SMKT Global 2 Bandung Gelar Silaturahmi dengan Wali Murid, Tegaskan Sekolah Gratis dan Tata Tertib Siswa
SERANG — Sekolah Menengah Kejuruan Terpadu (SMKT) Global 2 Bandung, yang berlokasi di Kampung Ciwiru, Desa Babakan, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang, Banten, menggelar kegiatan silaturahmi bersama wali murid siswa kelas 7 SMP dan kelas 10 SMK, Sabtu (8/8/2026) pagi.
Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dihadiri ratusan orang tua siswa, Kepala Sekolah SMKT Global 2 Bandung Dikki, S.Pd., para wali kelas, guru kesiswaan, serta perwakilan OSIS.
Silaturahmi tersebut menjadi momentum pihak sekolah untuk menyampaikan sejumlah kebijakan, kewajiban, serta tata tertib yang harus diketahui dan dipahami bersama oleh siswa maupun orang tua dalam mendukung proses pendidikan di lingkungan SMKT Global 2 Bandung.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMKT Global 2 Bandung, Dikki, S.Pd., menyampaikan sejumlah informasi penting terkait kebijakan biaya pendidikan dan kebutuhan siswa.
Ia menjelaskan bahwa sekolah tidak mengenakan biaya pendaftaran bagi peserta didik baru, baik untuk jenjang kelas 7 SMP maupun kelas 10 SMK. Selain itu, pihak sekolah juga menyampaikan bahwa SPP dan biaya pendidikan lainnya tidak dipungut kepada siswa.
“Untuk pendaftaran gratis, SPP gratis, dan tidak ada biaya-biaya lainnya yang dibebankan kepada orang tua,” ujar Kepala Sekolah dalam penyampaiannya kepada wali murid.
Terkait seragam, pihak sekolah juga memberikan keleluasaan kepada orang tua untuk memperoleh seragam umum seperti putih-abu-abu dan seragam Pramuka dari luar sekolah.
Sementara itu, atribut, seragam batik, serta seragam khas yang menjadi identitas SMKT Global 2 Bandung disediakan oleh pihak sekolah untuk dipesan oleh siswa.
Pihak sekolah menegaskan, pengadaan seragam identitas tersebut diupayakan tidak menjadi beban bagi orang tua. Bahkan, bagi siswa yatim piatu, pihak sekolah memberikan pembebasan biaya atau fasilitas secara gratis.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Sekolah juga mengingatkan pentingnya dukungan orang tua terhadap proses pendidikan dan pembentukan karakter siswa.
Selain pendidikan umum dan kejuruan, siswa juga diarahkan untuk meningkatkan kemampuan membaca serta menghafal Al-Qur’an sebagai bagian dari penguatan pendidikan keagamaan dan karakter.
Dikki juga menyampaikan bahwa SMKT Global 2 Bandung memiliki sejumlah pilihan program kejuruan, termasuk bidang yang berkaitan dengan kesehatan dan keperawatan. Bagi siswa yang masih memiliki keinginan untuk menyesuaikan atau berpindah pilihan jurusan, pihak sekolah mempersilakan untuk berkonsultasi dengan guru atau pihak yang membidangi.
Ia juga menyampaikan informasi terkait pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL), yang menurut pihak sekolah tidak dikenakan biaya kepada siswa.
Sementara itu, Guru Kesiswaan SMKT Global 2 Bandung, Sulis, menyampaikan sejumlah tata tertib yang wajib dipatuhi seluruh siswa.
Di antaranya mengenai kedisiplinan waktu masuk sekolah. Siswa diwajibkan sudah berada di sekolah pada pukul 07.20 WIB. Jadwal kepulangan mengikuti ketentuan hari dan jam belajar yang telah ditetapkan sekolah.
Selain kedisiplinan waktu, siswa juga diwajibkan mengenakan seragam sesuai ketentuan, menjaga kerapian rambut, serta memperhatikan kesopanan dalam berpakaian, khususnya bagi siswi.
Sulis juga menekankan pentingnya menjaga hubungan baik antarsiswa, baik kakak maupun adik kelas. Para siswa diharapkan tidak membentuk kelompok atau kubu-kubuan yang dapat menimbulkan perpecahan.
“Anak-anak harus saling merangkul, saling bersahabat, menghormati satu sama lain, serta menghormati dan bersikap santun kepada kepala sekolah maupun seluruh guru,” pesan Sulis.
Ia juga mengingatkan para siswa agar rajin hadir di sekolah, tekun belajar, mengikuti seluruh kegiatan pembelajaran, serta menaati tata tertib yang telah ditetapkan.
Dalam kegiatan tersebut, pihak sekolah sekaligus memberikan ruang kepada wali murid untuk memahami secara langsung berbagai aturan, kewajiban siswa, serta kebijakan sekolah, termasuk mengenai kebutuhan seragam yang disediakan pihak sekolah.
Suasana silaturahmi berlangsung hangat dan penuh keakraban. Penyampaian Kepala Sekolah yang lugas, tegas, namun diselingi humor membuat suasana pertemuan tidak terasa kaku. Para orang tua siswa pun menyambut baik penjelasan yang disampaikan pihak sekolah.
Di akhir kegiatan, Kepala Sekolah bersama jajaran guru kesiswaan dan wali kelas mengajak seluruh orang tua untuk bersama-sama menjaga nama baik sekolah serta memberikan dukungan kepada anak-anak agar semakin rajin belajar, disiplin mengikuti pendidikan, dan mampu meraih prestasi.
Pihak sekolah berharap kerja sama antara sekolah dan orang tua dapat terus terjalin dengan baik, sehingga proses pendidikan tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik dan kejuruan, tetapi juga membentuk siswa yang disiplin, berkarakter, santun, berprestasi, serta mampu menjaga hubungan baik dengan sesama.(Red)

Posting Komentar