Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Viral Pesan Berantai di Medsos, Polisi Bakal Gelar Razia STNK Besok, Humas Polres Serang: Itu Hoax

By On Februari 29, 2024

Tangkapan layar pesan berantai edaran razia STNK. 


Serang, -- Beredar isu pesan berantai di Grup Whatsapp yang diterima media ini perihal rencana razia STNK yang bakal di gelar serentak di seluruh Indonesia pada Jumat (1/3/2024) besok.

Hal itu mendapat tanggapan Kasi Humas Polres Serang, Iptu Dedi Jumhaedi menjelaskan edaran tersebut Hoax, " Kami sudah Cek, KBO Satlantas Polres Serang mengatakan itu Hoax," ujar Dedi, Kamis (29/2/24).


Adapun pesan berantai yang beredar massif dimasyarakat dengan narasi yaitu. 

Razia STNK Dimulai Besok, Jadwalnya:
Pemda, Dishub kerja sama dengan Polri menggelar *rajia pajak STNK mobil & motor.

Bagi kendaraan yang telat bayar pajak.

Berdasarkan data, ada ratusan ribu motor dan mobil yang belum bayar pajak yang masih menggunakan pelat lama.

Bagi kendaraan yang telat bayar pajak 3 tahun atau lebih akan langsung dikandangin.

Dan bayar derek serta bayar parkir SEHARI Rp 400 ribu.

Berikut jadwal jam dan tempat razianya. Info dari grup WA kiriman dari Bhayangkara polri.

1. pagi jam 10:00-12:00


2. siang dari jam 15:00-17:00


3. malam dari jam 22:00-24:00 dilanjutkan kembali dari Jam 03:00-05:00 wib.

Razia Zebra gabungan dengan polres se-Indonesia.
Lengkapi surat2 kendaraan anda. Mohon ditertibkan atribut2 TNI/Polri yg terpasang di kendaraan anda

*nyaman berkendara untuk keselamatan kita bersama*

Sementara Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Didik Hariyanto menjawab sedang pengecekan, " Kita sedang cek dan tanyakan," kata KBP Didik dikonfirmasi Bhinneka News.(Red)


Harga Beras Di Pasar Kranggot Cilegon Alami Penurunan Harga

By On Februari 29, 2024




Cilegon, -- Menjelang Bulan Ramadhan, Harga Beras Mulai Menunjukkan Penurunan Harga, Penurunan terjadi di Pasar Kranggot Kota Cilegon


H. Hidayat pedagang beras yang berada di Pasar Kranggot mengatakan saat ini kondisi harga beras di pasar tersebut ada penurunan harga sebesar Rp 14,500 per kg


"Untuk hargan beras alhamdulillah sudah turun tiap harinya, semoga kedepan harga beras tetap stabil," pungkasnya Hidayat


Dia mengungkapkan, tingginya harga beras dalam beberapa waktu terakhir ini dipicu oleh adanya fenomena cuaca El Nino dan biaya produksi yang mahal. Ini sekaligus membantah tudingan bantuan pangan beras sebagai dalang dari langkanya stok beras di tingkat pedagang


"Semoga masyarakat tidak percaya dengan kabar-kabar hoax, yang jelas saat ini harga beras sudah turun," ungkapnya

 Dukung Kelancaran Pemilu 2024, Polda Metro Jaya Beri Layanan Kesehatan Untuk Petugas PPK, KPPS Dan Pengamanan TPS

By On Februari 29, 2024


Jakarta – Upaya Kepolisian dalam mendukung kelancaran proses rekapitulasi suara Pemilu 2024, Bidang Kedokteran Dan Kesehatan Polda Metro Jaya menggelar layanan Kesehatan kepada petugas PPK, KPPS dan personil Pengamanan TPS di wilayah Jakarta Barat yang berlangsung di Gor Remaja Kec. Cengkareng, Jakarta Barat. Kamis (29/02/24).


Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk memastikan kesehatan dan kelayakan petugas PPK dan personil PAM TPS dalam menjalankan tugas-tugas krusial mereka selama proses rekapitulasi perhitungan suara serta untuk memastikan kesehatan semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Pemilu 2024.


Petugas yang melaksanakan pemeriksaan Kesehatan adalah Kompol dr. Dimas, Bripda Fahreza, Bripda Ns. Yuni Siregar, S.Kep, dan Bripda Bela, A.md.Kep. yang turun langsung memberikan dukungan Kesehatan kepada 33 orang, diantaranya 6 orang dari anggota Polri dan 27 orang dari PPK, KPPS, saksi dan Saksi Partai.


Kompol dr. Dimas mengatakan bahwa pemeriksaan kesehatan ini juga menjadi salah satu langkah penting dalam memastikan kegiatan perhitungan suara berjalan lancar dan aman bagi semua petugas terkait. 


Selanjutnya Deski berharap dengan adanya langkah-langkah ini, proses perhitungan suara Pemilu 2024 khususnya di Kota Depok ini dapat dapat berjalan dengan baik dan lancar.


Dikesempatan yang sama Fasa Wakil Ketua PPK Kecamatan Cengkareng mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kapolda Metro Jaya yang telah menghadirkan Tim Kesehatan selama proses rekapitulasi dan menjaga serta memeriksa kesehatan kepada petugas PPK sehingga seluruh petugas PPK dalam keadaan sehat dan kegiatan rekapitulasi dapat berjalan dengan lancar.(*/Red) 

Lima Pelaku Begal Motor Beraksi 12 Kali di Tangerang Ditangkap Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota

By On Februari 29, 2024







KOTA TANGERANG, - Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya, berhasil membekuk lima orang pelaku Begal Motor di wilayah Tangerang.


Mereka adalah AP (20), S (37), AM (26), RH (26) dan ZM (28).


Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan spesialis pelaku begal motor ini ditangkap usai melakukan aksi pencurian dengan kekerasan yang menyasar sepeda motor milik warga di Jalan Sinar Hati VII, Kelurahan Sukajadi, dan warga Pabuaran Tumpeng, Karawaci, Kota Tangerang di Akhir Bulan Februari 2024. Korban mengalami luka bacok di punggung dan lengannya akibat kekerasan yang dilakukan pelaku dengan sajam yang dibawanya.


"Saat melakukan penyelidikan, petugas berhasil mendapat informasi dari masyarakat bahwa sepeda motor yang diduga hasil kejahatan yang terjadi di Jalan Sinar Hati, Karawaci akan dijual," kata Zain dalam keterangannya kepada wartawan. Kamis, (29/2/2024).

Lanjutnya, dari informasi didapat, anggota Opsnal Ranmor Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota langsung bergerak cepat ke daerah yang dimaksud dan berhasil mengamankan dua pelaku AP (20) dan  S (37) berikut sepeda motor hasil curian.


"Saat dilakukan interograsi terhadap kedua pelaku, didapat keterangan bahwa mereka hanya bertugas menjual kendaraan hasil begal motor dari AM (26), RH (26) dan ZM (28), kemudian petugas menangkap ketiganya di Kontrakan AP dan Kontrakan ZM saat sedang menunggu hasil penjualan motor hasil begal," terangnya.


"Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui telah melakukan aksi begal motor sebanyak 12 kali di wilayah Kota Tangerang, Kota Tangsel dan Kab Tangerang. Pelaku tidak segan-segan melakukan kekerasan gunakan sajam kepada korbannya," ujar Zain.


Kapolres menambahkan saat pengembangan, pelaku ZM dan RH berusaha melarikan diri dan melawan petugas, sehingga petugas dengan sigap  memberikan tindakan tegas terukur untuk melumpuhkan kedua pelaku.


