Tampilkan postingan dengan label Headline. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Headline. Tampilkan semua postingan

Rutan Kelas IIB Gelar Penyuluhan Warga Binaan, Tingkatkan Kesadaran dan Hak Kewajiban Hukum Warga Binaan

Juli 12, 2024








SERANG, – Rutan Kelas IIB Serang mengadakan penyuluhan hukum bagi warga binaan pemasyarakatan pada hari Jumat, 12 Juli 2024.


Acara ini terlaksana berkat kerjasama antara Rutan Kelas IIB Serang dan Pos Bantuan Hukum Advokat Indonesia (Posbakumadin) Serang. Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum dan memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang hak-hak serta kewajiban hukum bagi para warga binaan.


Kegiatan penyuluhan hukum ini dihadiri oleh sejumlah narasumber dari Posbakumadin Serang yang memiliki pengalaman dan keahlian di bidang hukum. Materi yang disampaikan meliputi hak-hak dasar warga binaan, proses hukum, prosedur pengajuan banding, dan mekanisme bantuan hukum. Para narasumber juga memberikan sesi tanya jawab yang memungkinkan warga binaan untuk mengajukan pertanyaan seputar permasalahan hukum yang mereka hadapi.



Kepala Rutan Kelas IIB Serang, Bapak Prayoga Yulanda, dalam sambutannya menyampaikan, “Penyuluhan hukum ini sangat penting untuk memberikan pemahaman kepada warga binaan tentang hak-hak mereka dan bagaimana cara memperoleh bantuan hukum. Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, para warga binaan dapat lebih mengerti tentang proses hukum dan dapat menjalani masa binaan dengan lebih baik.”




Ketua Posbakumadin Serang, Ibu yanti, menambahkan, “Kami sangat mendukung kegiatan penyuluhan hukum seperti ini. Posbakumadin berkomitmen untuk terus memberikan bantuan hukum kepada masyarakat, termasuk warga binaan pemasyarakatan. Dengan pemahaman hukum yang baik, diharapkan mereka bisa menghadapi masalah hukum dengan lebih siap dan terarah.”


Para warga binaan yang hadir dalam penyuluhan tersebut menunjukkan antusiasme dan aktif berpartisipasi dalam sesi diskusi. Mereka menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan untuk mendapatkan informasi dan pemahaman tentang hukum.


Kegiatan penyuluhan hukum ini merupakan bagian dari upaya Rutan Kelas IIB Serang untuk meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh warga binaan.(Per.co/DK)

Satreskrim Polres Serang Rutin Patroli Kring Serse Antisipasi Tindak Kejahatan dan Miras

Juli 12, 2024



SERANG,  - Dalam upaya memberantas peredaran minuman keras (miras), personil Unit Kejahatan dengan Kekerasan (Jatanras) Satreskrim Polres Serang menggelar patroli Kring Serse di wilayah hukum Polres Serang, Kamis (11/7/2024) malam hingga Jumat dini hari.


Seperti yang dilakukan sebelumnya, patroli personil Satreskrim juga menyasar titik-titik rawan sasaran kejahatan diantaranya komplek pertokoan, kantor perbankan, SPBU serta mesin ATM. 


"Kegiatan Kring Serse tersebut bertujuan untuk mengantisipasi peredaran miras serta mencegah munculnya aksi kejahatan jalanan," ungkap Kasatreskrim AKP Andi Kurniady ES, Jumat (12/7/2024).


Kasatreskrim mengatakan sasaran dari patroli adalah lokasi pertokoan yang rawan dijadikan sasaran pencurian. Selain itu kios jamu yang kerap dijadikan peredaran miras juga disasar.


"Sasaran utama patroli Kring Serse ini adalah antisipasi kejahatan dan peredaran miras. Dan sekaligus sosialisasi call center 110 untuk pelayanan Kepolisian jika dibutuhkan," ungkap AKP Andi Kurniady ES.


Dikatakan Kasatreskim, petugas juga mengingatkan jika menemukan peristiwa yang mencurigakan segera lapor ke polsek terdekat atau menghubungi call center 110.


