Musisi Batak Asal Cikande, Muksin S. Pakpahan Tutup Usia, Keluarga dan Kerabat Berduka
SERANG – Dunia musik Batak kembali berduka. Musisi sekaligus pencipta lagu Batak, Muksin S. Pakpahan, meninggal dunia pada Senin malam, 27 Juli 2026, sekitar pukul 22.00 WIB di Rumah Sakit Dharmais, Jakarta, setelah berjuang melawan penyakit tumor otak yang dideritanya.
Sebelumnya, almarhum sempat menjalani operasi di salah satu rumah sakit di Kabupaten Serang. Namun, kondisi kesehatannya terus menurun sehingga pihak keluarga memutuskan untuk merujuknya ke Rumah Sakit Dharmais Jakarta guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Meski telah mendapat perawatan intensif, Tuhan berkehendak lain. Almarhum mengembuskan napas terakhir pada usia 57 tahun.
Kabar duka tersebut dibenarkan oleh istri almarhum saat menerima pelayat di rumah duka yang berlokasi di Perum Ciper, Desa Cikande Permai, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Selasa (28/7/2026) malam.
Menurut pihak keluarga, rencananya almarhum akan dimakamkan pada Rabu, 29 Juli 2026, sekitar pukul 15.00 WIB di tempat pemakaman yang berada di wilayah Cikande.
Semasa hidupnya, Muksin S. Pakpahan dikenal sebagai musisi berbakat yang telah melahirkan sejumlah karya lagu Batak, di antaranya Soboi Maradat, Inangni Gellengku, dan Balik Do Pakkirimanki, yang dipopulerkan oleh Nabara Trio. Ia juga mendirikan grup musik Nabara Musik, serta dikenal piawai memainkan keyboard dan berbagai alat musik lainnya.
Dedikasinya terhadap seni musik membuat almarhum kerap diundang mengisi berbagai acara adat Batak, baik skala kecil maupun besar. Selain dikenal sebagai musisi, ia juga meninggalkan banyak karya lagu yang hingga kini masih dinikmati masyarakat Batak.
Salah seorang rekan almarhum, Mostar Tinambunan, mengaku sangat kehilangan sosok Muksin S. Pakpahan.
"Beliau adalah pribadi yang baik, rendah hati, pekerja keras, dan selalu membawa semangat positif kepada orang-orang di sekitarnya. Kepergian beliau menjadi kehilangan besar bagi keluarga, sahabat, dan dunia musik Batak," ungkap Mostar.
Ungkapan duka juga disampaikan kerabat almarhum yang dikenal sebagai kreator konten TikTok, Jatam Sihombing alias Tekken JT.
Menurutnya, semasa hidup Muksin S. Pakpahan merupakan sosok yang tidak mudah menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan hidup.
"Beliau bukan hanya seorang seniman, tetapi juga pekerja keras. Apa pun dikerjakan dengan penuh tanggung jawab. Beliau selalu ramah kepada siapa saja dan menjadi inspirasi bagi banyak orang. Kami semua sangat kehilangan," tuturnya.
Pantauan media di rumah duka menunjukkan ratusan pelayat terus berdatangan sejak siang hingga malam hari. Sanak keluarga, kerabat, sahabat, rekan sesama musisi, hingga masyarakat Batak dari berbagai daerah datang silih berganti untuk memberikan penghormatan terakhir sekaligus menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.
Kepergian Muksin S. Pakpahan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan para sahabat. Namun, karya-karya serta dedikasinya di dunia musik Batak diyakini akan terus dikenang dan menjadi warisan berharga bagi generasi berikutnya.(Red)


Posting Komentar