"Dua pelaku kita berikan tindakan tegas terukur (tembakan) untuk melumpuhkan karena berusaha melawan petugas dan kabur saat pengembangan," katanya.


Selanjutnya, para pelaku dan barang bukti sepeda motor hasil curian dibawa ke Kantor Polres Metro Tangerang Kota guna proses penyidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya para pelaku diancam dengan Pasal 365 KUHPidana, maksimal ancaman hukuman penjara 9 tahun.(*/Red) 

Dua Sejoli Korban Pelaku Begal di Neglasari, 2 Pelaku Berhasil Ditangkap

By On Februari 29, 2024


KOTA TANGERANG, - 2 (dua) orang pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) berhasil ditangkap unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Neglasari, Polres Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya. 1 (satu) pelaku berinisial A alias Betok berhasil ditangkap di wilayah Perum, Kota Tangerang.


Setelah dilakukan pemeriksaan, A alias Betok, mengaku melakukan aksi pencurian dengan kekerasan ini bersama pelaku berinisial Z yang telah diamankan terlebih dahulu oleh tim Resmob Polres Metro Tangerang Kota dalam kasus yang berbeda.


Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan, sebelumnya, kedua pelaku melakukan tindak pencurian dengan kekerasan pada pasangan muda-mudi berinisial PJR dan R saat sedang duduk-duduk diatas sepeda motor di depan sebuah warung.


"Peristiwa curas ini terjadi pada Sabtu, 16 Desember 2024 di sebuah warung yang berlokasi di Pondok Kos RT 02 RW 05, Kelurahan Selapajang Jaya, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, sekira pukul 19.30 WIB," ungkap Kapolres. Kamis, (29/2/2024).


Lanjut Zain, saat itu kedua pasangan muda-mudi tersebut sedang duduk di atas sepeda motor. Namun, tiba-tiba dihampiri oleh dua orang pelaku sambil mengeluarkan senjata tajam (sajam) jenis celurit, kemudian memaksa kedua korban untuk menyerahkan handphone miliknya.


"Pelaku meminta handphone dan kunci motor milik korban. Namun oleh korban hanya dikasih handphone. Karena tidak dikasih kunci motor para pelaku marah dan langsung membacok korban hingga mengenai punggung belakang dan lengan kiri," ungkapnya.


"Tak hanya itu, pelaku juga memukul kening korban menggunakan benda tumpul, lalu menginjak dan menyeret korban hingga mengalami luka dan pingsan tidak sadarkan diri," tambah Zain.


Akibat kejadian yang dialaminya, korban PJR menderita luka di tangan sebelah kiri, luka lecet di lutut sebelah kiri, luka memar di dahi, luka lecet di punggung serta  kehilangan handphone miliknya. Setelah ditolong warga, korban kemudian diantar pasangannya R untuk melapor ke Polsek Neglasari.


"Dari hasil penyelidikan dan keterangan korban serta saksi-saksi di TKP. Diketahui pelaku curas ini berinisial A alias Betok dan dilakukan pengejaran. Pelaku ditangkap di daerah Perum. Dari hasil pemeriksaan Ia melakukan aksinya bersama Z yang telah ditangkap lebih dulu oleh anggota Ranmor Polres dalam kasus dan lokasi berbeda," jelasnya.


Atas perbuatannya, Lanjut Kapolres, kedua pelaku dikenakan pasal Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan sebagaimana dimaksud dalam pasal 365 KUHPidana.


"Pelaku berikut barang bukti sajam jenis celurit, handphone milik korban telah disita dan hasil Visum et Refertum diambil. Mereka (kedua Pelaku) diancam maksimal 9 tahun hukuman penjara," pungkasnya.(*/Red) 

Peningkatan Kemampuan, Ditsamapta Polda Banten Gelar Latganda

By On Februari 29, 2024



Serang - Ditsamapta Polda Banten gelar Latganda dan peragaan dalam melaksanakan tugas keterampilan perorangan bertempat di Polda Banten pada Kamis (29/02).


Kegiatan dipimpin langsung Dirsamapta Polda Banten Kombes Pol Mohamad Syarhan.


Dirsamapta Polda Banten mengatakan kegiatan tersebut merupakan penyampaian fungsi kepolisian. “Kegiatan ini merupakan penyampaian materi fungsi teknis kepolisian dibidang Samapta,” katanya.


Syarhan menjelaskan bahwa terdapat 199 personel yang mengikuti kegiatan tersebut. “Saat ini terdapat Bintara Remaja berjumlah 199 personel terdiri dari 180 pria dan 19 wanita yang baru selesai melaksanakan pendidikan dan melanjutkan pembekalan di Sarbrimob Polda Banten dan saya selaku Dirsamapta Polda Banten menginginkan adanya peningkatan kemampuan pada Bintara remaja saat ini,” jelasnya.


Syarhan menjelaskan pihaknya bekerjasama untuk melakukan peningkatan kemampuan tersebut. “Kami juga melakukan kolaborasi bersama Satbrimob Polda Banten, Ditpolairud Polda Banten, Biddokkes Polda Banten dan Ditlantas Polda Banten untuk peningkatan kemampuan penunjang tugas,” terangnya.


Syarhan menjelaskan pelaksanaan latihan berganda ini akan dilaksanakan selama 3 hari kedepan dan akan dilaksanakan kegiatan pembaretan kepada Bintara Remaja. “Pelaksanaan Latganda ini dengan maksud ilmu dan keterampilan yang dipelajari selama beberapa minggu ini, latihan Berganda dilaksanakan selama 3 hari, dan kegiatan materi selama pelaksanaan yaitu materi yang telah diterima sebelumnya dan hari terakhir tepatnya hari Sabtu akan dilaksanakan kegiatan pembaretan dan direncanakan akan dipimpin Kapolda Banten,” tuturnya.


Diakhir Dirsamapta berharap dari kegiatan ini menghasilkan personel yang mumpuni dalam melaksanakan tantangan tugas. “Harapan kami Bintara Remaja angkatan 50 54 memiliki skill, kemampuan dan rasa jiwa korsa dan juga memiliki tingkatan mental yang baik dalam melaksanakan tugas,” tutupnya (*/Red) 

 Tekan Harga Beras, Pemkab Tangerang Bersama Satgas Pangan Terus Gelar Operasi

By On Februari 29, 2024



TANGERANG - Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Beras yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Tangerang berasama stakeholder. Maka Pemerintah gencar melakukan kegiatan pasar murah beras SPHP di setiap kecamatan, dan kegiatan tersebut sedang berlangsung hingga saat ini.


Menurut Iskandar Nordat selaku Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Tangerang "setiap hari satgas pangan beserta Disperindag kab.tangerang dan Bulog melakukan kegiatan operasi pasar murah dengan penyaluran beras SPHP sebanyak 2 ton di setiap kecamatan 

Kepada masyarakat".


Dengan kegiatan tersebut masyarakat sangat terbantu dengan adanya operasi pasar murah beras SPHP tersebut. Dan dari hasil operasi pasar murah yg dilakukan oleh Satgas Pangan Polresta Tangerang beserta Disperindag Kab.tangerang dan Bulog menekan penurunan harga beras dipasaran sehingga untuk saat ini beras premium yang ada dipasaran semula dari harga 17.000 sampai 18.000 saat ini turun menjadi 16.000.


"Perkembangan harga beras dipasaran saat ini terpantau semula dari harga Rp. 17.000, saat ini turun menjadi Rp. 16.000. Tentunya harga tersebut merupakan aksi hasil operasi pasar murah yang gencar dilaksanakan oleh pemerintah Kabupaten Tangerang bersama  Satgas Pangan Polresta Tangerang beserta Disperindag Kab.tangerang dan Bulog." Tutur Iskandar Norda.(*/Red) 

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *