan pengamanan dengan baik. ASEAN Summit juga harus kita laksanakan pengamanan dengan baik, dengan berkaca pengamanan pada saat kita melaksanakan pengamanan KTT G-20," tutup eks Kapolda Banten ini. 


Tak hanya itu, Sigit menyatakan, Brimob Polri juga akan dibutuhkan perannya dalam melakukan pengamanan menjelang Bulan Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri 2023. 


Menurut Sigit, hal itu harus disiapkan pengamanannya demi menciptakan serta mewujudkan kegiatan beribadah yang aman dan damai bagi seluruh masyarakat Indonesia. 


"Dan juga sebentar lagi kita masuk ke hari-hari besar agama. Sehingga tentunya disamping ada kebiasaan masyarakat melaksanakan mudik yang harus kita jaga dan kawal. Namun disisi lain, terkait potensi terjadinya gangguan kamtibmas dimana peran Brimob harus ada juga, tentunya kita persiapkan dengan baik," kata Sigit.(*/Red) 

PNS di Semarang yang Hilang Jelang Diperiksa Soal Kasus Korupsi, Ditemukan Tewas Terbakar Tanpa Kepala

By On September 09, 2022




Semarang, BhinnekaNews71.Com -- Mayat terbakar ditemukan di kawasan Marina, Semarang, Jawa Tengah. Korban diduga adalah PNS Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang Paulus Iwan Boedi Prasetyo (51), yang dilaporkan hilang.


Jumat (9/9/2022), Direskrimum Polda Jateng Kombes Djuhandhani Rahardjo Puro dan Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar mendatangi lokasi penemuan mayat. Dugaan mayat adalah Iwan yaitu ada pelat nomor motor H-9799-RA pelat merah dan name tag ".. Wan Budi P.." yang kondisinya terbakar.


"Ini identik dengan yang dipakai Iwan saat dilaporkan hilang," kata Irwan.


Meski demikian, untuk mengetahui pasti identitas korban, masih harus menunggu tes DNA.


Mayat dan motor terbakar itu ditemukan pada Kamis (8/9) di lahan kosong milik PT Famili oleh pekerja yang sedang membabat alang-alang dengan alat berat. Temuan itu dilaporkan ke kepolisian.


Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar mengungkap mayat ditemukan dalam kondisi terbakar 100 persen. Selain itu, jasad korban juga sudah tidak utuh.


Sementara itu, Paulus Iwan Boedi Prasetyo, dia dilaporkan hilang sejak 24 Agustus 2022. Iwan ternyata menerima panggilan dari Polda Jateng untuk dimintai keterangan soal kasus korupsi yang dijadwalkan pada 25 Agustus 2022.(bv24)

 54 WNI Korban Penyekapan di Kamboja Berhasil Dibebaskan; Terimakasih Pak Ganjar

By On Juli 31, 2022




Semarang, BhinnekaNews71.Com -- Upaya pemerintah Indonesia membebaskan 54 WNI yang diguga menjadi korban penyekapan di Kamboja berhasil. Sabtu (30/7), Kemenlu, KBRI Kamboja dan instansi terkait termasuk kepolisian Kamboja berhasil membebaskan 54 WNI itu.


Kabar tersebut disampaikan oleh salah satu korban yang disekap, M Effendy dalam video singkat yang tersebar di media sosial. Dalam video itu, Effendy dan teman-temannya mengatakan sudah dibebaskan dan mengucapkan terimakasih untuk Ganjar.


"Pak Ganjar terimakasih, kami telah diproses untuk pemulangan. Terimakasih banyak pak," kata mereka dalam video singkat itu.


Saat dihubungi lewat sambungan telephone, Effendy mengatakan ia bersama teman-temannya sudah keluar dari tempat kerja. Saat ini, mereka berada di Kantor Polisi Sihanoukville.


"Ada 55 orang di kantor polisi, ini didata dan menunggu temen-temen yang lain," kata Effendy.


Effendy mengaku sangat bersyukur bisa dibebaskan. Secara langsung, ia juga mengucapkan terimakasih pada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo karena menanggapi aduan mereka dan cepat direspon.


"Kami sudah buat laporan tiga minggu, tapi tidak ada respon. Untuk itu, kami berinisiatif mengadu ke Ganjar melalui medsos.


"Saya hubungi pak Ganjar, empat hari langsung direspon dan ada desakan dari Indonesia untuk dievakuasi," terangnya.


Effendy juga mengaku sempat dikontak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jateng dan KBRI Kamboja.


"Kami dihubungi dan dikatakan kami akan dievakuasi. Dan tadi malam langsung ditindaklanjuti dan dipanggil dari pihak perusahaan," ucapnya.


Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan senang mendapat kabar tersebut. Kasus dugaan penipuan dan penyekapan terhadap 54 WNI di Kamboja yang masuk lewat aduan kanal media sosial itu memang menjadi perhatian serius.


"Saya memang minta diambil tindakan segera, karena beberapa kali saya telpon dan video call dengan para korban itu, mereka mengatakan sudah mendapat ancaman bahkan kekerasan. Kalau hari ini sudah dibebaskan, ini tentu berita baik," katanya.


Pihaknya terus mengawal kasus ini. Koordinasi dengan Kemenlu dan KBRI Kamboja juga terus dilakukan.


"Kemarin mereka yang di Kamboja menjanjikan hari ini dibebaskan. Dan ternyata progresnya bagus. Saya terimakasih pada semua pihak yang sudah membantu proses pembebasan ini," imbuhnya.


Ganjar juga mewanti-wanti agar kasus ini menjadi pembelajaran semua pihak. Siapapun yang hendak bekerja ke luar negeri, ia meminta agar memberikan informasi yang detail.


"Tolong berikan informasi yang detail, tata caranya harus benar. Jangan sampai ada yang tidak lengkap administrasinya apalagi yang berangkat ilegal," pungkasnya.(Fpnkri) 

 Anggota TNI yang Istrinya Ditembak di Semarang Menghilang, Diburu PM!

By On Juli 22, 2022







Semarang, BhinnekaNews71.Com -- Kapendam IV/Diponegoro Letkol Inf Bambang Hermanto menyebut keberadaan Kopda M yang istrinya ditembak di Banyumanik Semarang belum ditemukan hingga kini. Anggota TNI itu menghilang usai mengantar istrinya ke rumah sakit.


"Pada saat setelah kejadian, yang bersangkutan ini sempat mengantar (korban) dan sempat menunggu sampai dengan operasi selesai. Di kemiliteran dituntut untuk kehadiran, pada saat besok harinya yang bersangkutan tidak hadir," ujar Bambang di Mapolrestabes Semarang, seperti dilansir detikJateng, Jumat (22/7/2022).


Menghilangnya Kopda M diketahui setelah dirinya tidak hadir dalam kegiatan dinas di kesatuannya. Saat ini yang bersangkutan dinyatakan Tidak Hadir Tanpa Izin (THTI).



"Bahwa THTI ini ada aturannya, ada tahapan-tahapannya apabila militer tindakan tidak hadir tanpa izin pada masa damai itu sudah masuk dalam kategori tindak pidana militer," jelas Bambang.


"Sehingga yang bersangkutan oleh pimpinannya ataupun komandan batalionnya melaporkan kepada pimpinan dibarengi dengan pelimpahan perkara kepada penyidik dalam hal ini Polisi Militer," sambungnya.


Hingga saat ini pihaknya belum mengetahui keberadaan Kopda M. Bambang mengatakan saat ini Polisi Militer masih melakukan pencarian.(***)





















Source: Detik.com


Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *