Diduga Pelayanan di Lapas Narkotika Jakarta Sangat Memprihatinkan, Petugas Sibuk Main HP dan Tak Humanis
JAKARTA,- Pelayanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Jakarta dikeluhkan pengunjung. Seorang keluarga narapidana mengaku kecewa lantaran mendapat respon tidak ramah dari oknum petugas saat berkunjung.
Pengunjung berinisial *Sri (38)* mengaku mengalami kejadian tidak menyenangkan pada Selasa (22/09/2026) saat hendak membesuk keluarganya.
"Saya kan bertanya kepada salah satu petugas yang kebetulan sedang duduk dan bermain ponsel. Saya bertanya, 'Toilet sebelah mana ya pak', kemudian salah satu petugas di depan menjawab dengan nada tinggi dan bagi saya itu terkesan membentak, padahal saya nanya baik-baik, kata petugas 'dicari aja sesuai petunjuk arah', disitu saya kaget, petugas tersebut sibuk main HP saja," ujar Sri kepada wartawan yang meminta identitasnya tidak disebutkan.
Menurut Sri, dirinya baru pertama kali berkunjung ke Lapas Narkotika Jakarta dari Bogor dengan jarak yang cukup jauh, namun tidak mendapat pelayanan sebagaimana mestinya.
"Baru pertama kali ke sini, datang jauh-jauh dari Bogor, tapi pelayanannya seperti itu. Saya tidak begitu memperhatikan namanya karena petugasnya langsung pergi, hanya saja badannya cukup berisi," lanjutnya.
Ia menyayangkan sikap oknum petugas tersebut, mengingat Lapas merupakan instansi pelayanan publik yang seharusnya mengedepankan sikap humanis.
"Sebagai instansi pelayanan publik, tidak seharusnya petugas bersikap seperti itu, apalagi kepada masyarakat awam yang baru pertama berkunjung. Padahal saya sering lihat berita bagaimana seharusnya petugas Lapas memberikan pelayanan yang baik. Jika pengunjung saja diperlakukan seperti itu, bagaimana dengan napi di dalam," keluhnya.
Terpisah, saat tim media berusaha melakukan konfirmasi dengan mendatangi langsung Lapas Narkotika Jakarta pada Sabtu (26/09/2026), tidak ada satu pun pejabat Lapas yang dapat ditemui.
Ketika tim media meminta dipertemukan dengan Kepala Lapas (Kalapas) atau pejabat terkait untuk konfirmasi, salah satu petugas di depan hanya menyarankan untuk menunggu tanpa kejelasan. Setelah hampir 2 jam menunggu, tim media akhirnya meninggalkan lokasi.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Lapas Narkotika Jakarta belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pelayanan yang tidak humanis tersebut.(DN)

Posting Komentar