Jalan Menuju Kantor Pemerintah dan Sekolah di Cikande Rusak Parah, Warga: “Seperti Kubangan Kerbau”
SERANG, SELASA 13 MEI 2026 — Kondisi Jalan Kampung Kukun, Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Banten, dikeluhkan warga akibat mengalami kerusakan parah dan dipenuhi lubang besar bak kubangan kerbau saat diguyur hujan.
Ironisnya, jalan tersebut merupakan akses vital masyarakat menuju sejumlah fasilitas pelayanan publik dan kantor pemerintahan. Di sepanjang jalur itu terdapat Kantor KUA Cikande, SMPN 1 Cikande, Puskesmas Cikande, hingga Kantor Desa Parigi.
Kerusakan jalan yang sudah berlangsung cukup lama itu dinilai mencerminkan lemahnya perhatian pemerintah terhadap infrastruktur dasar yang setiap hari digunakan masyarakat.
Pantauan di lokasi, permukaan jalan tampak hancur di sejumlah titik. Lubang besar menganga dipenuhi genangan air, sehingga membahayakan pengendara roda dua maupun roda empat, terutama saat malam hari dan musim hujan.
Warga menyebut kondisi tersebut sudah berkali-kali dikeluhkan, namun hingga kini belum terlihat adanya langkah nyata dari pemerintah daerah maupun instansi terkait untuk melakukan perbaikan serius.
“Kalau hujan sudah seperti kubangan kerbau. Banyak pengendara hampir jatuh. Padahal ini jalan menuju kantor pemerintahan, sekolah dan puskesmas,” ujar salah seorang warga.
Masyarakat menilai Pemerintah Desa Parigi, Kecamatan Cikande hingga Pemerintah Kabupaten Serang terkesan tutup mata terhadap kerusakan jalan yang menjadi urat nadi aktivitas warga tersebut.
Sorotan juga diarahkan kepada instansi terkait karena akses menuju fasilitas pelayanan publik justru dibiarkan rusak bertahun-tahun tanpa penanganan maksimal. Kondisi ini dinilai sangat kontras dengan semangat peningkatan pelayanan kepada masyarakat yang kerap digaungkan pemerintah.
Selain menghambat aktivitas warga dan pelajar, jalan rusak tersebut juga berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas. Warga berharap pemerintah tidak hanya datang saat ada agenda seremonial, tetapi benar-benar hadir menjawab kebutuhan dasar masyarakat.
“Jangan tunggu viral atau ada korban dulu baru diperbaiki. Ini akses penting masyarakat setiap hari,” kata warga lainnya.
Masyarakat meminta Pemerintah Kabupaten Serang dan dinas terkait segera turun tangan melakukan perbaikan menyeluruh, bukan sekadar tambal sulam yang hanya bertahan sementara.
Jika terus dibiarkan, kerusakan jalan tersebut dikhawatirkan semakin parah dan menjadi simbol buruknya perhatian pemerintah terhadap infrastruktur dasar di wilayah Kecamatan Cikande.(Red)


Posting Komentar