"Sesuai perintah Kapolres Serang, remaja yang masih berkumpul dini hari, juga kita bubarkan untuk segera pulang dan mengingatkan untuk menjaga kamtibmas," tandasnya.(*/Red) 

Residivis Pengedar Sabu asal Cikande Kembali Ditangkap Satresnarkoba Polres Serang

Juli 12, 2024





SERANG,  - Diganjar hukuman 6 tahun penjara tidak membuat jera NA (37) berhenti menjadi pengedar sabu. Baru dua bulan bebas dari lapas di Banten, pengedar narkoba ini kembali melakukan jual beli sabu.


Namun baru sebulan melakukan bisnis haram, residivis warga Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang ini ditangkap personil Satresnarkoba Polres Serang dengan barang bukti 26 paket sabu seberat 8,95 gram.


Plt Kasatresnarkoba Kompol Ali Rahman CP menjelaskan tersangka NA ditangkap di rumahnya pada Kamis 11 Juli 2024 malam, setelah Tim Satresnarkoba yang dipimpin Iptu Rian Jaya Surana memperoleh informasi dari masyarakat.

"Tersangka diamankan di rumahnya sekitar pukul 22.30 WIB. Tersangka NA diketahui merupakan mantan warga binaan lapas di Provinsi Banten dalam kasus yang sama," ungkap Ali Rahman kepada media, Jumat 12 Juli 2024.


Ali Rahman menjelaskan terungkapnya kasus peredaran narkoba jenis sabu di wilayah Kecamatan Cikande ini, merupakan tindaklanjut dari informasi masyarakat yang diperoleh anggota Satresnarkoba Polres Serang.


"Berbekal informasi dari masyarakat, Tim Satresnarkoba kemudian melakukan pendalaman informasi dan berhasil mengamankan tersangka tanpa melakukan perlawanan," kata Kompol Ali Rahman CP yang juga menjabat Wakapolres Serang.


Dalam penggeledahan di rumah tersangka, petugas berhasil mengamankan bungkus rokok yang ditempel di bagian atas lemari pakaian. Setelah diperiksa, di dalam bungkus rokok terdapat 26 paket sabu.


"Jadi modus operandi menyembunyikan barang bukti yaitu dengan menyimpan sabu dalam bungkus rokok, kemudian bungkus rokok tersebut ditempel di bagian atap lemari pakaian," terang Ali Rahman.


Wakapolres mengatakan dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku baru 2 bulan bebas dari penjara dan 1 bulan melakukan bisnis sabu. Bisnis haram itu terpaksa dilakukan karena tersangka yang mengaku butuh uang untuk biaya hidup sehari-hari.


"Puluhan paket sabu itu didapat dari seorang bandar berinisial ES (DPO) yang ditemui di sekitar Jakarta Utara, namun dirinya tidak mengetahui secara pasti lokasi tempat tinggalnya karena transaksi dilakukan di jalanan," jelasnya.


"Tersangka NA, kita jerat dengan Pasal 114 ayat 2 Jo 112  ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun penjara," tandasnya.(*/Red) 

Satreskrim Polres Serang Tangkap Pelaku Penipuan

Juli 12, 2024



SERANG, - Satreskrim Polres Serang tangkap pelaku penipuan  tenaga kerja berinisial IM (28) warga Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang.


Wanita lajang ini ditangkap di rumah kontrakannya di Desa Tambak, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang setelah menipu 80 pencari kerja dan meraup uang Rp 300 juta. 


Pelaku menjanjikan para korban akan dipekerjakan di salah satu pabrik sepatu yang berada , Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang. 


Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko menjelaskan pengungkapan kasus penipuan dengan modus menjanjikan pekerjaan ini setelah pihaknya menerima pengaduan 2 pencari kerja berinisial LE (28) warga Lampung dan SK (26) warga Kabupaten Serang.


"Pelaku menjanjikan kedua korban bisa bekerja di pabrik sepatu  dengan iming-iming sejumlah uang," ungkap Kapolres didampingi Kasatreskim AKP Andi Kurniady ES, Jumat 12 Juli 2024.


Kapolres menjelaskan awalnya korban tertarik bekerja di salah satu pabrik sepatu yang ada dikabupaten serang,  karena ditawari oleh YW, ponakannya bahwa ada teman kerjanya yang bisa membantu mendapatkan pekerjaan. Keinginan korban ini selanjutnya disampaikan oleh ponakannya kepada tersangka.


"Kepada korban melalui YW, tersangka mengaku bisa membantu korban kerja di pabrik sepatu  asalkan mau memberikan uang sebesar Rp 16 juta sebagai administrasi masuk kerja," terang Kapolres.


Lantaran dirinya merasa pengangguran, korban akhirnya menyerahkan uang muka kepada tersangka melalui YW untuk diberikan kepada tersangka IM dan sisanya dibayar setelah mendapat pekerjaan. Bersamaan dengan penyerahan uang, korban juga memberikan 2 berkas lamaran .


'Namun setelah waktu seminggu yang dijanjikan terlewati, panggilan dari perusahaan tidak kunjung ada. Bahkan tersangka semakin sulit ditemui. Merasa dirinya telah menjadi korban penipuan, kasus itupun dilaporkan ke Mapolres Serang," kata Condro Sasongko.


Berbekal dari laporan tersebut, Tim Unit Harda yang dipimpin Ipda Supendi melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi termasuk korban. Petugas kemudian mendatangi rumah tersangka namun wanita lajang itu selalu tidak ada tempat kontrakannya.


"Beberapa kali petugas mendatangi kontrakannya namun tersangka selalu tidak ada di rumah. Tersangka IM baru bisa diamankan pada Sabtu 15 Juni kemarin dikontrakannya setelah mendapat informasi dari masyarakat," ujar Kapolres alumnus Akpol 2005.


Dalam kesempatan itu, Kasatreskim AKP Andi Kurniady menambahkan bahwa praktek penipuan dengan modus menjanjikan pekerjaan ini sudah dilakukan tersangka sejak tahun 2021. Selama 3 tahun itu, tersangka IM mengaku sudah menipu 80 pencari kerja dengan meraup uang Rp 300 juta.


"Uang hasil kejahatan ini, dipergunakan tersangka untuk membayar cicilan rentenir, membeli peralatan elektronik serta untuk kebutuhan sehari-hari," jelasnya.


Andi mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pencari kerja untuk berhati-hati jika ada tawaran bisa membantu mendapatkan pekerjaan, siapapun terlebih dari orang yang baru dikenalnya.


"Jangan mudah percaya dengan orang yang menjanjikan pekerjaan dengan iming-iming sejumlah uang. Jika mendapat tawaran pekerjaan lebih baik tanyakan status orang yang menawarkan pekerjaan itu kepada pihak perusahaan," tandasnya.(*/Red) 

Nico Siahaan: Apakah Indonesia Siap Menghadapi Era Digital?

Juli 12, 2024




Jakarta, - Diskusi Hangat PEWARNA Indonesia dan PGI Mengupas Tantangan dan Peluang Digitalisasi


Apakah kita siap menghadapi perubahan zaman? Pertanyaan ini menjadi sorotan utama dalam diskusi yang diselenggarakan oleh PEWARNA Indonesia bekerja sama dengan PGI di Media Center PGI, Jalan Salemba Raya. Diskusi bertajuk "Pengaruh Era Digitalisasi Dalam Tataran Masyarakat" pada Jumat, 12 Juli 2024, pukul 10.00-12.00 WIB, menghadirkan pembicara-pembicara yang ahli di bidangnya.


Junico Bisuk Partahi Siahaan atau yang akrab disapa Nico Siahaan, anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, dan Beny Lumy dari Komisi Integrasi Persekutuan Gereja-gereja Indonesia, hadir sebagai pembicara utama dalam diskusi ini, dengan Grollus Daniel Sitanggang dari PEWARNA Indonesia bertindak sebagai moderator.


Nico Siahaan mengawali diskusi dengan menyoroti pentingnya memperbaharui Undang-undang ITE dan UU Data Pribadi. Menurutnya, Indonesia masih tertinggal dalam hal regulasi digital dibandingkan negara-negara lain yang sudah memiliki undang-undang khusus mengenai digitalisasi, termasuk Artificial Intelligence (AI).


"Kita masih banyak mengandalkan KUHP untuk menangani pelanggaran terkait elektronik dan digitalisasi, karena UU ITE kita belum siap," ujar Nico Siahaan. Ia juga mengkritisi pendekatan militeristik dalam pengelolaan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), yang menurutnya harus dipimpin oleh orang yang benar-benar memahami sistem siber.


Nico juga menekankan pentingnya pembentukan Badan Perlindungan Data Pribadi yang independen, mirip dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Presiden Joko Widodo menginginkan badan ini dibentuk oleh Presiden, namun kami dari legislatif menginginkan adanya badan yang independen," tegasnya.


Sementara itu, Beny Lumy menjelaskan perbedaan antara era digital 3.0 dan era digital 4.0. "Di era digital 3.0, dunia nyata dan maya berjalan paralel, namun di era digital 4.0, keduanya sudah menyatu dan tercampur. Misalnya, sekarang ada pelecehan seksual yang bisa dituntut tanpa ada sentuhan fisik," paparnya. Beny juga menyoroti bagaimana era digitalisasi telah mengubah pola hidup kita secara drastis, dengan pengawasan yang tidak mengenal waktu dan batasan.


Beny menambahkan bahwa dunia digital tidak mengenal usia dan batasan apapun. "Jika kita mengabaikan pertumbuhan dan berinovasi serta mengikuti perkembangan teknologi, kita akan terlempar dari peradaban," katanya. Ia juga mengkritik mental pejabat yang masih seperti pedagang, yang tidak menunjukkan kemandirian dengan inovasi dan kemandirian di bidang teknologi.


Nico Siahaan juga menyoroti pentingnya kedaulatan digital bagi Indonesia. "Kita harus memiliki kedaulatan sinyal, konten, aplikasi percakapan, dan semua aspek digital. Jika WhatsApp dihapus, masyarakat akan kelabakan. Negara-negara lain memiliki aplikasi percakapannya sendiri, seperti Cina dengan MiChat," tegasnya. Ia menambahkan bahwa pendidikan harus memainkan peran penting dalam mengubah mindset para pendidik untuk mengimplementasikan kurikulum yang mendukung kemandirian dan kedaulatan digital sejak dini.


Diskusi ini menjadi sangat relevan di tengah perkembangan digital yang semakin pesat. Nico Siahaan menegaskan bahwa pemerintah harus siap dan mempersiapkan sumber daya manusianya untuk menghadapi perkembangan zaman ini. Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (PEWARNA) juga didorong untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah dan lembaga-lembaga lainnya agar siap menghadapi perubahan zaman melalui perannya di dunia jurnalistik, yang kini juga sedang beralih ke digitalisasi.


Acara ini memberikan wawasan mendalam tentang tantangan dan peluang era digitalisasi, serta pentingnya kesiapan dan kemandirian dalam menghadapi perubahan zaman.(*/Red) 

Polda Banten Gelar Apel Pengamanan Gabungan Dalam Rangka Kunjungan Wakil Presiden RI di Tanara

Juli 11, 2024


Serang – Polda Banten gelar apel persiapan pengamanan kunjungan wakil Presiden RI KH. Ma’ruf Amin ke Pondok Pesantren An Nawawi Tanara Kabupaten Serang pada Kamis (11/07).


Wakil Presiden RI KH. Ma’ruf Amin direncanakan tiba di Ponpes pada Kamis (11/07) siang dalam rangka kunjungan kerja ke Ponpes An Nawawi Tanara Kabupaten Serang.


Turut hadir dalam kegatan apel tersebut Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko, Kasilat Korem 064/MY Kolonel Inf Mulyana, Kabag Ops Polres Serang AKP Uka Subakti serta diikuti personel Polres Serang dan TNI.


Apel diawali dengan pemeriksaan pasukan, Kasilat Korem 064/MY Kolonel Inf Mulyana menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini adalah kegiatan yang sering dilakukan, tetapi tidak boleh underestimate. “Kita tidak boleh mengabaikan perkembangan situasi dan kondisi di lapangan, kita tetap laksanakan sesuai dengan SOP dan protap yang berlaku,” ujar Nurkhan. “Saya harapkan kepada rekan-rekan untuk bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas pengamanan VVIP kunjungan kerja wakil Presiden RI KH. Ma’ruf Amin,” tambah Nurkhan.


Sementara itu Kabag Ops Polres Serang Akp Uka Subakti menambahkan bahwa kegiatan pengamanan VVIP kunjungan wakil Presiden RI terdiri dari beberapa titik pengamanan yang sudah dibagi berikut perwira pengendali. “Untuk kegiatan pengamanan ini Polri bersama dengan TNI dan instansi terkait melakukan pengamanan dan pengawalan VVIP kemudian jalur hingga lokasi kegiatan sudah dipersiapkan untuk keamanan wakil Presiden RI,” ujar Uka Subakti.


Dalam kesempatannya, Wakapolda Banten Brigjen Pol Hengki mengatakan bahwa dalam rangka penyambutan Wakil Presiden, ia telah mengerahkan personelnya untuk melakukan pengamanan kunjungan kerja orang nomor dua di Indonesia tersebut. “Ratusan personel telah kami kerahkan dalam pengamanan kunjungan kerja Bapak Wakil Presiden demi memberikan rasa aman, serta kegiatan ini bisa berlangsung dengan tertib dan lancar dan mampu mewujudkan situasi kamtibmas yang mantap dan terkendali,” kata Hengki.


Terakhir Hengki mengucapkan terimakasih kepada seluruh personel yang telah melaksanakan pengamanan Wakil Presiden dengan baik. “Alhamdulillah kunjungan Bapak Wakil Presiden sesuai dengan harapan kita bersama, lebih khusus saya ucapkan terimakasih kepada seluruh anggota kami dan juga anggota TNI yang telah optimal dalam mengamankan jalannya kegiatan,” tutup Hengki. (*/Red) 

Sebanyak 111 Siswa SPN Polda Banten Resmi Dilantik Menjadi Bintara Polri

Juli 11, 2024



Pandeglang – Kapolda Banten Irjen Pol Abdul Karim pimpin upacara pelantikan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktuba) Polri Gelombang I Tahun 2024 di SPN Mandalawangi Polda Banten pada Kamis (11/06)


Dalam kegiatan tersebut Kapolda Banten didampingi Wakapolda Banten Brigjen Pol. Hengki serta Pejabat Utama Polda Banten dan Kapolres/ta jajaran.


Dalam sambutannya Abdul Karim menyampaikan amanat Kalemdiklat Polri pada upacara penutupan Siswa Diktukba Polri Gelombang I Tahun 2024. “Hari ini Sebanyak 111 siswa Diktuk Bintara Polri Gelombang I Tahun 2024 dilantik menjadi anggota Polri, maka dari itu pada diri anda telah melekat tugas, kewajiban serta tanggung jawab sebagai Bhayangkara Negara yang bertugas untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat,” ujar Kapolda.


Selanjutnya Abdul Karim menyampaikan tema pendidikan kali ini adalah Pendidikan dan Pelatihan untuk Melayani Polri yang Presisi. "Tema pada pendidikan kali ini adalah Pendidikan dan Pelatihan untuk Melayani Polri yang Presisi, diangkatnya tema tersebut di maksudkan guna menciptakan standar sumberdaya manusia Polri yang mampu memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, tekat serta niat yang terkandung dalam tema pendidikan ini tidak akan terwujud apa bila Rekan-rekan abai dan melupakan apa yang sejatinya menjadi tugas dan tanggung jawabnya sebagai seorang Bhayangkara," ungkapnya.


Kapolda Banten juga menyampaikan para Bintara remaja agar tidak berhenti untuk belajar dan beradaptasi dengan perkembangan tugas Polri yang semakin kompleks. "Pelantikan hari ini merupakan langkah awal serta perjalanan panjang tugas dan karir Rekan-rekan sebagai anggota Polri, oleh karena itu tugas yang akan di hadapi akan semakin kompleks dan penuh tantangan, harus kita sadari waktu 5 bulan adalah waktu yang sangat singkat, untuk itu teruslah belajar dan beradaptasi serta mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama mengikuti pendidikan," ungkap Kapolda. 


Selanjutnya Kapolda Banten menyampaikan 6 penekanan yang harus di pedomani dan di laksanakan oleh para Bintara remaja sebagai bekal untuk bertugas di Lapangan. "Penekanan yang pertama adalah jaga dan tingkatkan selalu keimanan dan ketakwaan kepada tuhan yang maha esa sebagai landasan moral dan spiritual dalam pelaksanaan tugas yang di emban, jadikan tugas selaku anggota Polri sebagai sarana ibadah kepada tuhan yang maha esa, kedua pegang teguh serta amalkan Nilai- nilai luhur tribrata dan Catur prasetya dalam setiap langkah pengabdian insan Bhayangkara sejati, laksanakan setiap tugas dengan penuh semangat, tanggung jawab, dan keikhlasan, yang ketiga senantiasa menjaga namabaik, keluarga, serta institusi, hindari segala pelanggaran disiplin, kode etik profesi Polri, maupun pelanggaran Pidana, ke empat jadilah panutan dan teladan dalam kehidupan bermasyarakat dekati dan berikan pelayanan  terbaik dari permasalahan yang berkembang agar semakin memperkuat citra positif Polri di mata masyarakat, ke lima jalin persaudaraan dengan TNI serta seluruh komponen bangsa serta bangun komunikasi positif dengan seluruh elemen masyarakat untuk memelihara stabilitas Kamtibmas yang kondusif, yang ke enam jadilah Polisi pembelajar dengan terus mengembangkan diri melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan untuk menghadapi tantangan tugas yang terus berubah," jelas Kapolda.


Sementara itu saat ditemui, Ka SPN Polda Banten Kombes Pol Teddy Fanani menjelaskan selama 5 bulan para siswa menjalani pendidikan dan pelatihan terhitung mulai tanggal 14 Februari 2024 sampai dengan tanggal 11 Juli 2024. “Siswa Diktukba Polri Gelombang I Tahun 2024 menjalani pendidikan dan pelatihan selama 5 bulan sehingga pada hari ini Kamis 11 Juli para siswa resmi dilantik menjadi Bintara Polri, Saya berharap semoga 111 Bintara remaja yang baru di lantik ini bisa mendukung Tugas-tugas Pokok Polri sehingga harapa dari masyarakat kepada Polri bisa terpenuhi," tutupnya. (*/Red) 

Ribuan Peserta Ikuti Lomba Menembak Kapolri Cup

Juli 11, 2024



Jakarta – Polri menggandeng Persatuan Olahraga Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) gelar lomba menembak Kapolri Cup 2024. Perlombaan ini merupakan rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke-78.


Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, lomba menembak ini dibagi menjadi tiga kategori, yakni menembak sasaran atau target, tembak reaksi, dan menembak eksekutif atau dual flat. Masing-masing kategori itu memiliki sub kategori.


Adapun lomba menembak ini sudah dilaksanakan sejak tanggal 6 Juli. Lomba ini berlangsung hingga 14 Juli 2024.


Hingga hari ini, kata Trunoyudo, tercatat 1.095 peserta ikut meramaikan lomba ini. Kata dia, Peserta masih bisa bertambah mengingat Polri membuka pendaftaran on the spot.


"Peserta pada lomba menembak kapori Cup ini sudah tercatat sebanyak 1095 peserta yang terdiri dari kategori menembak sasaran sebanyak 582 peserta kemudian kategori tembak dual flat sebanyak 199 peserta dan kategori tembak reaksi sebanyak 314 peserta. Yang tentunya jumlah ini nanti masih akan bertambah karena terdapat tiga jenis lomba tembak yang sistem pendaftarannya on the spot," ungkap Trunoyudo saat konferensi pers di Lapangan Perbakin, Senayan, Kamis (11/7/2024).


Dikatakan Trunoyudo, personel TNI-Polri, para pemimpin redaksi media, para pimpinan kementerian/lembaga, berpartisipasi dalam lomba ini di kategori duel flat. Masyarakat juga bisa berpartisipasi dalam dua kategori lainnya.


Lebih lanjut, Trunoyudo mengatakan lomba ini selain sebagai rangkaian HUT Bhayangkara ke-78, juga sebagai langkah berkolaborasi. Adapun tujuannya yakni sebagai pembinaan atlet menembak.


"Maksud dan tujuan dari perlombaan menembak ini juga sebagai bagian daripada penjaringan dan bekerjasama dengan Perbakin untuk pembinaan atlet menembak baik tentunya sebagai atlet dan sipil maupun juga dari internal kepolisian serta melibatkan tiga angkatan baik Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara," tuturnya.


Puncak acara lomba ini diadakan pada Sabtu 13 Juli 2024. Kapolri dijadwalkan akan hadir bersama pejabat TNI dan kementerian/lembaga.


"Bapak Kapolri juga akan ikut serta beserta dari kementerian/lembaga, dan TNI," pungkasnya.(*/Red) 

Mitigasi Pencemaran Sungai Cikambuy,Kapolres Serang Akan Bangun 2 Sumur Bor dan Minta DLH Untuk Menindak Tegas Perusahaan

Juli 11, 2024

 


SERANG - Dalam rangka mitigasi pencemaran Sungai Cikambuy yang melintasi Kampung Kemuning, Desa Cijeruk, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, akibat dampak dari keberadaan industri di Kawasan Modern Cikande, Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko melakukan silaturahmi dengan tokoh agama Kemuning dan Karang Taruna Desa Cijeruk.


Acara yang dikemas dalam program Ngariung Iman Ngariung Aman ini dilaksanakan di ruang rapat Mapolres Serang, Rabu 10 Juli 2024. Turut hadir Wakapolres Kompol Ali Rahman CP, Kasatreskim AKP Andi Kurniady ES dan Kasatintelkam AKP Tatang.


Kapolres mengungkapkan dirinya memaklumi jika masyarakat Kampung Kemuning resah lantaran pencemaran Sungai Cikambuy yang diduga dampak dari keberadaan perusahaan industri di Kawasan Modern. 


"Terkait dengan limbah yang ditimbulkan dari perusahaan maupun sampah yang mengalir pada aliran sungai Cikambuy tentunya ini menjadi permasalahan yang berdampak ke masyarakat," kata Kapolres.


Kapolres mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan 2 solusi dalam mengatasi permasalahan-permasalahan, yaitu instansi terkait yaitu Dinas Lingkungan Hidup agar menindak tegas terhadap perusahaan yang melakukan pelanggaran.


"Dan solusi kedua yaitu, kami akan membantu melaksanakan pertemuan dengan pengelola Kawasan Modern Cikande untuk menyikapi permasalahan," tandasnya.


Dalam kesempatan itu, Kapolres juga mengutarakan niat untuk membantu masyarakat dalam pengadaan air bersih untuk masyarakat Kampung Kemuning dengan melakukan pengeboran dua titik sumur bor.


"Sambil menunggu permasalahan selesai, kami akan memberikan bantuan berupa 2 sumur bor air bersih untuk masyarakat Kemuning. Insha Allah dalam 2 minggu sumur bor ini sudah bisa dinikmati masyarakat," kata Kapolres.


"Harapan saya kepada masyarakat agar Komunikasikan apabila terdapat permasalahan dan jangan sampai ada yang menunggangi," tegasnya.


Salah seorang tokoh masyarakat, ustadz Rebo menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Kapolres Serang yang telah meluangkan waktunya untuk bertemu dengan masyarakat Kemuning terkait sungai yang tercemar.


"Saya mewakili masyarakat Kampung Kemuning meminta agar dari Kapolres ikut membantu kami agar apa yang menjadi keluhan masyarakat dapat tersampaikan ke pihak pengelola Industri Modern Cikande," kata ustadz Rebo.


Menurut Ustadz Rebo, masyarakat Kampung Kemuning sangat merasakan dampak yang luar biasa terkait adanya pencemaran Sungai Cikambuy yang diduga dampak keberadaan perusahaan di Industri Modern Cikande. Tidak saja aliran sungai tapi juga pencemaran udara serta menimbulkan kebisingan.


"Sungai Cikambuy ini merupakan satu-satunya sungai yang bisa digunakan masyarakat, namun saat sudah tidak layak digunakan lantaran limbah industri. Aliran Sungai Cikambuy sekarang hitam dan menimbulkan bau yang menyengat," ujar Ustadz Rebo.


Terkait bantuan sumur bor yang diwacanakan Kapolres Serang, Ustadz Rebo menyampaikan terimakasih.


 "Saya atas nama pribadi maupun masyarakat mengucapkan terimakasih pada Bapak Kapolres yang berencana memberikan bantuan sumur bor, namun mohon maaf saya meminta agar bantuan tersebut dialihkan saja untuk pembangunan Majlis Taqlim," pintanya.(*/Red) 

Sebar Bansos Kapolres Metro Tangerang Temukan Warga Tempati Rumah Tak Layak Huni, Kini Mulai di Bedah

Juli 11, 2024




TANGERANG -- Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, melakukan peletakan batu pertama pembangunan bedah rumah milik Peletakan Batu Pertama dikediaman (rumah) bapak Rohim warga Kampung Karawaci ilir, Gang Usaha RT 004 RW 003, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.


Kala itu, pada Rabu (26/6/2024), Kapolres dan Jajaran Polres Metro Tangerang Kota, dalam rangka jelang perayaan Hari Bhayangkara Ke- 78, pada 1 Juli 2024, menyebar sebanyak 2.500 paket sembako secara serentak di 17 titik lokasi.


Salah satu titik itu dihadiri Kapolres dan jajaran yakni di halaman parkir tempat kremasi Boen Tek Bio, Kelurahan Karawaci, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.


Tak hanya menyerahkan langsung kepada masyarakat di titik pembagian, Zain bersama para PJU, TNI, serta paguyuban Boen Tek Bio dan sejumlah awak media secara door to door mengantarkan paket berisi kebutuhan sehari-hari masyarakat yang membutuhkan.


Namun, Zain yang datang bersama rombongan tersentuh hati melihat kondisi rumah tinggal bapak Rohim sangat tidak layak huni. Alhasil bersama paguyuban yayasan Boen Tek Bio dan Forkopimcam Karawaci serta TNI Kapolres langsung berinisiatif ingin bedah rumah milik kakek berusia 70 tahun itu.


"Alhamdulillah, hari ini kami (Polisi) bersama unsur terkait dan paguyuban Boen Tek Bio, TNI dan Kecamatan Karawaci dapat mewujudkan peletakan batu pertama bedah rumah milik bapak Rohim. Saat itu kami mengantar paket sembako program baksos jelang Hari Bhayangkara ke-78, melihat tempat tinggal bapak Rohim yang tidak layak huni," tutur Zain di lokasi, Rabu (10/7/2024).


Seperti diketahui awak media, Kapolres saat itu meminta jajarannya untuk memprioritaskan program bedah rumah untuk bapak Rohim, bak gayung bersambut Ketua Yayasan Perkumpulan Boen Tek Bio Romo Ruby Santamoko, yang ikut rombongan langsung mengungkapkan mereka pun memiliki program bedah rumah.


"Ini adalah bentuk kepedulian sesama, ini tentang kemanusiaan tidak melihat latar belakang baik itu suku, agama, ras dan antar golongan (sara). Tentunya kegiatan bedah rumah ini tidak tiba-tiba langsung dibedah, ada prosesnya. Kita kaget biasanya program bedah rumah Polres Metro Tangerang Kota lebih menyasar ke daerah pesisir utara, kabupaten Tangerang. Ternyata yang di tengah kota di kecamatan Karawaci, ada rumah warga yang tidak layak untuk ditempati," beber Zain dalam sambutannya.


Zain menerangkan, tidak ada maksud lain dari program bedah rumah ini, harus digaris bawahi agama manapun pasti mengajarkan tentang kepedulian terhadap kemanusiaan dan sesama.


"Pelaksanaan bedah rumah ini kita gotong royong, selain dari yayasan Boen Tek Bio, ada anggota TNI-Polri, Satpol-PP, trantib kecamatan, RT/RW, tokoh masyarakat serta tokoh agama dan masyarakat sekitar. Kita rangkul semua untuk ikut gotong royong supaya rumah bapak Rohim ini cepat selesai dibangun," jelasnya.


Kata Zain, target pembangunan rumah bapak Rohim tersebut akan berjalan dalam waktu tiga bulan kedepan. Selama dibangun bapak Rohim dapat menetapkan sementara di rumah salah satu anaknya. 


"Lakukan bedah rumah ini dengan senang hati, penuh keikhlasan. Semoga target selesai dalam waktu tiga bulan dapat dipersingkat dua bulan selesai pembangunan dan dapat segera ditempati oleh bapak Rohim dan keluarga," paparnya.


Sementara itu Romo Ruby Santamoko, menyampaikan terima kasih kepada Kapolres dan Jajaran karena pihaknya dapat dilibatkan membantu memeriahkan Hari Bhayangkara ke-78 memalui program bedah rumah untuk bapak Rohim.


"Terimakasih kami telah dilibatkan membantu program bedah rumah ini. Yayasan paguyuban Boen Tek Bio berharap dapat dilibatkan terus pada kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan,"ujar Romo Ruby.(*/Red) 

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *