Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

Rutan Kelas IIB Gelar Penyuluhan Warga Binaan, Tingkatkan Kesadaran dan Hak Kewajiban Hukum Warga Binaan

Juli 12, 2024








SERANG, – Rutan Kelas IIB Serang mengadakan penyuluhan hukum bagi warga binaan pemasyarakatan pada hari Jumat, 12 Juli 2024.


Acara ini terlaksana berkat kerjasama antara Rutan Kelas IIB Serang dan Pos Bantuan Hukum Advokat Indonesia (Posbakumadin) Serang. Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum dan memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang hak-hak serta kewajiban hukum bagi para warga binaan.


Kegiatan penyuluhan hukum ini dihadiri oleh sejumlah narasumber dari Posbakumadin Serang yang memiliki pengalaman dan keahlian di bidang hukum. Materi yang disampaikan meliputi hak-hak dasar warga binaan, proses hukum, prosedur pengajuan banding, dan mekanisme bantuan hukum. Para narasumber juga memberikan sesi tanya jawab yang memungkinkan warga binaan untuk mengajukan pertanyaan seputar permasalahan hukum yang mereka hadapi.



Kepala Rutan Kelas IIB Serang, Bapak Prayoga Yulanda, dalam sambutannya menyampaikan, “Penyuluhan hukum ini sangat penting untuk memberikan pemahaman kepada warga binaan tentang hak-hak mereka dan bagaimana cara memperoleh bantuan hukum. Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, para warga binaan dapat lebih mengerti tentang proses hukum dan dapat menjalani masa binaan dengan lebih baik.”




Ketua Posbakumadin Serang, Ibu yanti, menambahkan, “Kami sangat mendukung kegiatan penyuluhan hukum seperti ini. Posbakumadin berkomitmen untuk terus memberikan bantuan hukum kepada masyarakat, termasuk warga binaan pemasyarakatan. Dengan pemahaman hukum yang baik, diharapkan mereka bisa menghadapi masalah hukum dengan lebih siap dan terarah.”


Para warga binaan yang hadir dalam penyuluhan tersebut menunjukkan antusiasme dan aktif berpartisipasi dalam sesi diskusi. Mereka menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan untuk mendapatkan informasi dan pemahaman tentang hukum.


Kegiatan penyuluhan hukum ini merupakan bagian dari upaya Rutan Kelas IIB Serang untuk meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh warga binaan.(Per.co/DK)

Satreskrim Polres Serang Rutin Patroli Kring Serse Antisipasi Tindak Kejahatan dan Miras

Juli 12, 2024



SERANG,  - Dalam upaya memberantas peredaran minuman keras (miras), personil Unit Kejahatan dengan Kekerasan (Jatanras) Satreskrim Polres Serang menggelar patroli Kring Serse di wilayah hukum Polres Serang, Kamis (11/7/2024) malam hingga Jumat dini hari.


Seperti yang dilakukan sebelumnya, patroli personil Satreskrim juga menyasar titik-titik rawan sasaran kejahatan diantaranya komplek pertokoan, kantor perbankan, SPBU serta mesin ATM. 


"Kegiatan Kring Serse tersebut bertujuan untuk mengantisipasi peredaran miras serta mencegah munculnya aksi kejahatan jalanan," ungkap Kasatreskrim AKP Andi Kurniady ES, Jumat (12/7/2024).


Kasatreskrim mengatakan sasaran dari patroli adalah lokasi pertokoan yang rawan dijadikan sasaran pencurian. Selain itu kios jamu yang kerap dijadikan peredaran miras juga disasar.


"Sasaran utama patroli Kring Serse ini adalah antisipasi kejahatan dan peredaran miras. Dan sekaligus sosialisasi call center 110 untuk pelayanan Kepolisian jika dibutuhkan," ungkap AKP Andi Kurniady ES.


Dikatakan Kasatreskim, petugas juga mengingatkan jika menemukan peristiwa yang mencurigakan segera lapor ke polsek terdekat atau menghubungi call center 110.


"Sesuai perintah Kapolres Serang, remaja yang masih berkumpul dini hari, juga kita bubarkan untuk segera pulang dan mengingatkan untuk menjaga kamtibmas," tandasnya.(*/Red) 

Nico Siahaan: Apakah Indonesia Siap Menghadapi Era Digital?

Juli 12, 2024




Jakarta, - Diskusi Hangat PEWARNA Indonesia dan PGI Mengupas Tantangan dan Peluang Digitalisasi


Apakah kita siap menghadapi perubahan zaman? Pertanyaan ini menjadi sorotan utama dalam diskusi yang diselenggarakan oleh PEWARNA Indonesia bekerja sama dengan PGI di Media Center PGI, Jalan Salemba Raya. Diskusi bertajuk "Pengaruh Era Digitalisasi Dalam Tataran Masyarakat" pada Jumat, 12 Juli 2024, pukul 10.00-12.00 WIB, menghadirkan pembicara-pembicara yang ahli di bidangnya.


Junico Bisuk Partahi Siahaan atau yang akrab disapa Nico Siahaan, anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, dan Beny Lumy dari Komisi Integrasi Persekutuan Gereja-gereja Indonesia, hadir sebagai pembicara utama dalam diskusi ini, dengan Grollus Daniel Sitanggang dari PEWARNA Indonesia bertindak sebagai moderator.


Nico Siahaan mengawali diskusi dengan menyoroti pentingnya memperbaharui Undang-undang ITE dan UU Data Pribadi. Menurutnya, Indonesia masih tertinggal dalam hal regulasi digital dibandingkan negara-negara lain yang sudah memiliki undang-undang khusus mengenai digitalisasi, termasuk Artificial Intelligence (AI).


"Kita masih banyak mengandalkan KUHP untuk menangani pelanggaran terkait elektronik dan digitalisasi, karena UU ITE kita belum siap," ujar Nico Siahaan. Ia juga mengkritisi pendekatan militeristik dalam pengelolaan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), yang menurutnya harus dipimpin oleh orang yang benar-benar memahami sistem siber.


Nico juga menekankan pentingnya pembentukan Badan Perlindungan Data Pribadi yang independen, mirip dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Presiden Joko Widodo menginginkan badan ini dibentuk oleh Presiden, namun kami dari legislatif menginginkan adanya badan yang independen," tegasnya.


Sementara itu, Beny Lumy menjelaskan perbedaan antara era digital 3.0 dan era digital 4.0. "Di era digital 3.0, dunia nyata dan maya berjalan paralel, namun di era digital 4.0, keduanya sudah menyatu dan tercampur. Misalnya, sekarang ada pelecehan seksual yang bisa dituntut tanpa ada sentuhan fisik," paparnya. Beny juga menyoroti bagaimana era digitalisasi telah mengubah pola hidup kita secara drastis, dengan pengawasan yang tidak mengenal waktu dan batasan.


Beny menambahkan bahwa dunia digital tidak mengenal usia dan batasan apapun. "Jika kita mengabaikan pertumbuhan dan berinovasi serta mengikuti perkembangan teknologi, kita akan terlempar dari peradaban," katanya. Ia juga mengkritik mental pejabat yang masih seperti pedagang, yang tidak menunjukkan kemandirian dengan inovasi dan kemandirian di bidang teknologi.


Nico Siahaan juga menyoroti pentingnya kedaulatan digital bagi Indonesia. "Kita harus memiliki kedaulatan sinyal, konten, aplikasi percakapan, dan semua aspek digital. Jika WhatsApp dihapus, masyarakat akan kelabakan. Negara-negara lain memiliki aplikasi percakapannya sendiri, seperti Cina dengan MiChat," tegasnya. Ia menambahkan bahwa pendidikan harus memainkan peran penting dalam mengubah mindset para pendidik untuk mengimplementasikan kurikulum yang mendukung kemandirian dan kedaulatan digital sejak dini.


Diskusi ini menjadi sangat relevan di tengah perkembangan digital yang semakin pesat. Nico Siahaan menegaskan bahwa pemerintah harus siap dan mempersiapkan sumber daya manusianya untuk menghadapi perkembangan zaman ini. Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (PEWARNA) juga didorong untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah dan lembaga-lembaga lainnya agar siap menghadapi perubahan zaman melalui perannya di dunia jurnalistik, yang kini juga sedang beralih ke digitalisasi.


Acara ini memberikan wawasan mendalam tentang tantangan dan peluang era digitalisasi, serta pentingnya kesiapan dan kemandirian dalam menghadapi perubahan zaman.(*/Red) 

Senangnya Warga Duta Harapan, Jalan-Jalan Naik Bus Gratis Gagasan Tri Adhianto

Juli 12, 2024




BEKASI, - Sejumlah bus gratis gagasan Tri Adhianto mengantarkan sedikitnya 50 warga Duta Harapan, Kelurahan Harapan Baru, Bekasi Utara, pergi liburan ke Bogor, Jumat 12 Juli 2024.



Tampak di lokasi, Tri Adhianto hadir melepas keberangkatan warga. Tri Adhianto juga melakukan pengecekan kesiapan unit bus.


Calon Wali Kota Bekasi itu terlihat bersilahturahmi dan senam bersama warga.


“Kita melakukan silahturahmi bersama dengan ibu-ibu dari Sicita Kota Bekasi melakukan senam sehat bersama di kawasan Duta Harapan,” kata Tri Adhianto dilokasi, Jumat 12 Juli 2024.


Selain melaksanakan senam sehat, ternyata Tri Adhianto juga melakukan pelepasan warga tersebut.


"Alhamdulillah pagi yang cerah ini saya bisa memberangkatkan ibu-ibu ke kawasan gunung mas, Bogor, Jawa Barat. Tadi kita mulai dari senam dan berangkat ke Gunung Mas dengan secara gratis saya berangkatkan ibu-ibu untuk pergi liburan tersebut,” ujarnya.


Tri Adhianto memang menyediakan sejumlah bus gratis untuk warga Kota Bekasi. Bus tersebut dapat digunakan secara cuma-cuma alias gratis.

(Fjr/Romo Kefas).

Mitigasi Pencemaran Sungai Cikambuy,Kapolres Serang Akan Bangun 2 Sumur Bor dan Minta DLH Untuk Menindak Tegas Perusahaan

Juli 11, 2024

 


SERANG - Dalam rangka mitigasi pencemaran Sungai Cikambuy yang melintasi Kampung Kemuning, Desa Cijeruk, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, akibat dampak dari keberadaan industri di Kawasan Modern Cikande, Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko melakukan silaturahmi dengan tokoh agama Kemuning dan Karang Taruna Desa Cijeruk.


Acara yang dikemas dalam program Ngariung Iman Ngariung Aman ini dilaksanakan di ruang rapat Mapolres Serang, Rabu 10 Juli 2024. Turut hadir Wakapolres Kompol Ali Rahman CP, Kasatreskim AKP Andi Kurniady ES dan Kasatintelkam AKP Tatang.


Kapolres mengungkapkan dirinya memaklumi jika masyarakat Kampung Kemuning resah lantaran pencemaran Sungai Cikambuy yang diduga dampak dari keberadaan perusahaan industri di Kawasan Modern. 


"Terkait dengan limbah yang ditimbulkan dari perusahaan maupun sampah yang mengalir pada aliran sungai Cikambuy tentunya ini menjadi permasalahan yang berdampak ke masyarakat," kata Kapolres.


Kapolres mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan 2 solusi dalam mengatasi permasalahan-permasalahan, yaitu instansi terkait yaitu Dinas Lingkungan Hidup agar menindak tegas terhadap perusahaan yang melakukan pelanggaran.


"Dan solusi kedua yaitu, kami akan membantu melaksanakan pertemuan dengan pengelola Kawasan Modern Cikande untuk menyikapi permasalahan," tandasnya.


Dalam kesempatan itu, Kapolres juga mengutarakan niat untuk membantu masyarakat dalam pengadaan air bersih untuk masyarakat Kampung Kemuning dengan melakukan pengeboran dua titik sumur bor.


"Sambil menunggu permasalahan selesai, kami akan memberikan bantuan berupa 2 sumur bor air bersih untuk masyarakat Kemuning. Insha Allah dalam 2 minggu sumur bor ini sudah bisa dinikmati masyarakat," kata Kapolres.


"Harapan saya kepada masyarakat agar Komunikasikan apabila terdapat permasalahan dan jangan sampai ada yang menunggangi," tegasnya.


Salah seorang tokoh masyarakat, ustadz Rebo menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Kapolres Serang yang telah meluangkan waktunya untuk bertemu dengan masyarakat Kemuning terkait sungai yang tercemar.


"Saya mewakili masyarakat Kampung Kemuning meminta agar dari Kapolres ikut membantu kami agar apa yang menjadi keluhan masyarakat dapat tersampaikan ke pihak pengelola Industri Modern Cikande," kata ustadz Rebo.


Menurut Ustadz Rebo, masyarakat Kampung Kemuning sangat merasakan dampak yang luar biasa terkait adanya pencemaran Sungai Cikambuy yang diduga dampak keberadaan perusahaan di Industri Modern Cikande. Tidak saja aliran sungai tapi juga pencemaran udara serta menimbulkan kebisingan.


"Sungai Cikambuy ini merupakan satu-satunya sungai yang bisa digunakan masyarakat, namun saat sudah tidak layak digunakan lantaran limbah industri. Aliran Sungai Cikambuy sekarang hitam dan menimbulkan bau yang menyengat," ujar Ustadz Rebo.


Terkait bantuan sumur bor yang diwacanakan Kapolres Serang, Ustadz Rebo menyampaikan terimakasih.


 "Saya atas nama pribadi maupun masyarakat mengucapkan terimakasih pada Bapak Kapolres yang berencana memberikan bantuan sumur bor, namun mohon maaf saya meminta agar bantuan tersebut dialihkan saja untuk pembangunan Majlis Taqlim," pintanya.(*/Red) 

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *